Selain Ketua DPRD Kolaka Utara, 3 Suami Juga Dibunuh Istrinya

Estimasi Baca :

Pixabay.com - Kriminologi.id
Ilustrasi pembunuhan, Foto: Pixabay.com

Kriminologi.id - Pembunuhan yang dilakukan Andi Erni Astuti terhadap Ketua DPRD Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Musakkir Sarira, Selasa 17 Oktober 2017,memang menggemparkan. Pasalnya tak seorang pun yang menyangka ada seorang istri yang berani dan tega membunuh suaminya sendiri. 

Peristiwa ini terjadi di rumah dinas korban di Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara. Pembunuhan ini diawali dengan cek cok antara pelaku dengan korban di dalam kamar. Selanjutnya pelaku keluar kamar dan menusuk perut korban dengan sebilah pisau. Walaupun sempat dibawa ke rumah sakit, rupanya nyawa korban tak dapat diselamatkan.

Baca: Kronologi Pembunuhan Ketua DPRD Kolaka Utara

Peristiwa pembunuhan yang dilakukan oleh istri terhadap suaminya memang jarang terjadi di Indonesia. Berdasarkan data yang dikumpulkan Kriminologi, selain kejadian di Kolaka Utara setidaknya ada tiga pembunuhan yang dilakukan istri terhadap suaminya selama 2017.

14 Maret 2017

Peristiwa ini terjadi di Desa Sayur Matua, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara. Pelaku bernama Nursina Nasution dan korbannya adalah Hamdani Lubis yang tak lain adalah suaminya sendiri. 

Pelaku tega membacok dan menggorok leher korban dengan parang karena sakit hati dan dendam. Pelaku mengaku selama belasan tahun berumah tangga, korban kerap memukul dan berlaku kasar terhadap pelaku. Sehingga peristiwa ini adalah puncak emosi pelaku yang telah ditahannya selama ini atas perilaku korban terhadap dirinya.

1 April 2017

Peristiwa ini terjadi di rumah korban yang terletak di daerah Gampong Paya, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara. Pembunuhan ini dilakukan oleh Nur Hasanah terhadap suaminya, Abdul Rani.

Pembunuhan ini berawal dari cek cok yang terjadi antara pelaku dengan korban. Korban merasa cemburu terhadap pelaku karena menilai kedekatannya dengan seorang tukang ojek. Pelaku mengaku bahwa korban cemburu buta dan memukul kepalanya hingga berdarah, pembunuhan yang terjadi adalah pembelaan diri. 

Baca: Asmara di Balik Pembunuhan Ketua DPRD Kolaka Utara

17 Juni 2017

Seorang istri di Desa Ugi Baru, Kabupaten Poliwali Mandar, Sulawesi Barat bekerja sama dengan anaknya menyewa pembunuh bayaran untuk membunuh suaminya. 

Nurliah dan anaknya menjanjikan Rp 12 juta untuk membunuh suaminya, Abdul Waris. Akhirnya Abdul Waris tewas ditangan para pembunuh bayaran tersebut. Nurliah mengaku menyewa pembunuh bayaran lantaran sakit hati suaminya menikah lagi tanpa seizinnya dan jarang memberikan nafkah untuknya selaku istri pertama. 

Baca: Riset: Wanita Pembunuh karena Mempertahankan Diri

Nurliah awalnya melaporkan pembunuhan suaminya kepada polisi akibat perampokan yang terjadi di rumahnya. Namun penyelidikan kepolisian menemukan banyak kejanggalan karena rumah tidak nampak diacak-acak oleh perampok. Akhirnya kecurigaan polisi mengarah pada Nurliah kembali dan akhirnya ditemukan bukti bahwa Nurliah adalah otak dari pembunuhan suaminya sendiri. BC

Baca Selengkapnya

Home Lapor & Waspada Peta Kejahatan Selain Ketua DPRD Kolaka Utara, 3 Suami Juga Dibunuh Istrinya

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu