Ilustrasi penganiayaan (03/07/2018). ilustrasi: satumaluku.com

Kejahatan Seksual dan Penganiayaan Masih Mendominasi Lampung

Estimasi Baca:
Kamis, 12 Jul 2018 18:35:27 WIB

Kriminologi.id - Serangkaian aksi kejahatan marak terjadi di Lampung, khususnya di Pelabuhan Panjang. Dari serangkaian aksi kejahatan tersebut, ternyata masih didominasi kasus asusila dan penganiayaan.

"Untuk tindak kejahatan pencurian, penganiayaan dan asusila masih mendominasi," kata Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Bandar Lampung Pelabuhan Panjang, Yeti Herawati di Lampung, Rabu, 11 Juli 2018, seperti dilansir rri.co.id.

Kendati masih mendominasi, ia mengatakan, persentase kejahatan di wilayahnya menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Terbukti, pada 2017 angka kejahatan sekitar 80 kasus.

Yeti mengungkapkan, menurunnya angka kejahatan di Pelabuhan Panjang, karena pihaknya aktif memberikan penyuluhan dengan melibatkan berbagai pihak-pihak terkait.

Ia menilai, peran aktif masyarakat sangat diperlukan dalam menekan angka tindak kejahatan. Terlebih, menurut dia, dengan aktif memberikan sosialisasi kesadaran hukum, maka tingkat kejahatan dapat ditekan.

Yang terbaru, seorang begal motor bernama Rizki alias Endut, warga asal Jabung, Lampung Timur, tewas ditembak aparat Resmob Polres Metro Tangerang. 

Endut meregang nyawa setelah timah panas tim buser pimpinan Kanit Resmob Polres Metro Tangerang, Ajun Komisaris Polisi Awal, bersarang di dadanya. Tindakan tegas dilakukan lantaran pria berusia 18 tahun ini nekat menyerang petugas saat diminta menunjukkan persembunyian kawanan begal lainnya di Neglasari, Kota Tangerang, Banten.

"Tersangka melakukan perlawanan cukup membahayakan petugas sehingga terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur. Namun nyawanya tak tertolong saat dibawa ke rumah sakit," kata Kapolres Metro Tangerang, Komisaris Besar Harry Kurniawan di kamar mayat RSUD Tangerang, Banten, pada Rabu, 11 Juli 2018.

Selain menembak mati Endut, lanjut Harry, pihaknya juga menangkap begal lainnya bernama Yogi (17). Kemudian Opang (27) yang merupakan penadah motor curian. Dari kawanan penjahat ini, polisi menyita sembilan unit motor, 7 STNK, kunci leter T dan senjata tajam.

"Tersangka Endut dan Yogi merupakan pemetik. Kerap beraksi di wilayah hukum Polres Metro Tangerang. Sedangkan Opang penadahnya," ujar Harry.

Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500