5 Kasus Bullying Sepanjang 2017, Bocah SD hingga Mahasiswa Jadi Korban

Estimasi Baca :

Ilustrasi Anak Pelaku Kekerasan, Foto: Pixabay.com - Kriminologi.id
Ilustrasi Anak Pelaku Kekerasan, Foto: Pixabay.com
Terus berulangnya kasus bullying secara langsung juga menunjukkan bahwa tindak kekerasan yang terjadi di kalangan anak dan remaja masih belum teratasi dengan baik.

Kriminologi.id - Kasus bullying atau perundungan yang terjadi di kalangan pelajar kembali terulang. Pekan lalu, sebuah video yang memperlihatkan aksi bullying terhadap seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang dilakukan oleh dua remaja putri viral sempat viral di media sosial.

Dalam video berdurasi sekitar 1,46 menit itu terlihat jelas dua orang remaja putri yang mengenakan baju berwarna merah marun dan peach tengah memukuli, menendang, menyerat juga memaki dengan kata-kata kasar terhadap remaja putri lainnya di kawasan pertokoan di Tangerang.

Baca: Siswi SMPN 14 Tangerang Dipukuli 2 Temannya, Emosi Kekasihnya Direbut

Berulangnya aksi bullying yang terjadi di kalangan pelajar ini disadari sebagai hal yang memprihatinkan. Fakta berulangnya kasus bullying secara langsung juga menunjukkan bahwa tindak kekerasan yang terjadi di kalangan anak dan remaja masih belum teratasi dengan baik.

Dengan munculnya kasus yang menimpa siswi SMPN 14 Tangerang ini, Kriminologi.id merangkum 5 kasus bullying yang pernah terjadi di tahun 2017. 

Infografik 5 Kasus Perundungan Pelajar di Indonesia. Infografik: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Mirisnya, dari kasus-kasus bullying yang terangkum, ditemukan fakta bahwa aksi bullying terjadi di setiap tingkatan institusi pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Universitas. Berikut 5 kasus tersebut:

1. Siswi SMPN 273 Jakarta di Thamrin City

Pada 14 Juli 2017, sebuah video yang menunjukkan aksi bullying terhadap seorang siswi SMP di Thamrin City, Tanah Abang, Jakarta Pusat, sempat viral di media sosial. Dari hasil identifikasi, korban diketahui berinisial SW siswi SMPN 273 Jakarta.

Dalam video berdurasi 50 detik itu terlihat sejumlah siswa-siswi SMP dan SD sedang mengelilingi satu siswi SMP yang menggunakan seragam putih. Siswi berseragam putih itu mendapat kekerasan seperti jambakan dan pukulan di kepala dari siswa-siswi lainnya. Pada akhir video, siswi berseragam putih itu disuruh mencium kaki siswa dan siswi yang melakukan bullying terhadapnya.

Baca: Siswi SMPN 14 Tangerang Dikenal Pendiam, Jadi Pemurung Setelah Dibully

2. Mahasiswa Universitas Gunadarma, Depok

Jagat media sosial diramaikan oleh video bullying yang viral pada 15 Juli 2017. Dalam video itu seorang pemuda menjadi korban bullying dari sejumlah mahasiswa. Baik korban dan pelaku kemudian diketahui adalah mahasiswa Jurusan Sistem Informatika Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Universitas Gunadarma, Depok, Jawa Barat. Peristiwa bully itu juga terjadi di Kampus Universitas Gunadarma.

Video itu memperlihatkan seorang mahasiswa yang mengenakan jaket abu-abu tengah dikelilingi oleh tiga mahasiswa lainnya. Salah seorang pelaku menarik tas ransel korban sehingga ia tidak bisa melangkah. Sementara kedua pelaku lainnya berdiri di depan korban sambil meledek. Tidak hanya itu, sekitar sepuluh mahasiswa lainnya yang menonton juga terlihat ikut mengejek korban.

3. Siswi SDN 1 Gondosari, Gebog

Seorang siswi Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Gondosari, Kecamatan Gebog, Kudus, Jawa Tengah, berinisial AL (8) diduga menjadi korban bullying yang dilakukan oleh sejumlah teman sekelasnya pada 19 Juli 2017. Pelaku yang diduga melakukan aksi bullying tersebut berjumlah sembilan orang yang informasinya merupakan geng di kelas.

Ketua Jaringan Perlindungan Perempuan dan Anak (JPAA) Noor Haniah mengungkapkan AL didguga mendapat perlakukan kekerasan seperti pukulan dan ditindih kursi pada bagian dada. Selain itu, AL juga diduga mengalami kekerasan seksual, yakni kemaluannya ditusuk dengan penggaris besi sampai lecet.

Baca: 5 Fakta Pelaku Bullying Siswi SMPN 14 Tangerang, Orang Tua Tak Kaget

4. 8 Siswa SMPN 18 Kota Tangerang Selatan

Sebanyak delapan siswa SMP Negeri 18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi korban bullying yang dilakukan oleh dua siswa SMA. Para korban mendapatkan kekerasan seperti dipukul dan ditendang, serta dijemur di lahan kosong saat cuaca terik. Kedua pelaku masing-masing dari SMA Muhammadiyah 8 Ciputat dan SMK Sasmita Jaya Pamulang. Korban dan pelaku diketahui berasal dari satu tongkrongan.

Aksi bullying pelajar itu diketahui pertama kali oleh pegawai Pemkot Tangsel yang melihat dari lantai 4 kantor Puspem pada Senin siang, 18 September 2017. Saksi pun langsung menghampiri dan menghentikan perbuatan pelaku. Aks bullying tersebut diketahui dipicu oleh hilangnya ponsel salah seorang korban.

5. Siswa SMPN 1 Boyolangu, Tulungagung

BS (13) seorang siswa kelas VII SMPN 1 Boyolangu, Tulungagung, Jawa Timur, menjadi korban bullying dan pengeroyokan yang dilakukan oleh tiga temannya Desember 2017. Akibat kekerasan yang diterimanya, BS terluka parah yakni mengalami retak pada tulang dahinya.

Berdasarkan keterangan BS, awalnya salah seorang pelaku berinisial Ctr (14) sering melakukan bully terhadapnya. Karena kesal, BS berkelahi dengan Ctr namun perkelahian itu tidak berlangsung lama. Tidak lama kemudian, Ctr datang bersama dua temannya, Ek (14) dan Vt (14), lalu mengeroyok BS hingga terjatuh dan terluka di bagian kepalanya. RZ

Baca Selengkapnya

Home Lapor & Waspada Peta Kejahatan 5 Kasus Bullying Sepanjang 2017, Bocah SD hingga Mahasiswa Jadi Korban

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu