Aksi Meresahkan Sahur On The Road Selama Ramadan

Estimasi Baca :

Ilustrasi tawuran/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Ilustrasi tawuran/Kriminologi.id

Kriminologi.id - Bulan Ramadan bagi sebagian kalangan Sahur On The Road atau SOTR adalah langganan kegiatan yang diadakan oleh anak muda setiap tahunnya. Kegiatan yang sebenarnya diadakan untuk menumbuhkan rasa solidaritas di antara pertemanan anak muda.

Atas alasan itulah kegiatan SOTR mulai dilarang untuk mencegah terjadinya aksi kriminal yang meresahkan warga. Imbauan kepada warga untuk tidak mengadakan SOTR terus digaungkan oleh pihak kepolisian setiap memasuki bulan suci Ramadan.

Namun demikian, imbauan tersebut tetap tidak diindahkan oleh beberapa kelompok anak muda dan tetap mengadakan SOTR. Alhasil, beberapa aksi meresahkan warga sebagai hasil dari kegiatan SOTR juga terus berulang.

Berdasarkan catatan Kriminologi.id, berikut beberapa aksi meresahkan yang terjadi pada kegiatan SOTR selama bulan suci Ramadan 2018 ini:

1. Tawuran Sekelompok Remaja di Monas

Tawuran menjadi aksi kriminal yang paling diwaspadai akan terjadi dengan adanya kegiatan SOTR. Dari tahun ke tahun, kegiatan SOTR kerap diwarnai dengan aksi tawuran. Hal ini menyebabkan imbauan mengenai larangan diadakannya kegiatan SOTR selalu digencarkan oleh pihak kepolisian, mengingat risiko terjadinya tawuran yang tinggi. 

Aksi tawuran ternyata berulang di Ramadan 2018 ini. Minggu, 3 Juni 2018, sekitar pukul 03.00 dinihari, aksi tawuran terjadi di kawasan Monas, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Tawuran tersebut terjadi diketahui berawal dari sekelompok remaja yang melaksanakan SOTR.

Dari aksi tawuran tersebut, dua pemuda bernama Imam Aprianto dan M. Fikram diamankan Tim 2 Unit Jatanras Polres Metro Jakarta Pusat karena kedapatan mengeluarkan celurit dan hendak saling menyerang. Beruntung aksi tawuran tidak sempat meluas karena terjadi saat tim kepolisian sedang berpatroli pengamanan SOTR di kawasan Monas.

2. Penyiraman Air Keras ke Anggota Pokdar

Aksi penyiraman air keras juga mewarnai kegiatan SOTR di bulan suci Ramadan 2018 ini. Perisitiwa ini menimpa Daniel Ksatria (27), seorang anggota Kelompok Sadar (Pokdar) Kambtibnas Jatinegara, Jakarta Timur, saat ada kegiatan SOTR di Jalan Otista Raya, Jakarta Timur, pada Minggu dinihari, 3 Juni 2018.

Aksi penyiraman air keras itu berawal ketika korban bersama anggota Pokdar lainnya sedang memantau situasi di Jalan Otista Raya mendatangi sekelompok anak muda bernama Bhazack yang tiba-tiba berhenti di pinggir jalan.

Korban yang hendak memastika tidak ada peristiwa tawuran secara tiba-tiba disiram air keras yang disimpan di dalam botol oleh pelaku bernama Muhammad Sahrul (19). Setelah aksi penyiraman itu, para peserta SOTR langsung melarikan diri.

Akibat siraman air keras itu, korban mengalami luka bakar di bagian wajah, leher dan tangannya. Sementara pelaku berhasil dibekuk oleh jajaran Polres Metro Jakarta Timur tak lama setelah kejadian. Kepada polisi, pelaku mengaku hanya diperintah oleh seniornya dan tidak mengetahui air yang dibawanya adalah air keras.

3. Vandalisme di Underpass Mampang-Kuningan

Tidak hanya kejahatan terhadap orang, SOTR juga diwarnai dengan adanya aksi kejahatan terhadap properti publik, yakni vandalisme. Aksi vandalisme dilakukan oleh sekelompok remaja di Underpass Mampang-Kuningan, yang baru dibuka untuk publik pada awal bulan April 2018. Aksi corat-coret tersebut sempat menjadi viral di media sosial pada Minggu, 3 Juni 2018.

Aksi vandalisme tersebut teridentifikasi sebagai hasil dari kegiatan SOTR karena dilihat dari tulisannya. Coretan-coretan yang ditulis dengan menggunak pilox tersebut sebagian besar diisi dengan nama-nama kelompok yang melakukan SOTR. Antara lain, SOTR LAOET KR. CAWANG 2018, SOTR LAOET KR 403, SOTR LAOET KR, SOTR 2018 KAMPUNG KEDONG, SOTR SUBUR 2018.

Meskipun sempat kesulitan mengungkap pelaku, pihak kepolisian akhirnya berhasil mengamankan enam remaja yang harus memepertanggung jawabkan aksi vandalismenya tersebut seminggu setelah video aksi corat-coret itu viral.

Meski telah ditangkap dan telah terbukti melanggar Pasal 486 KUHP tentang perusakan fasilitas negara, polisi melakukan upaya diversi terhadap para pelaku mengingat usia mereka yang masih di bawah umur, dan juga kooperatif selama pemeriksaan.

4. Keliling Cari Musuh Membawa Senjata Tajam

Tiga pemuda bernama haikal Indra Pratama (18), Rheza Maulana (24) dan Nurul Fadilah (28) diamankan oleh polisi lantaran kedapatan memanfaatkan kegiatan SOTR untuk aksi yang meresahkan warga, yakni mencari musuh tawuran.

Ketiganya ditangkap di Jalan MH. Tahmrin, Tosari, Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 9 Juni 2018 dinihari. Dengan modus SOTR, ketiga pelaku diketahui hendak mencari musuh dan menyembunyikan sejumlah senjata tajam di dalam bak mobil yang ditutupi terpal.

Polisi berhasil mengamankan tiga bilah celurit, satu bilang parang, satu buah stik golf dan satu unit mobil pick Daihatsu Grand Max berwarna hitam sebagai barang bukti.

Selain itu, polisi juga menyita dua bendera berwarna hitam bertuliskan "GENERASI FRUSTASI CILANDAK BARAT" dan "CILANDAK BARAT BALADA ORANG PEDALAMAN."

5. Pembacokan Alumni SMA 29 Jakarta

Kegiatan SOTR yang diadakan alumni SMA 29 Jakarta memakan korban. Adalah Pedro Leonardo Pamanda (18) yang tewas setelah menjadi korban pembacokan sekelompok orang tak dikenal saat tengah melakukan kegiatan SOTR yang digelar bersama rekan-rekan atu sekolahnya pada Sabtu dinihari, 9 Juni 2018.

Korban secara tiba-tiba diserang oleh sejumlah orang tak dikenal pada saat kegiata SOTR dengan teman-teman sekolahnya itu masuk pada jadwal istirahat dan santap sahur di kawasan Jalan Kerinci, Jakarta Selatan. Pedro dan seorang rekannya bernama Biqi Afat yang tak bisa melarikan diri menjadi korban pengeroyokan hingga mengalami luka bacok pada bagian punggung.

Kedua remaja itu kemudian ditinggal oleh kelompok penyerang dalam kondisi terkapar dan berismbah darah. Keduanya pun langsung dibawa ke rumah sakit oleh beberapa rekannya yang kembali ke lokasi. Namun, nyawa Pedro tak tertolong. Pedro meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. AS

Baca Selengkapnya

Home Lapor & Waspada Peta Kejahatan Aksi Meresahkan Sahur On The Road Selama Ramadan

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu