Ilustrasi Penjambretan. Ilustrasi: Kriminologi.id

Jambret Uang Wanita, 2 Bandit Pelajar Divonis 2 Tahun 8 Bulan Penjara

Estimasi Baca:
Selasa, 26 Jun 2018 11:05:06 WIB

Kriminologi.id - Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjatuhkan hukuman dua tahun delapan bulan penjara kepada DPA (17) dan OGP (15) karena terbukti melakukan jambret. Dua bandit pelajar akan mendekam di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas 1 Blitar.

Dua ABG penjambret tersebut adalah DPA (17), warga Jalan Mojo Kidul, dan OGP (15), warga Jalan Mojo Klanggru Lor. Pada sidang tertutup di PN Surabaya itu, hakim Hizbullah Idris menjelaskan kedua terdakwa terbukti membawa senjata tajam (sajam) yang digunakan untuk menjambret. 

"Ini sesuai dengan pasal 365 ayat (2) ke-1 KUHP jo UU No 11/2012 tentang sistem peradilan pidana anak," katanya, Senin, 25 Juni 2018 seperti dilansir beritajatim.com. 

Vonis tersebut ternyata lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sebelumnya, JPU Irene Ulfa menuntut hakim menjatuhkan pidana selama empat tahun pada kedua terdakwa. 

Putusan hakim ini lebih ringan karena kedua terdakwa belum pernah dihukum. "Kami menerima putusan ini karena vonis yang dijatuhkan tak berat," ujar penasihat hukum terdakwa, Fariji dari LBH LACAK.

Begitu pula dengan JPU Irene Ulfa yang menerima putusan hakim ini karena sudah sesuai dengan pasal yang didakwakan.

Seperti diketahui, kedua terdakwa beraksi bersama dua pelaku lainnya yakni, RK (berkas terpisah) dan Bebek (DPO) di perempatan traffic light (TL) Mulyorejo tepatnya Jalan Ir Soekarno.  

Mereka mengendarai dua motor, dimana DPA berboncengan dengan RK, dan OGP bersama Bebek. Saat melihat korban, Endang Aryani dibonceng Sintya Ferial Ningsih, pelaku membuntutinya dan memepet sambil RK mengacungkan senjata tajam.

Karena ketakutan, korban menghentikan motornya dan RK lalu menarik tas berisi uang Rp 500 ribu. Aksi bandit pelajar ini dipergoki petugas Polsek Mulyorejo dan bisa meringkusnya. 

KOMENTAR
500/500