Ramadhan Pohan (antara)

Tipu Rp 15 M, Ramadhan Pohan Divonis 15 Bulan Bui

Estimasi Baca:
Senin, 30 Okt 2017 07:43:33 WIB

Kriminologi.id - Bekas anggota DPR, Ramadhan Pohan, divonis 15 bulan penjara di Pengadilan Negeri Medan. Politikus Partai Demokrat itu terbukti melakukan penipuan Rp 15, 3 miliar.

"Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penipuan. Dengan ini menjatuhkan hukuman kepada terdakwa pidana penjara selama 1 tahun 3 bulan," ucap Ketua Majelis Hakim Erintuah Damanik saat embacakan vonis di Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara, Jumat, 27 Oktober 2017.

Baca: Kasus Korupsi Paspor, Atase KBRI Malaysia Divonis 3,5 Tahun Bui

Vonis yang dijatuhkan hakim lebih rendah dari tuntutan Jaksa yang menuntut Pohan dihukum 3 tahun penjara. Jaksa menjerat Pohan dengan Pasal 378 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 65 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana.cMeski menjatuhi vonis penjara, namun majelis hakim tidak memerintahkan penahanan dalam amar putusannya.

Atas vonis itu, Pohan menyatakan pikir-pikir. Begitu pula dengan tim Jaksa dari Kejari Medan juga menyatakan pikir-pikir atas vonis yang di bawah tuntutan yang diajukan sebelumnya.

Perkara yang menjerat Pohan terjadi pada saat ia mencalonkan diri sebagai calon Wali Kota Medan pada Pemilihan Kepala Daerah 2015. Pohan bersama bendahara tim pemenangannya Savita Panjaitan diadukan melakukan penipuan terhadap Rotuan Hotnida Simanjuntak dan anaknya Laurenz Sianipar. 

Keduanya mengadukan Pohan dan Savita melakukan penipuan karena tak mengembalikan uang pinjaman beserta bunganya untuk biaya pemenangan Pilkada yang diberikan kepada mereka sebesar Rp 15,3 miliar

Baca: Polisi Nyambi Kurir Narkoba Divonis 5 Tahun Bui dan Denda Rp 1 M

Uang tersebut diserahkan keduanya ke posko pemenangan Ramadhan. Namun hingga Pilkada usai, dan Pohan gagal terpilih, janji yang diberikan tak kunjung dipenuhi. Pohan sebenarnya telah memberikan cek, namun cek tersebut tak bisa dicairkan. Selain itu, jumlah dana yang diberikan dalam cek tidak sesuai dengan yang dijanjikan.

Dalam perkara ini, Savita juga telah divonis 9 bulan penjara. Vonis tersebut juga lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni pidana penjara 18 bulan. RZ

Reporter: Reza Yunanto
Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500