Judi Online, Utang Membelit Hingga Keluarga Berantakan

Estimasi Baca :

Ilustrasi Judi Online. Ilustrasi Dwiangga Perwira/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Ilustrasi Judi Online. Ilustrasi Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Kriminologi.id - Seorang ibu rumah tangga ditangkap aparat Ditreskrimum Polda Kalimantan Barat karena terlibat judi online. Berdasarkan pengakuan pelaku, penghasilan dari bisnis judi online mencapai Rp 100 juta per hari.

Keuntungan bisnis judi yang begitu besar membuat bisnis ini menjamur dan sulit diberantas. Selain itu, bermain judi juga dipercaya menimbulkan adiksi atau ketergantungan bagi pemainnya.

Penelitian yang dilakukan Gerda Reith dari University of Glasgow, Inggris menemukan bahwa dampak judi online tidak hanya mengakibatkan ketergantungan, tetapi juga menyebabkan beberapa dampak sosial lainnya.

Baca: IRT Jalankan Bisnis Judi Online Beromzet Rp 100 Juta Per Hari

Naskah penelitian yang berjudul Research on the Social Impacts of Gambling dan diterbitkan pada tahun 2006 itu menyebutkan ada beberapa dampak sosial lainnya akibat judi online sebagai berikut:

1. Menurunnya Produktifitas Kerja

Pelaku judi online banyak menghabiskan waktunya untuk memantau situs judinya sehingga produktifitas kerjanya menurun. Tidak hanya itu, pelaku judi online juga kerap datang terlambat dan bahkan membolos.

2. Masalah Finansial

Pelaku judi online seringkali mengalami masalah finansial. Kondisi keuangan keluarga memburuk, banyak uang yang dikeluarkan untuk bermain judi. Pembayaran kebutuhan sehari-hari pun menunggak dan bahkan banyak pelaku judi online terbelit hutang yang nominalnya tidak kecil.

Baca: Dua Bandar Judi Online Dibekuk Saat Akan Setor Uang

3. Masalah Psikologis

Pelaku judi online yang mengalami kekalahan akan mudah merasa depresi, menunjukkan gejala kegelisahan, sakit kepala, dan gangguan masalah pencernaan. Pada beberapa orang yang mengalami depresi mendalam dapat mengakibatkan individu tersebut melakukan bunuh diri.

4. Melakukan Kejahatan

Pelaku judi online juga banyak yang terlibat dengan aktifitas ilegal dan bahkan melakukan kejahatan lainnya. Ini adalah dampak dari besarnya hutang yang menjerat dan depresi yang dialami oleh pelaku hingga akhirnya berpikir melakukan kejahatan untuk mendapatkan uang dengan jalan pintas.

Kejahatan yang sering dilakukan oleh pelaku judi online adalah penipuan, pencurian, perampokan, hingga penggelapan dana.

Baca: Kecanduan Judi Online, Televisi Penghuni Kosnya Sendiri Dicuri

5. Memburuknya Keharmonisan Keluarga

Pelaku judi online seringkali berbohong kepada anggota keluarganya yang lain. Khususnya ketika mengalami masalah finansial, anggota keluarga lainnya juga akan mengalami tekanan sosial dan tekanan psikologis akibat masalah tersebut.

Tidak jarang hal ini memicu konflik dan pertengkaran antara keduanya. Ketika terjadi konflik dan pertengkaran inilah perilaku kekerasan juga sering muncul. Seringnya pertengkaran yang terjadi dan juga perilaku kekerasan yang dilakukan oleh anggota keluarga akan memberikan dampak yang lebih jauh bagi tumbuh kembang anak dalam keluarga tersebut. Anak dapat mengadopsi perilaku kekerasan tersebut dan melakukannya pada temannya di sekolah.

Infografik Judi Online

Baca Selengkapnya

Home Lapor & Waspada Judi Online, Utang Membelit Hingga Keluarga Berantakan

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu