Sah dan Meyakinkan Korupsi, Pejabat Bakamla Divonis Empat Tahun

Estimasi Baca :

Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat. Foto:Google Map/Yosep Widian - Kriminologi.id
Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat. Foto:Google Map/Yosep Widian
Bbekas Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Badan Keamanan Laut (Bakamla), Nofel Hasan divonis empat tahun penjara. Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa KPK, lima tahun penjara.

Kriminologi.id - Majelis Hakim Pengadilan Tipikor memvonis bekas Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Badan Keamanan Laut (Bakamla), Nofel Hasan empat tahun penjara.

Hakim juga menjatuhkan denda Rp 200 juta subsider dua bulan kurungan, karena Nofel dinilai terbukti menerima suap 104,500 dolar Singapura (sekitar Rp 1.045 miliar).

"Mengadili, satu menyatakan terdakwa Nofel Hasan terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana dalam dakwaan pertama," kata Ketua Majelis Hakim Diah Siti Basariah, Senin, 19 Maret 2018.

Baca Juga: Kasus Suap Bakamla, KPK Curiga Ada Peran Anggota DPR

Bersama-sama dengan Eko Susilo Hadi dan Bambang Udoyo, Nofel Hasan menerima hadiah berupa uang 104.500 dolar Singpaura dari Direktur Utama PT Melati Technofo Indonesia, Fahmi Darmawansyah. Uang itu diberikan melalui anak buah Fahmi, Muhammad Adami Okta dan Hardy Stefanus.

Menurut majelis hakim, hal yang memberatkan Nofel perbuatannya tidak membantu program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

Sedangkan hal yang meringankan, Nofel bersikap sopan selama persidangan. Selain itu, belum pernah dihukum dan masih memiliki tanggungan keluarga.

Nofel menerima keputusan tersebut. Sementara jaksa KPK mengaku pikir-pikir.

Baca Juga: Ali Fahmi Bakamla Hilang, KPK Telusuri Jejak dari Pengusaha

Putusan majelis hakim itu lebih rendah dari tuntutan jaksa. Nofel sebelumnya dituntut lima tahun penjara ditambah dengan Rp 200 juta subsider tiga bulan kurungan.

Nofel terbukti melanggar Pasal 12 huruf b UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 55 atat 1 ke-1 KUHP.

Baca Selengkapnya

Home Investigasi Vonis Sah dan Meyakinkan Korupsi, Pejabat Bakamla Divonis Empat Tahun

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu