Suap Wali Kota Tegal Rp 2,9 M, Wakil Direktur RS Divonis 1,5 Tahun Bui

Estimasi Baca :

Ilustrasi vonis hakim, Foto: Istimewa - Kriminologi.id
Ilustrasi vonis hakim, Foto: Istimewa

Kriminologi.id - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang menjatuhkan vonis penjara selama 1 tahun 6 bulan kepada Wakil Direktur Rumah Sakit Kardinah Kota Tegal, Cahyo Supriadi. Cahyo adalah terdakwa penyuap Wali Kota Tegal Siti Masitha.

Vonis tersebut dibacakan ketua Majelis Hakim Sulistyono di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu, 24 Januari 2018.

Baca: Wali Kota Tegal Terima Suap Rp 8,8 M Melalui Petinggi Partai Nasdem

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan Cahyo terbukti bersalah melanggar Pasal 5 Ayat 1 huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Cahyo dinilai telah memberikan sejumlah uang kepada Siti yang berkaitan dengan loyalitas dan kompensasi atas pengangkatan dirinya sebagai wakil direktur di rumah sakit pemerintah itu.

"Uang yang diberikan kepada Wali Kota berasal dari dana pengelolaan Rumah Sakit Kardinah," katanya.

Dari fakta persidangan diketahui bahwa total suap yang diberikan oleh Cahyo kepada Siti yang kini ditahan KPK mencapai Rp 2,9 miliar.

Baca: Periksa Wali Kota Tegal, KPK Usut Percakapan dengan Amir Mirza

Vonis tersebut lebih ringan daripada tuntutan jaksa yang menuntut Cahyo dengan hukuman 2 tahun penjara. Selain vonis hukuman penjara, Cahyo juga dijatuhi vonis hukuman denda sebesar Rp 50 juta subsidair kurungan selama 3 bulan.

Dalam putusannya, hakim juga menolak permohonan terdakwa sebagai justice collaborator. Menurut hakim, berdasarkan fakta-fakta persidangan, terdakwa tidak layak menjadi justice collabirator.

Atas putusan hakim tersebut, Cahyo langsung menyatakan menerima. RZ

Baca Selengkapnya

Home Investigasi Vonis Suap Wali Kota Tegal Rp 2,9 M, Wakil Direktur RS Divonis 1,5 Tahun Bui

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan tulis komentar kamu