Jejak Kelam Enam Geng Brutal Jabodetabek

Estimasi Baca :

Ilustrasi Geng Brutal. Ilustrasi: Kriminologi.id - Kriminologi.id
Ilustrasi Geng Brutal. Ilustrasi: Kriminologi.id

Kriminologi.id - Pengeroyokan disertai pembacokan Geng Rawa Lele 212 pada 3 Desember 2017 menguak kejahatan geng di Jabodetabek. Dua polisi menjadi korban, yakni Brigadir Kepala Slamet Aji dan Inspektur Satu Panjang. Slamet mengalami luka sobek pada lutut kaki sebelah kiri, betis kiri, dan lengan kanannya. Adapun Panjang mengalami luka sobek di bibir bagian atas, luka lecet di lutut dan pipi kanan.

Peristiwa ini bertepatan dengan hari perayaan ulang tahun geng ini. Perayaan ini dihadiri sekitar 40 orang laki-laki dan berkumpul sembari makan dan meminum minuman keras jenis GG. Pada saat bersamaan, Slamet dan Panjang tengah berpatroli dan bermaksud memberikan nasihat untuk membubarkan kelompok tersebut. Namun ternyata kedua polisi tiba-tiba diserang oleh anggota kelompok geng tersebut.

Baca: Rayakan Ultah, Geng Rawa Lele 212 Bacok Dua Polisi

Berdasarkan penelusuran Kriminologi, ada beberapa geng yang sempat menarik perhatian publik lantaran begitu meresahkan dan brutal. Inilah geng-geng tersebut.

1. Geng Buster (Bekasi)

Geng Buster adalah geng motor yang kerap beraksi di wilayah Bekasi. Anggota geng ini kerap menyerang warga secara tiba-tiba dengan menggunakan senjata tajam seperti celurit atau parang. Penyerangan-penyerangan tersebut sengaja dilakukan oleh anggota-anggota untuk mencari popularitas sehingga kelompok mereka disegani oleh geng motor lainnya.

Tindakan Geng Buster ini pun meresahkan masyarakat. Sehingga kepolisian pun akhirnya turun tangan dan menangkap geng ini di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi pada 10 Oktober 2017.

2. Geng Melon Salak (Tangerang)

Geng Melon Salak atau yang lebih sering disebut dengan Geng Mensal adalah satu kelompok yang anggotanya terdiri dari para remaja usia 17 hingga 20 tahun. Mayoritas anggotanya masih duduk di bangku sekolah sehingga perilaku kelompok ini terpola. Pola perilaku geng ini akan meningkat dan berbuat keributan ketika hari libur ataupun malam di mana besoknya adalah hari libur.

Sudah ada 3 orang warga Ciputat yang menjadi korban kebrutalan Geng Mensal ini. Mereka menderita luka-luka yang cukup serius karena diserang dengan menggunakan senjata tajam oleh anggota Geng Mensal. Bahkan salah satu korban akhirnya meninggal dunia.

Baca: Rayakan Ultah, Anggota Geng Rawa Lele 212 Wajib Membunuh Secara Acak

Berdasarkan peristiwa tersebut akhirnya Kepolisian Sektor Ciputat bergerak untuk mencari anggota Geng Mensal. Akhirnya, polisi mengamankan 3 orang anggota Geng Mensal yang terlibat dalam peristiwa kekerasan tersebut.

3. Geng Bekasi All Star (Bekasi)

Tawuran terjadi pada 8 Oktober 2017 di Jalan I Gusti Ngurah Rai Kota Bekasi. Tawuran terjadi antara anggota Geng Bekasi All Star dan masyarakat sekitar. Awalnya, Geng Bekasi All Star memang sedang melakukan persiapan untuk tawuran dengan kelompok lainnya. Namun rupanya masyarakat telah gerah dengan perilaku geng tersebut yang acap tawuran di lingkungan mereka. Sehingga akhirnya warga berkumpul dan kemudian terlibat tawuran dengan geng tersebut.

Tawuran ini menyebabkan dua orang remaja yang belum genap 18 tahun menderita luka-luka sangat parah. Hingga salah satunya meninggal dunia saat dalam perjalanan ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi.

4. Geng Kalibata dan Geng Amil (Jakarta Selatan)

Terjadi perusakan di wilayah Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada 5 Juli 2017. Ada empat warung makan yang rusak akibat pelemparan batu dan botol. Selain itu, gerai KFC, rumah makan Padang ikut menjadi korban pelemparan batu. Kejadian ini rupanya dilakukan oleh salah satu geng yang bernama Geng Kalibata.

Geng Kalibata mendatangi tempat tongkrongan geng lain yang menjadi musuhnya yaitu Geng Amil. Perusakan terjadi setelah Geng Kalibata tidak menemukan orang yang dicarinya.

Baca: KPAI: Fenomena Geng Marak karena Anak Tak Bisa Salurkan Aspirasi

Sebelumnya, anggota Geng Amil menyerang kampung Geng Kalibata. Sehingga Geng Kalibata akhirnya berniat untuk membalas dendam terhadap Geng Amil. Sekitar 15 orang yang bersenjatakan samurai dan parang mendatangi kampung Geng Amil. Karena kesal tidak menemukan targetnya, akhirnya mereka merusak rumah makan di sekitar daerah tersebut.

5. Geng Inggris (Jakarta Selatan)

Geng Inggris yang terdiri dari anak muda dan bermarkas di Jalan Warung Jati Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan ini sempat menjadi buah bibir. Sebelumnya terdapat dua orang korban pembacokan yang dilakukan oleh anggota geng ini.

Rata-rata anggota Geng Inggris adalah anak-anak di bawah umur dan para remaja. Menariknya, geng ini memiliki seseorang yang disebut sebagai guru dan bergabung dengan salah satu kelompok olah kanuragan yang bernama Mahesa Kurung.

6. Geng Jatiwaringin All Star (Jakarta Timur)

Geng Jatiwaringin All Star adalah geng motor di wilayah Jakarta Timur. Anggota geng ini sebenarnya adalah anak-anak Jatiwaringin yang berusia 15 hingga 25 tahun.

Geng ini sering terlibat tawuran dengan warga Jatiwaringin sendiri. Seperti yang terjadi pada 21 Mei 2017. Korban kebrutalan geng ini akhirnya meninggal dunia setelah telinganya dipotong padahal antara korban dan pelaku tidak saling kenal.

Baca Selengkapnya

Home Lapor & Waspada Peta Kejahatan Jejak Kelam Enam Geng Brutal Jabodetabek

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu