Mengenal Lebih Dekat Karakteristik Pelaku Penculikan Anak

Estimasi Baca :

Ilustrasi penculikan bayi. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Ilustrasi penculikan anak. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Kriminologi.id - Pelaku penculikan bayi bernama Aditya di Depok adalah ibu berusia 45 tahun. Pelaku penculikan tersebut bernama Jumiati, yang sebelumnya disebut Sumiati, atau yang biasa dipanggil Sisil.

Sisil sebenarnya mengenal keluarga korban, kakak korban adalah teman sepermainan dengan anaknya. Namun hal tersebut tidak menghalangi Sisil untuk tega menculik bayi Aditya.

Beruntungnya bayi Aditya ditemukan masih dalam keadaan utuh dan sehat, tidak jarang anak-anak yang diculik akhirnya ditemukan tak bernyawa ataupun tidak pernah kembali ke pelukan kedua orang tuanya. Banyak anak-anak korban penculikan kemudian terlibat human traficking dengan dijual ke keluarga lainnya ataupun dijual ke luar negeri.

Menurut data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tahun 2016 terdapat 145 anak Indonesia yang menjadi korban penculikan. Dari angka tersebut DKI Jakarta merupakan provinsi dengan korban penculikan anak terbanyak di Indonesia yaitu 36 anak yang menjadi korban.

Selanjutnya di posisi kedua adalah provinsi Jawa Barat dengan 24 anak yang menjadi korban penculikan. Posisi ketiga provinsi dengan korban penculikan anak terbanyak di Indonesia adalah provinsi Sumatera Utara dengan 8 anak yang menjadi korban.

Sedangkan di posisi keempat adalah provinsi Lampung dengan 7 anak yang menjadi korban penculikan dan posisi kelima tertinggi adalah provinsi Sumatera Selatan dengan 6 anak yang menjadi korban penculikan.

Infografik Data Jumlah korban penculikan anak. Infografik: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Tulisan yang berjudul Kidnaping in Taiwan: The Significance of Geographic Proximity, Improvisation, and Fluidity memaparkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Yang, Wu, dan Huang terkait karakteristik demografis para pelaku penculikan anak.

Yang, Wu, dan Huang mengambil 146 narapidana kasus penculikan anak sejak tahun 1996 hingga 2003 sebagai responden. Survey dilakukan dengan bertatap muka dan sekaligus melakukan wawancara terhadap para responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 97,3 persen atau 142 orang pelaku penculikan anak adalah laki-laki dan 2,7 persen atau 4 orang pelaku penculikan anak adalah perempuan.

Infografik Data Jenis pelaku penculikan anak. Infografik: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Hal yang menarik justru muncul dari status pernikahan para pelaku penculikan anak dimana mayoritas pelakunya atau 56,8 persen atau berjumlah 83 orang berstatus belum menikah, 26,7 persen atau berjumlah 39 pelaku penculikan statusnya sudah berpisah dengan pasangannya. Sedangkan 23,3 persen atau berjumlah 34 orang pelakunya statusnya telah menikah dan 15,1 persen atau berjumlah 22 orang pelaku penculikan anak statusnya telah bercerai.

Infografik Data tingkat pendidikan pelaku penculikan anak. Infografik: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Selain itu, tingkat pendidikan terakhir para pelakunya juga menarik untuk dilihat sebab tingkat pendidikan terakhir para pelaku paling banyak adalah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yaitu 52,1 persen atau berjumlah 76 orang. Sedangkan tingkat pendidikan kedua terbanyak para pelaku penculikan anak adalah Sekolah Menengah Atas (SMA) yaitu 27,4 persen atau berjumlah 40 orang. Pelaku penculikan anak yang memiliki pendidikan terakhir Sekolah Dasar (SD) ada 22 orang atau 15,1 persen dan pelaku penculikan anak yang mengenyam bangku kuliah hanya 7 orang atau 4,8 persen

Hal tersebut menunjukkan bahwa para pelaku penculikan anak mayoritas memiliki tingkat pendidikan yang rendah sebab hanya 7 orang saja yang sempat merasakan bangu kuliah. Tingkat pendidikan ini tentu saja menjadi salah satu faktor penentu dalam mendapatkan pekerjaan yang layak sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Seperti yang telah disebutkan dalam tulisan sebelumnya bahwa motif ekonomi juga dapat mendorong seseorang melakukan penculikan anak. MSA

Baca Selengkapnya

Home Lapor & Waspada Peta Kejahatan Mengenal Lebih Dekat Karakteristik Pelaku Penculikan Anak

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu