Vonis hukum kasus narkoba. Ilustrasi: Kriminologi.id

Pengadilan Malaysia Vonis Mati Warga Aceh Pembawa Narkoba di Koper

Estimasi Baca:
Selasa, 31 Jul 2018 17:30:06 WIB

Kriminologi.id - Pengadilan Tinggi Shah Alam, Negara Bagian Selangor, Malaysia menjatuhkan vonis hukuman mati terhadap Iqbal (30), warga Aceh yang kedapatan membawa narkotika saat mendarat di Kuala Lumpur International Airport.

Vonis mati itu dijatuhi oleh majelis hakim yang dipimpin oleh Hakim Datok Haji Ghazali bin Hj Cha, dengan Jaksa Penuntut Umum Hazril Bin Harun. Sedangkan Iqbal sebagai terdakwa didampingi pengacara  dari kantor hukum Gooi & Azura, Selvi dan Irwan Sumadi.

Jaksa dalam dakwaan sebelumnya mengatakan pada 6 November 2015 bertempat di Pemeriksaan Penumpang 1 Balai Kedatangan Kuala Lumpur International Airport, Sepang, telah ditemukan narkoba jenis methamphetamine sebanyak 1.377,6 gram di dua koper yang dibawa terdakwa.

Narkoba dalam dua bagasi bawaan penumpang itu terdeteksi oleh mesin detektor milik pegawai bea cukai Syafiq Ikhwan.

Bagasi-bagasi tersebut kemudian dibawa ke Pemeriksaan Penumpang 1 dan hasil pemeriksaan menemukan kristal narkoba itu berada di batang besi berwarna cokelat.

Temuan narkoba itu kemudian diteruskan ke Bagian Penegakan Hukum bandara dan dibuatkan laporan kepolisian.

Selanjutnya pembongkaran secara menyeluruh dilakukan oleh pegawai Bea Cukai dengan disaksikan terdakwa. Pada kedua bagasi ditemukan serbuk kristal narkoba dalam batang besi.

Jaksa mengatakan terdakwa telah melakukan kesalahan sebagaimana diatur dalam Pasal 39B (1) (a) Akta Narkoba Berbahaya 1952 dengan ancaman hukuman mati di bawah Pasal 39B (2) akta yang sama.

Atas vonis tersebut, pengacara terdakwa dari kantor Gooi & Azura, serta Selvi dan Irwan Sumadi menyatakan akan banding ke Mahkamah Rayuan secepatnya.

Redaktur: Reza Yunanto
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500