ilustrasi kejahatan, ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Dominasi Kejahatan Jalanan di 2017, Faktor Ekonomi Jadi Penyebab

Estimasi Baca:
Minggu, 14 Jan 2018 13:35:50 WIB

Kriminologi.id - Kasus penganiayaan dan pembunuhan yang masuk dalam kategori kejahatan jalanan atau street crime menjadi dua kejahatan yang paling sering diberitakan berdasarkan database Kriminologi sejak dilaunching bulan September 2017. Persoalan ekonomi masyarakat dinilai sebagai masalah utama penyebab terjadinya street crime.

Berdasarkan data tersebut ternyata ada 5 jenis kejahatan yang menjadi tren pemberitaan selama 2017. Tren kejahatan itu bedasarkan data Kriminologi dihimpun sejak September-Desember 2017.

Tren tertinggi adalah kejahatan kategori umum dengan jumlah 1604 berita. Kejahatan kategori umum meliputi kejahatan street crime seperti perampokan, pembunuhan, pencurian, pengeroyokan, dan penganiayaan.

Dalam kategori umum, penganiayaan dan pembunuhan menjadi dua kejahatan yang paling sering diberitakan. Salah satu berita yang menjadi trending topic dalam kategori ini adalah Sepatu Sport Ungkap Korban Mutilasi Dihabisi Pulang Kerja.

Selanjutnya tren tertinggi kedua adalah Korupsi dengan jumlah 575 berita. Posisi ketiga ditempati kasus Narkoba dengan jumlah 495 berita. Sedangkan pada posisi keempat adalah kategori Renata dengan 493 berita. Renata adalah kategori kejahatan dimana Remaja, Anak, dan Wanita yang menjadi korbannya.

Tren tertinggi kelima adalah Keamanan Negara dan Hak Asasi Manusia dengan jumlah 411 berita. Pada kategori ini sempat terlihat lonjakan tajam pada bulan Oktober 2017 dimana terjadi banyak penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Selain itu, berita yang sempat menjadi trending topic di dalam kategori Kamneg dan HAM ini adalah pernyataan Natalius Pigai Sebut Brimob Tewas di Mile 69 Ditembak TNI.

Berbeda dengan kategori Narkoba yang justru mengalami puncaknya pada bulan September 2017 dengan 175 berita. Lonjakan ini terjadi saat maraknya peredaran pil PCC di Indonesia juga banyaknya pengungkapan terkait pabrik dan tempat penyimpanan pil tersebut. Satu berita yang menjadi trending topic dalam kategori ini adalah Diperiksa Propam, Tiga Polisi Terima Duit Narkoba Rp 40 Juta.

Sedangkan untuk kategori Korupsi, angka tertinggi terjadi pada bulan September dan Oktober 2017. Dua bulan ini pembahasan korupsi meliputi pemanggilan terhadap saksi-saksi kasus E-KTP hingga akhirnya pada 31 Oktober 2017 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan surat perintah penyidikan atas nama tersangka Setya Novanto.

Setelah itu, pemberitaan fokus pada manuver-manuver Setya Novanto. Berita yang menjadi trending topic dalam kategori ini adalah Jawaban Setya Novanto Bikin Hakim Yanto Geram.

Infografik Tren Kejahatan 2017 versi kriminologi. Infografik: S Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Untuk kategori Renata yang didasarkan pada remaja, anak-anak, dan wanita yang menjadi korbannya menunjukkan bahwa kelompok anak-anak yang menjadi korban kejahatan memiliki angka tertinggi di dalam pemberitaan selama tahun 2017. Berita yang sempat menjadi trending topic dalam kategori anak adalah Murid SD Ciracas Dicabuli Gurunya 5 kali di Lokasi Berbeda.

Sementara itu data dari Kepolisian RI jumlah angka street crime terjadi peningkatan dengan jenis kejahatan penganiayaan berat sepanjang 2017.

Polri menangani 13.358 kasus kejahatan tersebut yang mengalami peningkatan 12 persen dari 2016 dengan jumlah 11.941 kasus. 

Street crime lain dengan jenis pencurian berat sepanjang 2017 tercatat ada 30.657 kasus. Sementara Angka pencurian kendaraan bermotor mengalami penurunan sebanyak 17 persen dari tahun sebelumnya yang berjumlah 34.755 kasus menjadi 28.623 kasus. 

Sementara kejahatan pencurian dengan kekerasan sepanjang 2017 polisi mencatat kejahatan jenis itu ada di angka 7.834 kasus.

Tindak kejahatan pada tahun 2017 masih didominasi oleh kejahatan-kejahatan street crime yang digambarkan dalam kejahatan umum.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Dan Silverman pada tahun 2004 yang berjudul Street Crime and Street Culture  yang dipublikasikan dalam International Economic Review Vol. 45, No.3, 2004 menemukan masalah ekonomi adalah persoalan utama penyebab terjadinya street crime.

Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia masih banyak yang mengalami masalah ekonomi dalam kehidupannya. AS

KOMENTAR
500/500