Ilustrasi video porno eksploitasi anak. Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Deretan Negara dengan Website Pornografi Anak Tertinggi di Dunia

Estimasi Baca:
Minggu, 14 Jan 2018 14:25:43 WIB

Kriminologi.id - Beredarnya video porno yang melibatkan anak-anak di Bandung, Jawa Barat menjadi sorotan publik. Fakta-fata menarik terungkap seiring dengan penyelidikan yang dilakukan polisi. Mulai dari terungkapnya anak-anak yang terlibat ternyata adalah pengamen jalanan, hingga rumor pemesan video tersebut berasal dari Rusia yang jasanya dibayar uang digital Bitcoin.

Menurut data Internet Watch Foundation (IWF) tahun 2016, Rusia masuk dalam kategori 5 negara tertinggi di dunia yang menyediakan hosting porno dengan melibatkan anak. Selain Rusia, ada beberapa negara lainnya yang tercatat menjadi penyedia hosting porno yang melibatkan anak. Ini lima negara tertinggi berdasarkan urutan;

Baca: Dibayar Bitcoin, Sutradara Video Asusila Tak Bisa Bahasa Inggris

5. Rusia

Rusia sebagai negara penyedia hosting porno yang melibatkan anak dengan 4.176 alamat website. Sebenarnya angka ini sudah mengalami penurunan yang signifikan sejak tahun lalu. Tahun 2015, IWF mencatat ada 8.333 alamat website Rusia yang memuat konten porno dengan melibatkan anak.

Standar hukum terkait pornografi anak yang dimiliki Rusia tergolong lemah. Sebab dari 6 standar hukum yang ditetapkan International Centre for Missing & Exploited Children (ICMEC), hanya setengahnya atau 3yang dipenuhi Rusia. Salah satunya, Rusia tidak memiliki definisi hukum yang spesifik menjelaskan tentang pornografi anak.

4. Perancis

Perancis memiliki 6.099 alamat website yang memuat konten porno yang melibatkan anak. Perancis mengalami peningkatan jumlah yang sangat pesat dibandingkan tahun 2015. Pada tahun tersebut terdapat 3.618 alamat website yang memuat konten porno dengan melibatkan anak.

Padahal jika mengacu pada standar hukum yang dikeluarkan oleh ICMEC, Perancis telah memenuhi keenam unsur yang ditetapkan. Keenam standar tersebut adalah (1) adanya peraturan yang spesifik terkait tentang pornografi anak, (2) adanya definisi tentang pronografi anak, (3) adanya aturan yang spesifik tentang kejahatan yang dilakukan dengan bantuan komputer, (4) adanya aturan tentang kepemilikan dan distribusi konten pornografi yang melibatkan anak, (5) adanya layanan online bagi masyarakat untuk melaporkan kejahatan terkait pornografi anak, (6) melakukan penyitaan terhadap data-data terkait konten pornografi anak.

Baca: Video Porno Anak di Bandung Dipesan Lewat Media Sosial dari Rusia

3. Kanada

Kanada sebagai penyedia hosting porno yang melibatkan anak dengan 8.803 alamat website. Sebelumnya, Kanada memiliki 13.768 alamat website dengan muatan pornografi anak.

Tak berbeda dengan Perancis, Kanada juga memenuhi keenam standar yang ditetapkan oleh ICMEC. Walaupun website yang memuat konten pornografi anak di Kanada begitu tinggi, namun penerapan keenam standar hukum ICMEC dapat menurunkan jumlah tersebut secara signifikan.

2. Amerika Serikat

Amerika Serikat sebagai negara penyedia layanan hosting porno yang melibatkan anak. Jumlah website pornografi anak di Amerika Serikat pada 2016 adalah 12.492 alamat website. Hal inilah yang akhirnya menempatkan Amerika Serikat di posisi kedua. Sebelumnya Amerika Serikat menempati posisi pertama pada tahun 2015 dengan 24.881 alamat website.

Amerika Serikat sebenarnya juga sudah menerapkan standar hukum yang ditetapkan oleh ICMEC. Inilah yang menyebabkan turunnya jumlah alamat website dengan konten pornografi anak.

Baca: Bocah Pemeran Video Asusila Dijanjikan Mainan Play Station

1. Belanda

Belanda pada tahun 2016 menempati posisi pertama sebagai negara penyedia layanan hosting pornografi anak tertinggi di dunia. Jumlah alamat website dengan konten pornografi anak adalah 20.972 alamat website melewati Amerika Serikat. Pada tahun 2015, Belanda menempati posisi kedua setelah Amerika Serika dengan konten pornografi anak adalah 12.703 alamat website.

Jumlah alamat website dengan konten pornografi anak mengalami peningkatan hingga 7.000 alamat dalam setahun. Salah satu penyebab peningkatan ini dikarenakan ada satu standar ICMEC yang belum dipenuhi oleh pemerintah Belanda yaitu belum adanya layanan pelaporan online bagi masyarakat yang mengetahui adanya alamat-alamat website dengan konten pornografi anak. SM

	Infografik daftar negara dengan situs pornografi anak tertinggi di dunia. Infografik: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

KOMENTAR
500/500