Para tersangka yang ditangkap Polda Metro Jaya usai Operasi Cipta Kondisi selama tiga hari. Foto: Erwin Maulana/Kriminologi.id

Operasi Begal dan Jambret, Polres Jakarta Utara Terbanyak Bekuk Pelaku

Estimasi Baca:
Minggu, 8 Jul 2018 10:10:15 WIB

Kriminologi.id - Kasus jambret dan begal marak terjadi, mulai dari kasus penjambretan yang menewaskan Warsilah di daerah Cempaka Putih hingga kasus begal yang juga menewaskan seorang perempuan bernama Saripah di daerah Tangerang. Rentetan peristiwa kejahatan jalanan ini membuat pihak kepolisian khususnya Polda Metro Jaya menjadi gerah sehingga menggelar Operasi Cipta Kondusif sejak 3 Juli hingga tanggal 5 Juli 2018.

Operasi Cipta Kondusif yang digelar di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya ini menyasar para pelaku aksi premanisme, penjambretan, dan pelaku begal yang tersebar di seluruh wilayah. Berdasarkan hasil operasi tersebut didapatkan total 73 orang pelaku kejahatan.

Polres Jakarta Utara menangkap pelaku paling banyak yaitu 18 orang. Selanjutnya Polres Jakarta Selatan dengan 11 pelaku, dan kemudian Polres Bekasi Kota menduduki peringkat ketiga dengan 10 pelaku. Selanjutnya Polres Tangerang Kota dan Polres Jakarta Pusat dengan masing-masing 7 pelaku.

Selain menangkap para pelaku kejahatan, Operasi Cipta Kondusif juga menjaring 314 orang yang selanjutnya dilakukan pembinaan terhadap mereka. Pembinaan dilakukan karena setelah melalui penyelidikan tidak ditemukan unsur-unsur pidana. Hal ini seperti disebutkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono.

“Tidak memenuhi unsur pidana (dasar pembinaan)” ujarnya kepada Kriminologi.id pada 6 Juli 2018.

Berdasarkan data yang dikeluarkan Polda Metro Jaya, Polres jakarta Timur merupakan polres yang paling banyak menjaring orang-orang yang mendapatkan pembinaan yaitu sejumlah 100 orang. Selanjutnya adalah Polres Pelabuhan Tanjung Priok yang melakukan pembinaan terhadap 83 orang. Sementara Polresta Depok melakukan pembinaan terhadap 39 orang.

Polres keempat yang melakukan pembinaan terbanyak adalah Polres Bandara Soetta dengan 20 orang dan terakhir adalah Polres Jakarta Barat yang melakukan pembinaan terhadap 16 orang.

Hingga tulisan ini diturunkan, masih belum ada jawaban terkait kegiatan pembinaan seperti apa yang dilakukan kepolisian terhadap mereka yang ditangkap.

KOMENTAR
500/500