Modus Klasik 5 Pelaku Korupsi Hindari KPK, Setya Novanto Paling Cerdik

Estimasi Baca :

Dok. Surat keterangan sakit. Foto: Ist/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Dok. Surat keterangan sakit. Foto: Ist/Kriminologi.id

Kriminologi.id - Beragam cara dan upaya dilakukan para tersangka guna menghindari pemanggilan dari lembaga penegak hukum, yaitu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan Agung dan Kepolisian. Modus klasik dengan surat sakit menjadi resep ampuh yang dilakukan 5 pelaku korupsi untuk mengulur-ulur waktu pemanggilan lembaga hukum tersebut. 

Setya Novanto menjadi sosok paling cerdik yang menggunakan modus sakit untuk  menghindari pemanggilan penyidik KPK. Mantan Ketua DPR RI ini seperti tak kehabisan akal dalam mencari alasan guna menghindari pemanggilan KPK.

Gaya berkelit mantan Ketua Umum Partai Golkar dari panggilan KPK sempat menyita perhatian publik belakangan ini. Mulai dari beredar foto Setya Novanto terbaring di sebuah rumah sakit dengan selang alat bantu pernafasan terpasang di hidungnya. 

Hingga rekayasa kecelakaan kendaraan yang ditumpangi Setya Novanto sampai muncul istilah luka sebesar bakpau. Setnov berkali-kali menggunakan alasan sakit untuk menghindari pemeriksaan dari KPK terkait kasus mega-korupsi proyek pengadaan e-KTP yang menjeratnya.

Baca: Bimanesh Tahu Setnov Terlibat E-KTP tapi Manipulasi Rekam Medik

Bahkan, dalam kasus rekayasa itu, KPK akhirnya juga menetapkan Fredrich Yunadi kuasa hukum Setnov dan Bimanesh Sutarjo dokter Rumah Sakit Permata Hijau sebagai tersangka karena diduga bersekongkol untuk menghalangi penyidikan terhadap Setnov dengan memanipulasi rekam medik.

Infografik Modus Sakit Koruptor Hindari KPK. Infografik: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Modus sakit untuk menghindari dan menghambat proses pemeriksaan KPK sendiri bukanlah hal baru. Kriminologi merangkum nama-nama tersangka korupsi lainnya yang menggunakan modus sakit untuk menghindari pemeriksaan KPK di luar Setnov. Adapun nama-namanya sebagai berikut; 

1. Miryam S. Haryani

Saat ditetapkan sebagai tersangka pada kasus pemberian keterangan palsu dalam persidangan e-KTP di Pengadilan Tipikor Jakarta, Miryam S. Haryani mengaku sakit saat dipanggil KPK. Mantan anggota DPR dari Fraksi Hanura tersebut sudah lebih dari dua kali mangkir dari pemanggilan KPK.

Aga Khan, pengacara Miryam, menyodorkan surat keterangan dari rumah sakit yang menunjukkan bahwa kliennya sakit dan membutuhkan waktu untuk beristirahat. Lantaran tak kunjung hadir setelah beberapa kali pemanggilan, KPK akhirnya menjemput paksa Miryam di sebuah Hotel di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Baca: Fredrich Ngaku Hanya Perantara Setya Novanto ke Dokter Bimanesh

2. OC Kaligis

Pengacara Otto Cornelis (OC) Kaligis mengaku sakit saat menjadi tersangka suap terhadap Hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara Medan pada Tahun 2015. Dengan beralasan sakit, OC Kaligis menolak diperiksa dalam kasus tersebut. 

Pengacara kondang tersebut beralasan mengidap berbagai penyakit seperti jantung, diabetes, penyempitan syaraf, dan tekanan darah tinggi untuk menghindari persidangan. 

3. Soemarmo Hadi Saputro

Wali Kota Semarang, Jawa Tengah, Soemarmo Hadi Saputro, pernah batal diperiksa oleh KPK lantaran sakit. Soemarmo yang merupakan tersangka kasus dugaan suap ke anggota DPRD Kota Semarang terkait pembahasan APBD Kota Semarang 2011-2012 itu mengirimkan surat sakit ke KPK saat akan diperiksa. Alasan sakitnya adalah akibat tekanan psikologis.

Soemarmo diketahui tidak hanya sekali ini saja menggunakan alasan sakit untuk menghindari pemeriksaan KPK. Sebelumnya ia juga pernah beralasan sakit demam untuk menghindari pemeriksaan di kasus serupa pada tahun 2007.

Baca: Begini Cara Fredrich Pesan Kamar untuk Setnov di RS Medika

4. Udar Pristono

Udar Pristono, Mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, pernah tidak memenuhi panggilan pemeriksaan di Gedung Bundar Kejaksaan Agung dengan berdalih sakit pada 2014 silam. Adapun pemeriksaan itu dijadwalkan atas kasus korupsi dan TPPU proyek pengadaan Trans Jakarta 2012-2013, di mana Udar telah ditetapkan sebagai terdakwa.

Pada tahun 2015, dengan alasan sakit pula sidang vonis terhadap Udar sempat tertunda, yang seharusnya dijadwalkan pada 21 September 2015 ditunda dua hari kemudian. Menariknya, pada saat sidang vonis akhirnya dilakukan, Udar yang sebelumnya datang menggunakan kursi roda seolah lupa dengan kursi rodanya itu saat meninggalkan raung sidang. Udar meninggalkan ruang sidang dengan berjalan kaki. 

Sebelumnya, Udar sempat mengaku mengalami luka pada kaki kirinya yang semakin membesar setiap harinya akibat penyakit gula yang dideritanya. Dengan berbekal surat sakit, Udar diizinkan untuk dirawat di Rumah Sakit Metropolitan Medical Center sejak akhir Juli 2015.

5. Abdullah Puteh

Abdullah Puteh, mantan Gubernur Aceh, pernah menggunakan alasan sakit untuk menghindari persidangan kasus korupsi pembelian helikopter Mi-2 pada tahun 2005 silam. Melalui pengacaranya, OC kaligis dan Juan Felix dengan berbekal surat sakit ia meminta untuk dirawat di rumah sakit.

Mirip dengan modus yang digunakan Setnov, saat itu Puteh dirawat di Rumah Sakit Moch Husni Thamrin di ruang Presidential Suite, Lantai 8, dengan penjagaan yang sangat ketat. Siapa pun dilarang memasuki area tersebut sehingga tidak diketahui sakit apa yang diderita oleh Puteh. SM

Baca Selengkapnya

Home Lapor & Waspada Peta Kejahatan Modus Klasik 5 Pelaku Korupsi Hindari KPK, Setya Novanto Paling Cerdik

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu