Operasi Zebra 2017: Pengendara Ala Cabe-cabean Naik Pesat

Estimasi Baca :

Ilustrasi Pelanggaran Sepeda Motor, Foto: pixabay.com - Kriminologi.id
Ilustrasi Pelanggaran Sepeda Motor, Foto: pixabay.com

Kriminologi.id - Operasi kepatuhan masyarakat berlalu lintas yang digelar oleh Korlantas Polri dikenal dengan nama Operasi Zebra. Operasi ini digelar setiap tahun. Tahun ini operasi dilakukan sejak 1 hingga 14 November 2017. Tujuan digelar operasi ini sebagai alat kontrol terhadap masyarakat secara menyeluruh di seluruh wilayah Indonesia.

Seringkali masyarakat nakal dan tidak mematuhi tata tertib berkendara di jalan raya. Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi Korlantas Polri selama sembilan hari yaitu dari 1-9 November 2017 diketahui ada 95.673 pelanggaran di wilayah Jakarta, Tangerang, Bekasi, dan Depok yang telah ditindak, baik dengan teguran ataupun dengan tilang.

Baca: Daftar Denda Tilang Pelanggar Lalin Operasi Zebra

Jumlah pelanggaran tertinggi ada di Jakarta Timur dengan 15.407 pelanggaran. Posisi kedua adalah Jakarta Barat dengan 17.818 pelanggaran dan posisi ketiga tertinggi adalah Jakarta Pusat dengan 14.049 pelanggaran.

Jika dibandingkan dengan hasil analisa dan evaluasi Operasi Zebra tahun lalu, ternyata ditemukan kenaikan jumlah pelanggaran 34 persen. Pada 2016 terdapat 71.414 pelanggaran sedangkan pada 2017 ditemukan 95.673 pelanggaran.

Pelanggaran yang ditindak dengan melakukan penilangan naik 37 persen dari tahun lalu, dari 63.488 surat tilang pada 2016 menjadi 87.035 surat tilang pada 2011. Sedangkan pelanggaran yang hanya mendapatkan teguran juga meningkat sebanyak 9 persen yaitu dari 7.926 teguran pada 2016 menjadi 8.638 pada 2017.

Jika melihat tren yang terjadi, pelanggaran didominasi oleh pengguna sepeda motor dibandingkan pengguna mobil dan kendaraan khusus. Pelanggaran sepeda motor sendiri jumlahnya ada 56.712 pelanggaran, sedangkan pelanggaran mobil dan kendaraan khusus jumlahnya 30.323 pelanggaran.

Baca: Operasi Zebra, Zikriansyah Kepergok Buang Obat Penenang

Pelanggaran Sepeda motor terbanyak adalah melawan arus yang berjumlah 11.721 pelanggaran. Sedangkan posisi terbanyak kedua adalah melanggar rambu berhenti dan parkir sebanyak 9.400 pelanggaran. Posisi ketiga terbanyak adalah melanggar marka berhenti yang berjumlah 8.780 pelanggaran.

Pelanggaran mobil dan kendaraan khusus terbanyak adalah melanggar rambu berhenti dan parkir sebanyak 6.343 pelanggaran. Pelanggaran kedua terbanyak adalah melanggar marka berhenti sebanyak 5.579 pelanggaran dan pelanggaran ketiga terbanyak adalah membawa muatan berlebihan atau over loading sebanyak 2.812.

Ada hal yang menarik dalam pelanggaran oleh sepeda motor. Lonjakan jumlah pelanggaran tercatat hingga 557 persen dari tahun lalu karena berboncengan lebih dari satu orang. Pelanggaran ini dalam bahasa populer dikenal boncengan ala cabe-cabean. Maksudnya perempuan-perempuan yang masih berusia belia berboncengan tiga dalam satu sepeda motor.

Rupanya boncengan ala cabe-cabean ini memang tengah tren selama 2017. Seiring dengan semakin populernya istilah tersebut ternyata semakin banyak pelanggaran dilakukan oleh masyarakat di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Jika 2016 hanya tercatat 616 pelanggaran, namun pada 2017 tercatat 4.049 orang.

Baca: Operasi Zebra, Analis: Bukti Masyarakat Kurang Didikan Sejak Kecil

Walaupun tindakan ini sedang tren di kalangan anak muda, berboncengan lebih dari satu orang dalam satu sepeda motor berbahaya untuk dilakukan terlebih saat berkendara di jalan raya. Seringkali saat berboncengan ala cabe-cabean, hanya pengemudi yang mengenakan helm. Bahkan pengemudi dan pembonceng tidak mengenakan helm.

Belum lagi ketika dikendarai lebih dari dua orang, keseimbangan motor akan terganggu dan berakibat fatal jika di jalan raya. Sebab itu, Polri melarang boncengan ala cabe-cabean ini dan menetapkan boncengan tidak lebih dari satu orang. Jangan hanya karena istilahnya sedang tren malah meniru perilaku ini. Harap diingat jika perilaku ini berbahaya dan bisa mengancam nyawa pengendaranya.

Baca Selengkapnya

Home Lapor & Waspada Peta Kejahatan Operasi Zebra 2017: Pengendara Ala Cabe-cabean Naik Pesat

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu