ilustrasi Penjara, Foto: Pixabay

Korupsi Alquran, Fahd El-Fouz Divonis 4 Tahun Bui

Estimasi Baca:
Kamis, 28 Sep 2017 17:15:36 WIB

Kriminologi.id - Fahd El Fouz alias Fahd A. Rafiq dijatuhi vonis 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan oleh Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Ia terbukti bersalah menerima suap Rp 3,41 miliar dalam proyek pengadaan Alquran dan laboratorium komputer di MTs tahun anggaran 2011-212 di Kementerian Agama. 

"Mengadili, menyatakan terdakwa Fahd El Fouz terbukti melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana didakwakan dalam dakwaan pertama. Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 4 tahun dan denda sebesar Rp 200 juta dengan kententuan apabila denda tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan," kata Ketua Majelis Hakim Hariono dalam sidang pembacaan vonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis, 28 September 2017.

Baca: Gara-gara Pungli, Kepala Desa Divonis 20 Bulan Bui

Vonis yang diterima Fahd itu lebih rendah dibanding tuntutan Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi yang menuntut 5 tahun penjara ditambah denda Rp 250 juta subsider 6 bulan kurungan berdasarkan dakwaan pertama dari pasal 12 huruf b jo pasal 18 UU No. 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 dan Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Majelis hakim juga memutuskan untuk merampas uang yang dititipkan Fahd ke KPK sebesar Rp 3,411 miliar serta sejumlah uang lain yang terkait dengan perbuatan tindak pidana korupsi yang dilakukan politisi Partai Golkar itu.

"Uang Rp 62,85 juta, Rp 148 juta, 55 euro, 5 poundsterling, 10 Franc Swiss, 61 riyal Arab Saudi, 2.417 dolar Singapura dirampas untuk negara dan uang sejumlah Rp 3,411 miliar yang dititipkan dirampas sebagai uang pengganti," lanjut Hariono.

Dalam perkara ini Fahd bersama-sama dengan anggota DPR dari Partai Golkar Zulkarnaen Djabar dan anak Zulkarnaen, yakni Dendy Prasetya Zulkarnaen Putra terbukti menerima beberapa kali pemberian yang totalnya berjumlah Rp 13,99 miliar dari Abdul Kadir Alaydrus. 

Baca: Ridho Rhoma Divonis 10 Bulan, Wajib Jalani Rehabilitasi

Abdul memberi uang kepada Fahd cs karena mereka telah menjadikan sejumlah perusahaan Abdul Kadir sebagai pemenang pengadaan Alquran dan laboratorium komputer. Fahd memperoleh bagian yang seluruhnya berjumlah Rp 3,411 miliar.

Atas vonis itu, Fahd langsung menyatakan menerima. Sementara jaksa menyatakan pikir-pikir.

"Saya dari awal menyatakan bersalah dan saya siap menjalankan proses hukum selanjutnya, saya terima," ucap Fahd. RZ

Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500