pixabay.com

Dua Wartawan Divonis 7 Tahun Bui Usai Beritakan Pembunuhan Rohingya

Estimasi Baca:
Senin, 3 Sep 2018 15:55:05 WIB

Kriminologi.id - Dua wartawan Reuters yang bertugas di Myanmar masing-masing bernama Wa Lone (32) dan Kyaw Soe Oo (28) divonis penjara selama tujuh tahun. Keduanya dianggap melanggar Undang-Undang Rahasia Negara karena memberitakan tindakan aparat keamanan yang membunuh warga Rohingya di Rakhine. 

Vonis tersebut dibacakan pada persidangan yang digelar pada Senin, 3 September 2018. Wa Lone dan Kyaw Soe Oo awalnya menghadapi ancaman hukuman maksimal 14 tahun penjara. 

Namun, Hakim Ye Lwin dari Pengadilan Distrik Utara Yangon, mengatakan setiap jurnalis dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara, karena mereka dinyatakan bersalah mendapatkan dan memiliki dokumen rahasia negara. 

Dokumen negara yang dimaksud yakni mengenai pembunuhan yang menimpa 10 pria Rohingya di negara bagian Rakhine, yang mungkin mereka transfer ke kelompok-kelompok pemberontak yang berperang melawan pemerintah.

Wa Lone mengatakan, putusan majelis hakim itu tidak adil. Paslanya, mereka hanya melakukan peliputan, sebagaimana yang harus dilakukan wartawan selama penyelidikan atas pembunuhan di luar hukum.

“Kami tidak melakukan kesalahan apa pun, dan kami tidak takut. Kami masih percaya pada demokrasi dan kebebasan berbicara,” kata Wa Lone.

"Kami akan berjuang untuk keadilan sampai akhir.”

Pengacara pembela Than Zaw Aung mengatakan keputusan itu tidak adil. Karena itu, pihaknya akan melakukan upaya hukum.

Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Reza Yunanto
Sumber: BBC
KOMENTAR
500/500