Indonesia Masuk 10 Negara Terbanyak Lakukan Eksekusi Hukuman Mati

Estimasi Baca :

Ilustrasi Hukuman Mati. Foto. Pixabay.com - Kriminologi.id
Ilustrasi Hukuman Mati. Foto. Pixabay.com

Kriminologi.id - gure class="image">	Infografik daftar negara dengan eksekusi mati terbanyak. Infografik: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Infografik daftar negara dengan eksekusi mati terbanyak. Infografik: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Pimpinan Jamaah Anshorut Daulah atau yang biasa disebut dengan JAD, Aman Abdurrahman dijatuhi hukuman mati terkait kasus terorisme. Aman dianggap bertanggung jawab dalam menyebarkan paham radikal dan aksi teror yang terjadi di Indonesia selama ini. Atas dasar itulah majelis hakim menjatuhi hukuman mati kepada Aman.

Hukuman mati di Indonesia tidak hanya dijatuhkan kepada narapidana kasus terorisme saja tetapi juga kasus lainnya seperti kasus narkoba. Pada 2016, terdapat empat narapidana hukuman mati untuk kasus narkoba dieksekusi. Mereka adalah Humprey Jefferson, Seck Osmane, Michael Titus, dan Freddy Budiman.

Perdebatan terkait penerapan hukuman mati terus terjadi. Dunia internasional mengecam negara-negara yang masih menerapkan hukuman mati karena dianggap menyalahi hak asasi manusia (HAM). Akan tetapi masing-masing negara memiliki haknya sendiri untuk mengelola dan menentukan hukum yang mengatur negara dan masyarakatnya. Oleh karena itu walaupun mendapatkan pertentangan, hukuman mati tetap diterapkan negara-negara di dunia.

 

Seperti yang dilansir dari Telegraph.co.uk masih ada 58 negara yang menerapkan hukuman mati di negaranya masing-masing. Sedangkan catatan Amnesty International pada 2015 menunjukkan ada 10 negara yang paling banyak melakukan eksekusi hukuman mati.

10. Chad

Berkembangnya kelompok Boko Haram yang memiliki hubungan dengan kelompok teroris Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) membawa kekhawatiran bagi pemerintah Chad. Segala tindak kejahatan yang dilakukan Boko Haram begitu meresahkan masyarakat sehingga pemerintah Chad menetapkan pidana hukuman mati bagi orang-orang yang diduga terlibat dalam gerakan Boko Haram. Selama 2015, pemerintah Chad sudah melaksanaan eksekusi bagi 10 orang dan menjatuhkan putusan hukuman mati kepada 10 orang lainnya.

9. Indonesia

Aturan hukum di Indonesia memang menetapkan beberapa tindak pidana tertentu dapat dijatuhi hukuman mati. Walaupun hukuman mati masih menjadi perdebatan di antara masyarakat khususnya dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ataupun instansi pemerintah yang fokus pada perlindungan Hak Asasi Manusia, pemerintah Indonesia tetap menerapkan hukuman mati. Pada 2015, pemerintah Indonesia telah mengeksekusi 14 orang narapidana kasus narkoba dan telah menjatuhkan putusan hukuman mati terhadap 46 orang narapidana lainnya.

8. Somalia

Tidak berbeda jauh dengan Chad, pemerintah Somalia juga menghadapi ancaman teror dan tindak kejahatan dari kelompok yang bernama Al-Shabaab. Sehingga pemerintah Somalia memberikan hukuman yang keras terhadap para anggota Al-Shabaab. Selama 2015, Somalia telah mengeksekusi 17 orang narapidana yang terkait dengan kelompok Al-Shabaab dan telah menjatuhkan vonis hukuman mati pada 5 orang lainnya.

7. Mesir

Mesir dapat menjatuhkan hukuman mati bagi narapidana kasus terorisme dan kasus pembunuhan yang dianggap begitu sadis. Sehingga pada 2015, pemerintah Mesir telah menjatuhkan hukuman bagi 22 narapidana di mana 10 orang narapidana kasus pembunuhan dan 12 orang adalah narapidana kasus terorisme. Selain itu, selama 2015 pemerintah Mesir telah menjatuhkan putusan hukuman mati terhadap 538 narapidana lainnya.

