Hukuman Andi Narogong di Kasus E-KTP Diperberat Menjadi 11 Tahun

Estimasi Baca :

Andi Narogong saat sidang tuntutan, Foto: Dimeitri Marilyn/Kriminologi - Kriminologi.id
Andi Narogong di persidangan, Foto: Dimeitri Marilyn/Kriminologi

Kriminologi.id - Pengadilan Tinggi Jakarta menerima sebagian banding yang diajukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap vonis Andi Agustinus alias Andi Narogong dalam kasus korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). Vonis Andi Narogong yang semula 8 tahun penjara menjadi 11 tahun penjara.

"Menerima permintaan banding yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi tersebut. Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong dengan pidana penjara selama 11 (sebelas) tahun dan denda sebesar Rp.1.000.000.000 (satu milyar rupiah) dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar akan diganti dengan pidana kurungan selama 6 (enam) bulan," demikian bunyi amar putusan yang dikutip Kriminologi.id dari laman Mahkamah Agung pada Rabu, 18 April 2018.

Sebelumnya, pada tingkat pertama, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhi vonis kepada Andi Narogong yaitu pidana penjara selama 8 tahun, denda Rp 1 miliar subsidair 6 bulan kurungan penjara serta pidana tambahan berupa uang pengganti kerugian negara sebesar USD 2,5 juta dan Rp 1,186 miliar selambatnya satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap dengan subsidair 2 tahun penjara.

Dalam putusan tersebut, majelis banding PT Jakarta juga menambah pidana penjara yang harus dijalani Andi Narogong manakala tak bisa mengembalikan uang pengganti kerugian negara dari semula penjara 2 tahun menjadi penjara 3 tahun.

Putusan tersebut dibacakan pada 3 April 2018 dengan majelis hakim Daniel Dalle Pairunan sebagai ketua majelis, dan I Nyoman Adi Juliasa, Achmad Yusak, dan Tyastiyanto sebagai anggota majelis.

Baca Selengkapnya

Home Investigasi Vonis Hukuman Andi Narogong di Kasus E-KTP Diperberat Menjadi 11 Tahun

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu