Deretan Kejahatan di Angkot, dari Perampokan Hingga Pembunuhan

Estimasi Baca :

Rilis kasus perampokan di angkot Jakarta utara berujung maut. Foto: Walda Marison/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Perampokan di dalam angkot Tanjung Priok-Pulogadung berujung maut. Foto: Walda Marison/Kriminologi.id

Kriminologi.id - Ruang publik meningkatkan risiko terjadi aksi kejahatan yang semakin tinggi karena bebas diakses oleh semua orang dari berbagai latar belakang dan tujuan. Salah satu ruang publik yang rentan terjadi kejahatan adalah angkutan kota atau angkot. Beberapa waktu yang lalu, aksi penodongan terjadi pada seorang wanita di Jakarta Utara.

Asih Kurniasih (32) tewas setelah melompat dari angkot 30A jurusan Tanjung Priok-Pulogadung di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di dekat Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara, pada Sabtu, 23 Juni 2018.

Aksi nekat Asih dilakukan karena ketakutan setelah ditodong di dalam angkot yang dikemudikan Erlangga (26) tersebut. Saat itu, angkot melaju cukup kencang di jalur Transjakarta. Karena nekat melompat, korban mengalami luka di bagian kepala, wajah, tangan dan kakinya.

Nahas, nyawa korban yang sempat dievakuasi ke rumah sakit itu tidak tertolong. Asih meninggal dunia saat dalam perjalanan ke rumah sakit.

Peristiwa tersebut bukanlah aksi kejahatan pertama kali yang terjadi di angkot. Sebelumnya, ada beberapa aksi kejahatan lainnya di angkot yang cukup menyita perhatian masyarakat. Perampokan dan pemerkosaan mendominasi aksi kejahatan yang terjadi di angkot. 

Infografik 5 aksi kejahatan di angkot. Infografik: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id
Infografik 5 aksi kejahatan di angkot. Infografik: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Menelusuri dari berbagai sumber, berikut Kriminiologi.id rangkum 5 aksi kejahatan di angkot yang sempat menyita perhatian masyarakat Indonesia.

1.  Perampokan di Angkot, Korban Dibuang ke Semak-Semak

Ahmad Zaeni menjadi korban perampokan dalam angkot Jumat, 19 Januari 2018. Korban bersama temannya menumpang angkot jurusan Kalideres-Kota Bumi Tangerang. Di dalam angkot ada dua penumpang lain, yang belakangan diketahui adalah rampok yang berkomplot dengan sopir Yudi (27).

Saat melintas di Jalan Raya Perum Taman Elang, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, dua penumpang tersebut melancarkan aksinya dengan merebut tas Ahmad. Yudi menghentikan laju angkotnya saat rekannya beraksi. Perlawanan dari Ahmad membuatnya harus menerima tebasan senjata tajam dari salah seorang pelaku dengan senjata tajam, sehingga mengalami luka di bagian kaki.

Korban pun kemudian dibuang ke semak tidak jauh dari perumahan. Yudi dan dua rekannya langsung tancap gas usai menyingkirkan korbannya.

2. Perampok Modus Jadi Sopir Angkot

Adrianto (32) menjadi korban perampokan oleh lima kawanan di dalam angkot KWK 31 pada Sabtu, 6 Januari 2018. Lima kawanan itu melancarkan aksinya dengan modus lama, yakni berpura-pura menjadi sopir dan penumpang angkot jurusan Pulo Gadung-Harapan Indah.

Peristiwa itu terjadi saat Adrianto menaiki angkot yang di dalamnya sudah terisi empat penumpang laki-laki dan seorang sopir. Salah satu pelaku langsung menutup pintu angkot, lalu pelaku lainnya memepet korban dan mengancamnya menggunakan kunci roda. Kemudian, salah satu pelaku lainnya mengeluarkan belati dan langsung menusuk paha bagian sebelah kiri korban.

Setelah korban tidak berdaya karena mengeluarkan banyak darah, para pelaku mengambil dompet korban yang berisi uang sebesar Rp 500 ribu serta satu buah handphone milik korban. Korban kemudian dibuang ke semak-semak di pinggir jalan.

3. Sopir Angkot Culik Seorang Gadis

Nasib nahas dialami oleh TI (12), seorang siswi SMP di Samarinda, Kalimantan Timur, yang menjadi korban penculikan dan pemerkosaan oleh 13 pemuda, yang sebagian besar sopir angkot di Kawasan Samarinda Seberang. Peristiwa keji ini terungkap pada Rabu, 15 Maret 2017.

Berdasarkan keterangan korban, dirinya dicekoki miras saat tengah menumpang angkot sehingga tidak berdaya. Korban kemudian dibawa kabur oleh sopir angkot bernama Ateng hingga ke simpang tiga Kantor Kecamatan Samarinda Seberang, dan dilaporkan hilang selama dua pekan.

Selama dua pekan tersebut, korban dibawa ke sana kemari dan diperkosa di dalam angkot hingga dibawa ke sekitar lokalisasi Loa Hui, dan berulang kali diperkosa oleh pemuda yang sebagian besar sopir angkot.

4. Karyawati Diperkosa Sopir di Dalam Angkot

Pemerkosaan terhadap seorang karyawati berinisial NA (35) terjadi Jumat, 19 Juni 2015, sekitar pukul 22.30 WIB. Peristiwa itu terjadi ketika NA menumpangi angkot D-01 jurusan Ciputat-Kebayoran saat hendak pulang dari bekerja di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Saat itu, korban duduk di bangku samping sopir dan tidak ada penumpang lain dalam angkot.

Sesampainya di perempatan Lebak Bulus, NA meminta turun dari angkot. Namun, sopir berinisial DAS (21) menawari mengantar sampai perempatan Fatmawati. Di perempatan Fatmawati, DAS justru tak kunjung menurunkan korban dan kembali menawari korban untuk diantar pulang ke Pasar Rebo.

Namun, di kawasan TB Simatupang, Tanjung Barat, pelaku mendadak mengentikan laju mobilnya di sebuah taman dekat tiang flyover. Karena terhalang tiang, korban tak bisa keluar. Korban akhirnya diperkosa di sana, serta diancam dengan senjata tajam dan kunci roda.

Pelaku baru menghentikan aksi bejatnya itu ketika ada pengendara motor lewat. Pelaku menurunkan korban di kawasan Condet, Jakarta Timur.

5. Mahasiswi Diperkosa dan Dibunuh 6 Sopir Angkot

Aksi kejahatan di angkot yang paling menyita perhatian masyarkat adalah peristiwa pemerkosaan dan pembunuhan Livia Pavita Soelitio (20) oleh enam sopir tembak angkot M24 jurusan Slipi-Kebon Jeruk pada Agustus 2011 silam. Mirisnya, salah satu mahasiswi berprestasi Universitas Bina Nusantara tersebut menjadi korban aksi keji para pelaku saat pulang seusai sidang skripsi.

Livia diketahui menghilang sejak 16 Agustus 2011 dan akhirnya ditemukan tewas pada 21 Agustus di wilayah Cisauk, Tangerang. Hasil visum menunjukkan bahwa Livia diduga tewas karena dibekap dan dicekik oleh pelaku. Selain itu, Livia juga diduga diperkosa karena duburnya rusak dan terdapat cairan sperma di tubuhnya. 

Pihak kepolisian pun akhirnya berhasil mengungkap para pelaku pemerkosaan dan pembunuhan Livia. Sebelum dibunuh, korban diperkosa secara bergilir di dalam angkot oleh para pelaku. Selain memperkosa dan membunuh korban, para pelaku juga mengambil liontin kalung milik korban. DP

Baca Selengkapnya

Home Lapor & Waspada Peta Kejahatan Deretan Kejahatan di Angkot, dari Perampokan Hingga Pembunuhan

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu