Zoya Tewas Dibakar, 6 Orang Pelakunya Divonis Lebih Ringan

Estimasi Baca :

Para pelaku pembakaran Muhammad Al Zahra alias Zoya (30), pria yang dituduh mencuri amplifier di Bekasi, Jawa Barat. Foto: Rahmat Kurnia/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Para pelaku pembakaran Muhammad Al Zahra alias Zoya (30), pria yang dituduh mencuri amplifier di Bekasi, Jawa Barat. Foto: Rahmat Kurnia/Kriminologi.id

Kriminologi.id - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bekasi menjatuhi vonis 7 dan 8 tahun penjara terhadap enam terdakwa kasus penganiayaan Muhammad Al Zahra alias Zoya (30) yang dituduh sebagai pencuri amplifier musala di Bekasi. Vonis yang diterima keenam terdakwa itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum.

Keenam terdakwa itu adalah Karta alias Sabra yang dituntut 10 tahun penjara. Sementara Ali Alvian alias Bin Saryono, Zulkafli Alkausari alias Marzuki, Najibullah, dan Subur alias Jek dituntut 11 tahun penjara. Sementara Rosidi mendapat tuntutan terberat yakni 12 tahun penjara.

Namun Majelis Hakim yang dipimpin Musa Arief Aini menjatuhi vonis lebih ringan kepada enam terdakwa. Untuk lima terdakwa yakni Karta alias Sabra, Ali Alvian alias Bin Saryono, Zulkafli Alkausari alias Marzuki, Najibullah, dan Subur alias Jeki dijatuhi vonis 7 tahun penjara. Sementara Rosidi yang merupakan pelaku utama pembakaran dijatuhi vonis 8 tahun penjara.

Lima terdakwa yaitu Karta, Ali, Zulkafli, Rosidi dan Najibulah menyatakan fikir-fikir atas vonis yang dijatuhkan majelis hakim. Sementara Subur menyatakan menerima vonis dan tidak akan mengajukan banding.

Pihak JPU pun menyatakan pikir-pikir atas vonis lebih ringan yang dijatuhkan majelis hakim tersebut. "Kami masih berfikir-fikir yang mulia untuk melakukan banding," kata JPU Ibnu di PN Bekasi.

Sementara itu Abdul Chalim yang menjadi kuasa hukum korban Zoya  mengaku tidak puas dengan vonis yang dijatuhi majelis hakim kepada enam terdakwa.

"Satu sisi saya tidak terlalu puas dengan vonis tersebut karena terlalu ringan dari tuntutan JPU. Tetapi kami serahkan ke pengadilan Tuhan," kata Abdul usai sidang di PN Bekasi, Kamis, 3 Mei 2018.

Keenam terdakwa sebelumnya dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan hukuman maksimal penjara selama 12 tahun.

Peristiwa miris yang dialami Zoya terjadi pada Selasa, 1 Agustus 2017. Saat itu, Zoya yang bekerja sebagai tukang servis amplifier ini dituduh mengambil ampli di sebuah musala Al Hidayah yang berada di Kampung Muara Bakti, Bekasi, Jawa Barat.

Setelah dikeroyok tak berdaya, pria 30 tahun itu dibakar hidup-hidup hingga meregang nyawa. RZ

Baca Selengkapnya

Home Investigasi Vonis Zoya Tewas Dibakar, 6 Orang Pelakunya Divonis Lebih Ringan

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu