Ilustrasi vonis. Foto: Pixabay.com

Mufti Mesir Penentu Nasib 75 Orang Pendukung Mursi yang Divonis Mati

Estimasi Baca:
Senin, 30 Jul 2018 10:20:43 WIB

Kriminologi.id - Pengadilan Mesir menjatuhkan hukuman mati bagi 75 orang pendukung mantan presiden Mohamed Mursi. Keputusan akhir kasus mereka selanjutnya ada di tangan Mufti Agung.

CNN melansir pada Minggu, 29 Juli 2018, vonis hukuman mati itu diputuskan pada Sabtu, 28 Juli 2018 lalu dan merupakan bagian dari pengadilan terhadap 700 pendukung Mursi yang diadili.

Mursi adalah mantan pemimpin Ikhwanul Muslimin dan presiden pertama yang terpilih secara demokratis di negeri sejuta piramida itu.

Namun pada 2013, ia digulingkan secara paksa di bawah komando pemimpin militer Mesir Abdul Fattah el-Sisi, yang kini menjadi presiden Mesir.

Diantara mereka yang dihukum mati itu adalah pemimpin Ikhwanul Muslimin Mohamed Badie dan anggota terkemuka organisasi itu seperti Essam El-Erian, Mohammed El-Beltagy, dan Wagdy Ghoneim.

Para petinggi Ikhwanul Muslimin itu ditangkap dan diadili karena berpartisipasi dalam aksi protes penggulingan paksa Mursi di Al Nahda Squares dan Rabaa Al-Adawiya pada 2013 silam.

Pemerintah Mesir belakangan juga melarang Ikhwanul Muslimin dan menyatakannya sebagai organisasi teroris.

Media lokal Ahram Online menyebut, 75 orang yang dijatuhi hukuman mati itu didakwa menyerang warga, melawan pihak berwenang, menghancurkan properti umum dan bangunan, serta memiliki senjata api dan bom molotov.

Namun sebelum hukuman mati itu dilaksanakan, hukum pidana Mesir mengharuskan Mufti Agung sebagai otoritas agama tertinggi di Mesir untuk mengeluarkan pendapat.

Meski tidak mengikat, sangat jarang sekali pendapat Mufti diabaikan oleh pengadilan.

Reporter: Reza Yunanto
Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500