Ilustrasi pembunuhan pasangan. Ilustrasi: Kriminologi.id

Pembunuh Istri Siri Divonis Seumur Hidup, Lolos dari Hukuman Mati

Estimasi Baca:
Rabu, 16 Mei 2018 16:45:18 WIB

Kriminologi.id - Majelis hakim Pengadilan Negeri Curup, Bengkulu menjatuhkan vonis penjara seumur hidup kepada  Maryantoni alias Toni yang menjadi terdakwa kasus pembunuhan isterinya sendiri. Vonis itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa yang menuntut hukuman mati.

"Terdakwa Maryantoni alias Toni terbukti secara sah telah melanggar pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ini majelis hakim Pengadilan Negeri Curup menjatuhkan hukuman seumur hidup," kata ketua majelis hakim PN Curup Riswan Herafiansyah membacakan amar putusan, Rabu, 16 Mei 2018.

Hukuman penjara seumur hidup yang dijatuhkan kepada Toni (36) karena ia telah membunuh Mia Eka Kurnia (35) yang tak lain merupakan istrinya sendiri. Atas perbuatan keji itu, Toni dituntut dengan hukuman mati.

Riswan Herafiansyah yang didampingi dua hakim anggota yaitu Hendri Sumardi dan Relson M Nababan memberikan kesempatan kepada Toni dan kuasa hukumnya untuk pikir-pikir, apakah akan menerima putusan majelis hakim ini atau melakukan upaya hukum lainnya.

Sementara itu kuasa hukum terdakwa M Gunawan dalam kesempatan itu pihaknya akan berkoordinasi dengan terdakwa dan keluarganya apakah akan menerima putusan majelis hakim atau banding.

"Yang jelas kami masih akan memanfaatkan waktu yang diberikan ini, saya akan berkoordinasi dengan terdakwa dan keluarganya apakah akan menerima atau melakukan upaya hukum lainnya," kata Gunawan.

Sedangkan Kasi Pidum Kejari Rejang Lebong, Eriyanto juga menyatakan hal yang sama untuk melakukan pikir-pikir selama tujuh hari atas putusan yang dibuat majelis hakim PN daerah itu.

"Kalau dilihat dari pertimbangan hakim itu hal-hal yang meringankan pada hal tidak ada, itu malah yang banyak hal-hal yang memberatkan, makanya kami berharap tadi yang diputus itu pidana mati tetapi seumur hidup," ujarnya.

Sebelumnya, pembunuhan yang dilakukan Toni terhadap istri sirinya itu terjadi pada 15 November 2017. Saat itu, korban yang tengah hamil tujuh bulan dibunuh di di Jalan MH Thamrin, Kecamatan Curup, sekitar pukul 21.15 WIB. Akibat kejadian ini korban meninggal dunia dengan luka bacok dan tusukan senjata tajam sebanyak 13 lubang.

Redaktur: Reza Yunanto
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500