pixabay.com

Pernah Bebas, Bupati Rokan Hulu Kembali Divonis 4,5 Tahun Bui

Estimasi Baca:
Sabtu, 11 Nov 2017 15:30:26 WIB

Kriminologi.id - Bupati Rokan Hulu, Suparman sepertinya belum bisa bernafas lega. Setelah divonis bebas oleh Pengadilan Negeri Pekanbaru dalam kasus korupsi suap APBD Provinsi Riau tahun 2014 dan 2015 pada Februari 2017 lalu, majelis hakim kasasi Mahkamah Agung justru mengabulkan kasasi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum. 

Informasi yang diperoleh Kriminologi, Sabtu, 11 November 2017, putusan majelis kasasi Mahkamah Agung tersebut telah diputuskan pada 8 November 2017 dengan anggota majelis kasasi yaitu M.S Lumme, Krisna Harahap, dan Artidjo Alkostar. Putusan tersebut dengan demikian menganulir putusan PN Pekanbaru sebelumnya yang memvonis bebas Suparman.

Suparman kini kembali berstatus terpidana dan harus menjalani hukuman pidana penjara selama 4 tahun 6 bulan ditambah denda Rp 200 juta.

Baca: Pengadilan Vonis Mati Nenek Pembunuh Lansia di Jepang

Kasus yang menimpa Suparman bermula pada 8 April 2016, ketika KPK menetapkan Suparman sebagai tersangka kasus dugaan korupsi suap APBD Provinsi Riau tahun 2014 dan 2015.

KPK yang melakukan penahanan terhadap Suparman di Rutan Guntur, Jakarta sejak 7 Juni 2016 kemudian memindahkan penahanan ke Rutan Sialang Bungkuk, Pekanbaru pada 4 Oktober 2016 untuk memudahkan proses persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Pekanbaru.

Jaksa KPK menuntut Suparman dengan hukuman penjara 4 tahun 6 bulan serta denda Rp 200 juta. Namun di akhir sidang pada 23 February 2017, majelis hakim PN Pekanbaru yang dipimpin Rinaldi Triandiko memutus Suparman dengan vonis bebas.

Hakim menilai Suparman tidak terbukti secara sah dan meyakinkan atas dakwaan yang diajukan Jaksa. Tak puas atas tuntutan tersebut, tim Jaksa KPK yang dipimpin Tri Anggoro Mukti mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung.

Baca: Korupsi RSUD, Eks Gubernur Bengkulu Divonis 1,7 Tahun Penjara
 

Setelah vonis bebas tersebut, Suparman kembali menghirup udara bebas dan kembali menjalani rutinitas sebagai Bupati Rokan Hulu. Namun kebebasan yang dirasakan Suparman hanya bertahan sebentar tak sampai 9 bulan. Terhitung sejak putusan kasasi tersebut, Suparman kini kembali berstatus terpidana dan harus bersiap-siap menjalani hukuman. RZ

Reporter: Reza Yunanto
Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500