ilustrasi mutilasi. Ilustrasi: Kriminologi.id

Pemutilasi Istri di Karawang Tak Manusiawi, Divonis 15,5 Tahun Bui

Estimasi Baca:
Selasa, 24 Jul 2018 22:05:01 WIB

Kriminologi.id - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Karawang, Jawa Barat, memvonis M Kholili, terdakwa kasus pembunuhan yang disertai kekerasan dengan cara memutilasi istrinya, Siti Saidah alias Nindy atau Nindya dengan hukuman penjara selama 15 tahun 6 bulan.

“(Terdakwa) terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindakan kekerasan kepada korban dan melakukan perbuatan sadis terhadap jenazah korban,” kata Ketua Majelis Hakim, Judi Prasetya, di Pengadilan Negeri Karawang, Jawa Barat, Selasa, 24 Juli 2018.

Vonis majelis hakim selama 15 tahun 6 bulan penjara kepada M Kholili sedikit lebih tinggi dari tuntutan jaksa penuntut umum yang pada sidang sebelumnya menuntut Kholili 14,5 tahun penjara.

Dalam amar putusannya, majelis hakim menilai sesuai dengan fakta persidangan, bahwa ada unsur kesengajaan ketika pelaku melakukan kekerasan kepada pasangannya tersebut. Majelis hakim juga menyatakan kalau Kholili secara sah dan meyakinkan membuang dan membakar potongan mayat istrinya sendiri.

Selanjutnya, terdakwa dinyatakan terbukti melanggar Pasal 44 ayat 3 Undang Undang Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Hakim Judi Prasetya, menilai perbuatan terdakwa dinilai majelis hakim tidak manusiawi dan dapat meresahkan masyarakat. Sebab, dalam melakukan aksinya Kholili memukul Nindy hingga tewas di rumah kontrakan mereka di Dusun Sukamulya, Telukjambe Timur, Karawang pada 4 Desember 2017.

Setelah menyadari istrinya tewas, terdakwa kemudian memutilasi dan membuang potongan tubuh korban secara terpisah. Kholili membuang kepala dan kedua kaki korban di dekat Curug Cigentis, Loji, Karawang. Sedangkan tubuh dan lengan korban dibakar di semak semak di Desa Ciranggon, Majalaya, Karawang.

Penulis: Tito Dirhantoro
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500