Ilustrasi Bentuk Kekerasan Pada Anak. Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Empat Kasus Tersadis PRT Bunuh Anak Majikan

Estimasi Baca:
Senin, 6 Ags 2018 07:35:08 WIB

Kriminologi.id - Beberapa waktu lalu masyarakat dikagetkan dengan peristiwa pembunuhan balita yang dilakukan pekerja rumah tangga atau PRT. Sani yang berusia 29 tahun membunuh anak majikannya yang bernama Ratifah Rafsani Ahmad pada 31 Juli 2018. Balita malang tersebut ditenggelamkan dalam sebuah ember dengan posisi kepala di bawah dan kaki di atas.

Berdasarkan penelusuran Kriminologi.id, kasus pembunuhan anak majikan PRT selama empat tahun terakhir tidak hanya terjadi sekali ini saja. Ada setidaknya empat kasus pembunuhan anak majikan yang dilakukan PRT.

1. Pembunuhan Bayi 14 Bulan di Riau

Bayi berusia 14 bulan bernama Jeanette Gracia ditemukan tidak bernyawa di kamar mandi Lapangan Senam, Keluarahan Air Hitam Payung Sekaki, Riau pada 25 Juli 2014. Bayi malang tersebut ditemukan dengan kondisi muka membiru dan luka sayatan di sekujur tubuhnya.

Hasil penyelidikan polisi mengarah pada seorang perempuan bernama Dona yang bekerja sebagai pengasuh Jeanette. Pelaku sebenarnya baru tiga hari bekerja sebagai pengasuh Jeanette. Dia melakukan aksinya karena merasa sakit hati kepada nenek korban yang menyebutnya sebagai orang gila hanya karena lupa mematikan kompor setelah memasak.

Pelaku awalnya menggendong Jeanette ke arah kamar mandi lapangan senam yang posisinya dekat dengan rumah korban. Kemudian dengan sebilah pisau yang dibawanya dari rumah korban, pelaku menyayat korban hingga akhirnya tidak bernyawa.

2. Pembunuhan Balita 2,5 Tahun di Deli Serdang

Keiza Natani Elya Simanjuntak masih berusia 2,5 tahun saat meninggal akibat dibekap hidung dan mulutnya oleh pengasuhnya sendiri pada 22 April 2015. Keiza dibunuh pengasuhnya, Kimeria Waruwu. Kimeria saat membunuh Keiza sebenarnya juga masih terbilang sangat muda yaitu 14 tahun.

Pelaku melakukan pembunuhan tersebut karena dendam yang disimpannya terhadap salah satu kerabat ibu korban. Ternyata Kimeria pernah menjadi korban perkosaan yang dilakukan kerabat ibu korban saat dia masih bekerja di rumah kerabat tersebut di Batam.

3. Pembunuhan Balita 2,5 Tahun di Depok

Pada 23 November 2016, Bastian Emeraldi Balita berumur 2 tahun 8 bulan ditemukan tidak sadarkan diri di kamarnya yang terletak di daerah Cilangkap, Depok. Korban sempat dilarikan ke klinik terdekat, nahas nyawa korban tidak dapat tertolong. Dari hasil visum korban mengalami luka memar di sekujur tubuhnya.

Polisi menemukan pengasuh korban yang bernama Yuniarti alias Nia membenturkan kepala korban ke tembok, menyebabkan korban tak sadarkan diri. Alasan Nia melakukan tindakan tersebut karena kesal dan merasa Bastian begitu nakal sehingga Nia akhirnya naik pitam.

4. Pembunuhan Balita 4 Tahun di Singkawang

Pada 18 September 2016, Balita bernama Lorenzo Fernando alias Nando ditemukan tewas di kamar mandi rumahnya. Dari hasil autopsi terdapat lebam di bagian leher, dua bekas luka sulutan rokok di tangan kiri, tanda merah tidak lazim di atas kemaluan, dan bekas lebam di bagian tulang rusuk sebelah kiri. Sementara penyebab kematian korban karena kekurangan oksigen.

Pelakunya adalah Yul yang menjadi pengasuh Nando. Yul melakukan tindakan tersebut karena merasa kesal terhadap Nando yang rewel ingin buang air besar, padahal Yul sedang menikmati rokoknya. Akhirnya Yul mengantarkan Nando ke kamar mandi, namun ternyata Nando masih saja rewel hingga akhirnya Yul kesal dan menyundut Nando dengan rokok. Nando kemudian berteriak dan membuat Yul semakin jengkel dan mencekik Nando hingga tak bernyawa.

Peristiwa pembunuhan bayi dan balita oleh PRT ataupun pengasuh mereka sendiri rupanya menjadi peristiwa kejahatan yang berulang. Sehingga untuk mencegah peristiwa semacam ini terulang kembali, orang tua harus mengetahui dan memahami karakter PRT ataupun pengasuh yang bekerja di rumahnya (Farhan Dzakwan).

KOMENTAR
500/500