6. Irak

Irak sebagai negara yang sedang mengalami konflik dalam negeri yang begitu hebat, telah menetapkan terorisme sebagai kejahatan luar biasa yang diancam hukuman pidana seberat-beratnya termasuk hukuman mati. Pada 2015, pemerintah Irak telah mengeksekusi 26 orang narapidana kasus terorisme. Para narapidana ini diduga kuat terlibat dalam pembunuhan 1.700 orang tentara Irak pada 2014. Selain itu, pemerintah Irak juga telah menjatuhkan hukuman mati bagi 89 narapidana lainnya.

5. Amerika Serikat

Semenjak terjadinya peristiwa 9/11 di Amerika Serikat, menyebabkan pemerintahnya mengutuk keras aksi terorisme. Selama 2015, pemerintah Amerika Serikat telah mengeksekusi 28 orang narapidana terorisme dengan menggunakan metode suntik mati. Selain itu, pada tahun yang sama pemerintah Amerika Serikat menjatuhkan vonis hukuman mati kepada 52 orang lainnya dengan kasus yang berbeda-beda.

4. Arab Saudi

Arab Saudi merupakan negara yang begitu tegas terhadap tindak kejahatan. Sehingga hukuman yang diberikan juga begitu berat walaupun untuk tindak pidana ringan. Selama 2015, Arab Saudi telah melakukan eksekusi bagi 158 narapidana dan telah menjatuhkan vonis hukuman mati bagi enam lainnya. Hukuman mati di Arab Saudi dilakukan dengan menggunakan regu penembak yang menembak mati para narapidana. Setelah dilakukan eksekusi, mayat para narapidana akan dipertontonkan di hadapan publik sebagai peringatan bagi masyarakat lainnya.

3. Pakistan

Pakistan cukup mengejutkan karena telah mengeksekusi 326 narapidana selama 2015 atas kasus pembunuhan. Perhatian dunia intersnasional terhadap Pakistan mulai muncul ketika ada lima narapidana dihukum mati yang masih berada di bawah umur. Selain itu, sejak 2014 Pakistan telah menerapkan undang-undang baru terkait masalah terorisme sehingga hukuman mati juga dapat diterapkan untuk kasus terorisme. Selama 2015 pemerintah Pakistan juga telah menjatuhkan putusan hukuman mati kepada 121 narapidana lainnya.

2. Iran

Iran sangat keras terhadap kejahatan narkoba sehingga penerapan hukuman mati mayoritas dilakukan terhadap narapidana kasus narkoba. Selama 2015, Iran telah melakukan eksekusi mati bagi 577 narapidana. Perhatian internasional menyoroti adanya 16 perempuan dan empat orang remaja yang juga dieksekusi hukuman mati.

Selain itu, dunia internasional menganggap narapidana kasus narkoba yang dihukum mati banyak di antaranya merupakan pengguna narkoba sehingga seharusnya pemerintah Iran melakukan rehabilitasi dan bukan hukuman mati. Mendapatkan kritikan kerasa dari dunia internasional, selanjutnya Iran bersikap cukup tertutup sehingga tidak diketahui jumlah putusan hukuman mati yang telah dijatuhkan.

1. Cina

China menempati posisi pertama karena dianggap telah melakukan eksekusi terhadap ribuan narapidana. Jumlah dan data narapidana yang dihukum mati termasuk data yang sifatnya rahasia bagi pemerintah Cina sehingga media dan dunia internasional sulit menentukan angka pasti jumlah narapidana yang telah dieksekusi.

Pemerintah Cina pada 2015 diketahui telah menindas kelompok politik dan ragam minoritas. Ada sekitar 1,6 juta narapidana dan 650 ribu tahanan yang menunggu sidang. Selain itu, pemerintah masih kerap menjatuhkan hukuman bagi narapidana untuk bekerja yang begitu keras hingga menyebabkan narapidana meninggal dunia. Selain itu, Cina juga tidak dapat memberikan toleransi para koruptor sehingga pelaku korupsi beserta keluarganya juga ada yang dihukum mati. DP

Baca Selengkapnya

Home Lapor & Waspada Peta Kejahatan Indonesia Masuk 10 Negara Terbanyak Lakukan Eksekusi Hukuman Mati

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu