Sabu-sabu. Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Residivis Wanita Pengedar Sabu Ratusan Gram Divonis 11 Tahun Penjara

Estimasi Baca:
Kamis, 19 Jul 2018 21:15:40 WIB

Kriminologi.id - Residivis yang juga terdakwa bernama Lina Evianti (25) divionis 11 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Denpasar, Bali. Vonis tersebut dijatuhkan kepada wanita berusia 25 tahun itu karena terbukti berulang kali melakukan penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu. 

“Terdakwa tanpa hak dan melawan hukum menguasai, memiliki dan menyimpan narkoba jenis sabu-sabu dengan berat 189,04 gram,” kata Ketua Majelis Hakim I Made Pasek di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, pada Kamis, 19 Juli 2018.

Selain memvonis 11 tahun penjara, hakim juga mewajibkan terdakwa membayar denda sebesar Rp 1 miliar subsider dua bulan kurungan penjara. Hukuman tersebut dijatuhi karena perbuatan terdakwa tidak mendukung upaya pemerintah yang tengah gencar memberantas peredaran narkotika. Juga terdakwa pernah dihukum karena kasus yang sama.

Vonis hakim kepada terdakwa lebih ringan dari tuntutan Jaksa dalam sidang sebelumnya yang menuntut hukuman 14 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider dua bulan penjara. Mendengar putusan hakim tersenut, terdakwa menyatakan menerima. Sementara jaksa menyatakan pikir-pikir.

Perbuatan terdakwa melawan hukum dilakukan pada 22 Januari 2018 sekitar pukul 16.30 WITA di rumahnya di Jalan Cempaka Putih Gang II D Nomor 128, Denpasar Timur. Berawal dari adanya informasi masyarakat di sekitar Jalan Cempaka Putih Kesiman Denpasar, Bali, yang melaporkan ada seorang perempuan yang sering melakukan transaksi narkotika.

Mendapat informasi itu, petugas Satres Narkotika Polresta Denpasar melakukan penyelidikan. Kemudian dilanjutkan dengan penangkapan terhadap terdakwa di rumahnya. Dari tangan terdakwa ditemukan dua plastik klip masing-masing berisi sabu-sabu dan sejumlah alat hisap maupun plastik klip bening.

Kepada petugas, terdakwa mengaku sabu-sabu tersebut merupakan barang titipan dari temannya bernama Endus yang kini masuk dalam daftar pencarian orang. Barang bukti itu sebelumnya ditempel di Jalan Tukad Badung IX, dekat gardu tiang listrik. Rencanannya ratusan gram sabu-sabu itu diserahkan ke orang lain. Adapun terdakwa dijanjikan mendapat upah sebanyak Rp 1 juta.

Setelah barang bukti disita, petugas menimbang barang bukti satu plastik klip berisi sabu-sabu dengan berat total kode A mencapai 87,64 gram dan satu plastik klip berisi sabu seberat 98,76 gram yang menggunakan kode B.

Penulis: Tito Dirhantoro
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500