Selain Insiden Depok, 5 Bentrokan Berdarah Anggota TNI-Polri

Estimasi Baca :

Rekaman CCTV perkelahian di tempat biliar Depok (6/6/2018). Foto: Inem Bohay/Youtube - Kriminologi.id
Rekaman CCTV perkelahian di tempat biliar Depok (6/6/2018). Foto: Inem Bohay/Youtube

Kriminologi.id - Dua orang anggota TNI, yakni Serda Darma Aji dan Serda Nikolas Kegomoi, menjadi korban pengeroyokan dan penusukan oleh delapan anggota Brimob di arena permainan billiard A Diablo di Jalan Raya Bogor Kilometer 30, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Kamis dini hari, 7 Juni 2018. Insiden itu menewaskan Darma Aji setelah sebelumnya sempat menerima perawatan intensif di rumah sakit.

Darma Aji tewas di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto saat mendapatkan perawatan intensif pada Jumat 8 Juni 2018. Sementara Nikolas masih menjalani perawatan.

Dari insiden itu, delapan pelaku penusukan telah ditangkap. Namun, Polda Metro Jaya hanya menetapkan empat tersangka. Hingga kini, pihak kepolisian masih terus mendalami motif dari insiden pengeroyokan dan penusukan terhadap dua anggota TNI tersebut.

Pertikaian antara TNI dan Polri sudah berulang kali terjadi. Insiden di Depok beberapa waktu yang lalu menambah panjang lembaran catatan bentrok antarkedua aparatur pengamananan masyarakat dan negara itu.

Kriminologi.id merangkum 5 bentrok antara anggota TNI dan anggota Polri lainnya yang pernah terjadi:

1. Dua Polisi Dikeroyok Anggota TNI

Dua orang anggota polisi, yakni Bripka Wirya dan Brigadir Hendra, mengalami luka karena menjadi korban penyeroyokan oleh oknum anggota TNI di Bekasi pada Sabtu, 22 Juli 2017. Insiden pengeroyokan itu terjadi di Gapura Perumahan Cilangkara Indah, Kampung Cibenda, Desa Sirnajaya, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.

Insiden ini bermula dari adanya laporan keributan pengunjung di sebuah kafe yang engaku sebagai anggota TNI. Keributan tersebut dilaporkan Ompong, pemilik kafe, kepada anggota unit Reskrim Polsek Serang Baru, Bripka Wirya. Ditemani Brigadir Henda dan Brigadir Eko, Wirya mendatangi lokasi.

Sesampai di lokasi, datang belasan orang yang langsung melakukan pemukulan serta menodongkan senjata api ke Bripka Wirya. Sementara Hendra juga mengalami pemukulan hingga mengalami luka di bagian kepada karena dipukul menggunakan besi, double stick dan gagang senjata api.

2. Anggota Polantas Jadi Sasaran Balas Dendam

Praka Hasbullah, anggota Batalion 726/TML, menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah anggota Brimob Detasemen A Polda Sulselbar pada Senin, 15 Juni 2015. Dua polisi lalu lintas (polantas) Polda Sulselbar, yakni Brigadir Santoso dan Brigadir Usman, justru yang menjadi sasaran balas dendam.

Insiden ini bermula ketika mobil yang ditumpangi sejumlah anggota Brimob menyenggol motor Praka Hasbullah saat melintas di Dusun Karamaka, Desa Bantimanurung, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto. Cekcok mulut pun terjadi hingga anggota Brimob melakukan pemukulan dan pengeroyokan menggunakan double stick, kemudian meninggalkan lokasi kejadian.

Tak terima perlakuan anggota Brimob, Praka Hasbullah memanggil rekan-rekannya ke lokasi. Lantaran tak menemukan anggota Brimob yang sudah meninggalkan lokasi, dua polantas yang sedang berjaga di lokasi justru menjadi sasaran.

Birgadir Santoso mengalami luka terbuka pada bibir akibat hantaman benda tumpul dan bengkak pada kepala. Sementara Birgadir Usman mengalami luka terbuka di telinga bagian belakang dan bengkak pada kepala. Keduanya langsung dilarika ke RSUD Lanto Dg Pasewang Kabupaten Jenponto.

3. Puluhan Anggota TNI Keroyok Dua Anggota Polisi

Rabu dinihari, 15 Oktober 2014, puluhan orang yang diduga anggota TNI menyerang pos polisi di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Balikpapan, Kalimantan Timur. Insiden penyerangan tersebut diketahui karena para pelaku tidak terima saat tertangkap tengah membawa bahan bakar minyak ilegal saat dilakukan razia lalu lintas.

Akibat penyerangan itu, dua anggota polisi lalu lintas yakni Brigadir Deni dan Brigadir Bahri babak belur dan mengalami luka parah akibat dikeroyokan.

Pascapengeroyokan, dua anggota Polres Kutai Kertanegara itu dilarikan ke Rumah Sakit Umum Batara Samboja, Balikpapan, guna mendapatkan perawatan.

Warga sekitar mengungkapkan puluhan orang mengendarai sekitar 30 sepeda motor untuk menyerang pos polisi tersebut. Kasus penyerangan ini pun diselidiki oleh Polisi Militer Kodam VI Mulawarman.

4. Ditegur Tak Pakai, Anggota Polisi Dianiaya

Seorang anggota TNI AL berinisial Serda DJ melakukan penusukan terhadap Birgadir Hari Jatnika, anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Garut yang tengah melakukan operasi rutin di Jalan Perintis Kemerdekaan, Garut, Jawa Barat, pada Kamis, 15 Mei 2014.

Peristiwa itu berawal saat DJ yang mengendarai sepeda motor tanpa mengenakan helm melintas di lokasi kejadian. Melihat hal itu, Briptu Bedi menegur DJ. Namun keduanya justru bersitegang dan saling adu argumen. Bedi yang tersulut emosi membenturkan kepalanya yang memakai helm ke kepala DJ. 

Tak terima, DJ mengeluarkan senjata tajam. Nahas, yang terkena tusukan adalah Hari yang berusaha melerai keduanya. Akibatnya, Hari mendapat luka tusukan di bagian punggung sebelah kiri, dan langsung dilarikan ke RSAD Guntur Garut.

5. Puluhan Anggota TNI Menyerang Mapolres OKU

Sekelompok oknum anggota TNI melakukan penyerangan terhadap kantor Polres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, 7 Maret 2013. Aksi penyerangan yang disertai pembakaran markas polisi tersebut terjadi pada pagi hari dan mengakibatkan setidaknya empat orang polisi mengalami luka.

Diketahui penyerangan tersebut berawal dari ketidakpuasan sejumlah anggota TNI atas penangangan kasus penembakan yang menewaskan rekan mereka, Pratu Heru Oktavianus, yang dilakukan oleh anggota Polres OKU.

Pihak kepolisian mengungkapkan penembakan Heru terjadi ketika dirinya sempat melarikan diri saat akan diperiksa karena melakukan pelanggaran lalu lintas.

Juru Bicara TNI saat itu Iskandar Sitompul mengatakan pelaku penyerangan Mapolres berasal dari Batalyon Armed 15. AS

Baca Selengkapnya

Home Lapor & Waspada Peta Kejahatan Selain Insiden Depok, 5 Bentrokan Berdarah Anggota TNI-Polri

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu