Ilustrasi pemain sepak bola terjerat kasus kriminal. Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

5 Kasus Kriminal Pemain Bola Dunia, Narkoba Hingga Kekerasan Seksual

Estimasi Baca:
Sabtu, 23 Jun 2018 11:05:55 WIB

Kriminologi.id - Pecinta sepak bola tanah air sedang dimanjakan dengan tayangan Piala Dunia 2018 yang digelar di Rusia. Tim hebat bertarung untuk memperebutkan piala bergengsi.

Belum banyak yang tahu, kalau bintang sepak bola dunia yang kariernya bersinar di lapangan hijau ternyata terjerat kasus hukum. Para bintang itu pun terperosok dalam jeruji besi akibat ulahnya melanggar hukum dengan beragam kasus. 

Seperti dilansir The Sun pada 14 September 2017 menunjukkan bahwa atlet sepak bola lebih mungkin melakukan tindak kejahatan di bandingkan dengan bintang cabang olahraga lainnya. Berdasarkan artikel tersebut, merujuk penelitian Ticketgum, pemain sepak bola tercatat 52 persen dari seluruh bintang olahraga yang dihukum karena kasus pelanggaran mengemudi.

Selain mendominasi pelanggaran mengemudi, beragam pelanggaran hukum juga melibatkan para pesepak bola. Penelitian itu menyimpulkan bahwa 31 persen dari bintang olahraga yang dihukum kasus penyerangan adalah pemain sepak bola, 23 persen bintang yang dihukum karena kasus penipuan adalah pemain sepak bola.

Kemudian, 21 persen bintang sepak bola dihukum karena kasus kejahatan seksual, 9 persen pada kasus pencurian dilakukan oleh pemain sepak bola.

Lebih jauh lagi, untuk para bintang olahraga yang dihukum karena kasus pembunuhan dan pelanggaran obat-obatan terlarang, masing-masing sebanyak 6 persennya adalah pemain sepakbola.

Infografik pesepak bola terlibat kasus hukum. Infografik: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Berikut Kriminologi.id, merangkum 5 pesepak bola dunia yang terlibat kasus hukum yang menghebohkan jagat dunia olahraga:

1. Bruno Fernandes de Souza, Kasus Pembunuhan

Kiper berasal dari Brasil bernama Bruno Fernandes de Souza dijatuhi hukuman 22 tahun penjara atas kasus pembunuhan terhadap kekasihnya sendiri pada tahun 2010 silam. Bahkan, pembunuhan yang dilakukan terbilang sadis, Bruno menculik dan membunuh kekasihnya, kemudian menjadikan jasad kekasihnya sebagai makanan anjing.

Peristiwa itu terjadi dipicu karena Eloza Samudio, kekasih Bruno, memintanya untuk membayar biaya anak mereka, namun Bruno menolak. Bruno justru bertindak keji dengan membunuh kekasihnya tersebut.

Pada Agustus 2017, Bruno menerima pembebasan berjangka untuk mengajarkan sepakbola pada anak-anak. Hal itu dilakukan sebagai bentuk program inklusi sosial dari pemerintah Brasil, kemudian dirinya akan kembali ke penjara pada bulan Februari 2018.

2. Adam Johnson, Kasus Pemerkosaan

Adam Johnson merupakan salah satu pemain sepak bola Inggris yang menjanjikan. Namun harapan sepak bola Inggris padanya hancur ketika Johnson terlibat pada kasus pemerkosaan anak di bawah umur. 

Pada tahun 2016, Johnson dijatuhi hukuman 6 tahun penjara karena terbukti telah melakukan penyerangan seksual terhadap gadis berusia 15 tahun. Mantan pemain Manchester City itu dipenjara di salah satu penjara terketat di Inggris, yakni HMP Frankland di Durham.

Johnson dilaporkan berada di daftar tahanan yang rentan karena jenis kejahatannya yang begitu keji sehingga bahkan para penjahat terburuk sekalipun tidak akan pernah mempertimbangkan untuk melakukannya. Oleh karenanya, Johnson rentan menerima intimidasi oleh para tahanan lainnya. 

3. Fabio Cannavaro, Ngemplang Pajak

Fabio Cannavaro merupakan dinobatkan sebagai pemain dunia terbaik tahun 2006 saat mengantarkan tim nasional Italia memenangi turnamen Piala Dunia 2006. Cannavaro telah menghasilkan banyak uang selama berkarier, namun ternyata dirinya mengemplang pajak. 

Pada tahun 2015, mantan kapten Italia itu dijatuhi hukuman 10 bulan penjara atas masalah pajak. Cannavaro diselidiki karena penggelapan pajak, pihak berwenang Naples menyegel segerombolan barang-barang yang terkait dengan dirinya dan istrinya bersama dengan kapal pesiar senilai 180 ribu Euro.

Perusahaan milik Cannavaro berutang pada pemerintah Italia lebih dari satu juta euro dalam bentuk pajak yang belum dibayar.

4. Marlon King, Aniaya Wanita

Sebagai pesepak bola profesional, Marlon King memiliki rekam jejak kriminal yang cukup panjang di luar lapangan. King tercatat sudah menerima hukuman atas 14 pelanggaran sejak tahun 1997. Pelanggaran yang dilakukannya meliputi penyerangan, penipuan penggunaan lisensi kendaraan, pencurian, penipuan kartu kredit, penipuan properti, pecurian kendaraan, hingga penyerangan seksual.

Pada tahun 2002, pencetak 12 gol untuk Timnas Jamaica itu menerima hukuman 18 bulan penjara atas kepemilikan mobil BMW curian. Beruntung dia mendapatkan pengurangan setengah masa hukumannya, dan dibebaskan setelah lima bulan menjalani masa hukuman.

King kembali menjadi sorotan ketika dirinya dinyatakan bersalah atas serangan seksual dan serangan yang menyebabkan luka fisik setelah memukul seorang wanita berusia 20 tahun pada tahun 2009, ketika dirinya bermain bersama Wigan Athletic. King dipenjara selama 18 bulan dan juga ditempakan pada Daftar Pelanggar Seksual selama tujuh tahun.

5. Diego Maradona, Kasus Narkoba 

Salah satu pemain sepakbola terbesar di dunia, Diego Maradona, juga tidak luput dari kasus hukum yang melibatkannya. Maradona memang selama karir sepakbolanya dikenal dengan beberapa kontroversi yang dibuatnya di dalam maupun di luar lapangan. 

Maradona terjerat narkoba sepanjang kariernya yang dimulai pada pertengahan 1980-an. Kapten Tim Nasional Argentina dengan julukan Si Tangan Tuhan itu kecanduan kokain saat bermain untuk Barcelona pada 1983.

Kecanduan Narkoba itu terungkap saat pemain bernomor punggung 10 melakukan tes narkoba dan hasilnya positif kokain pada Maret 1991. Ia dilarang bermain selama 15 bulan. Hal ini menyebabkan dia meninggalkan Napoli dengan aib besar dan kembali ke Argentina.

Saat Piala Dunia 1994 bergulir, Maradona mulai bangkit kembali. Sayang, semua itu hanya diselimuti kebohongan. Dia kembali positif obat terlarang, sehingga dipulangkan dari Piala Dunia tahun itu. 

Penulis: Aditia Tjandra
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500