Sukmawati Tersandung Penistaan Agama, Senasib dengan Ahok dan Joshua

Estimasi Baca :

 Sukmawati Soekarnoputri bacakan puisi. Foto: Ist/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Sukmawati Soekarnoputri bacakan puisi. Foto: Ist/Kriminologi.id

Kriminologi.id - Puisi berjudul Ibu Indonesia yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri pada acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018 menyinggung agama Islam. Isi puisi terkait cadar dan Azan dinilai telah melecehkan dan menghina umat Islam.

Dampaknya, sejumlah pihak kemudian melaporkan putri Proklamator Bung Karno itu ke polisi. Politisi Partai Hati Nurani Rakyat atau Hanura, Amron Asyhari, dan pengacara Denny Adrian Kushidayat melaporkan Sukmawati terkait isi puisi dengan tuduhan telah melanggar Pasal 156 A KUHP tentang dugaan penistaan agama dan atau Pasal 16 UU RI Nomor 40 Tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis.

Jumat, 6 April 2018, ribuan massa mengatasnamakan Persaudaraan Alumni (PA) 212 berdemo di depan kantor Bareskrim Polri di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta meminta Bareskrim menangkap Sukmawati dan meneruskan proses hukum pelaporan Sukmawati.

Sosok Sukmawati Soekarnoputri pun sontak menyita perhatian publik terkait isi puisi yang kontroversial itu. Ia telah meminta maaf. Namun sekelompok orang tetap meminta kasusnya dilanjutkan.

Kekisruhan soal penistaan agama sebenarnya bukanlah hal baru di Indonesia. Sejumlah orang dari berbagai kalangan tercatat pernah tersandung kasus seperti ini, mulai dari warga biasa, artis, hingga politisi.

Infografik Kasus Penistaan Agama Terheboh di Indonesia. Infografik: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Berikut sejumlah kasus penistaan agama lainnya yang Kriminologi.id rangkum dari berbagai sumber:

1. Joshua Suherman

Artis Joshua Suherman pernah dilaporkan oleh Forum Umat Islam Bersatu ke Bareskrim Polri atas dugaan penistaan agama pada Selasa, 9 Januari 2018. Joshua dianggap telah menistakan agama Islam ketika menyampaikan materi komedi saat tampil sebagai komika.

Salah satu pernyataan Joshua dalam materi stand-up comedy yang dinilai telah menghina agama Islam dengan menyebut personel girlband Cherrybelle, Cheryl Juno, kalah tenar dari personel lainnya yaitu Anisa Rahma karena perbedaan agama. 

2. Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

Tentu masih hangat di ingatan kita tentang kasus penistaan agama yang menjerat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Ia divonis 2 tahun penjara karena terbukti melakukan penistaan agama. 

Kasus ini bermula ketika Ahok melakukan kunjungan kerja ke Kepulauan Seribu, Jakarta, pada 27 September 2016. Di sana, ia menggelar dialog dengan masyarakat setempat, sekaligus menebar 4.000 benih ikan. Pada kesempatan tersebut, ia disebut tidak berhati-hati terkait penyebutan Surat Al-Maidah ayat 51.

3. Nando Irawansyah M’Ali

Nando Irawansyah M’Ali warga Lombok dilaporkan ke Polda Bali oleh dua LSM Bali, Cakrawayu dan Puskor Indonesia, karena dianggap melecehkan agama Hindu melalui akun Facebook pribadinya. Nando menyebut ‘F**k You Hindu’ karena kesal lantaran tidak ada saluran televisi saat hari raya Nepi.

Kasus ini terjadi pada tahun 2015 saat perayaan hari Raya Nyepi tahun Saka 1937. Polda Bali sempat melakukan gelar perkara kasus ini. Namun demikian, kasus tersebut akhirnya dianggap selesai secara adat setelah Nando meminta maaf. Sementara itu, tidak ada lagi informasi lanjutan terkait perkara hukumnya.

4. Rusgiani

Rusgiani, seorang ibu rumah tangga di Bali divonis bersalah sebagai penista agama Hindu dengan hukuman 14 bulan penjara. Vonis tersebut diterimanya setelah terbukti bersalah karena menghina canang atau tempat sesaji umat Hindu.

Kasus penistaan agama itu bermula saat Rusgiani lewat di depan rumah Ni Ketut Surati di Gang Tresna Asih, Jalan Puri gadung II, Jimbaran, Badung, pada 25 Agustus 2012. Saat melintas, Rusgiani menyatakan canang yang terletak di depan rumah Ni Ketut najis dan kotor, sehingga Tuhan tidak bisa datang ke rumah tersebut.

5. Lia Eden

Lia Aminudin atau yang lebih dikenal dengan Lia Eden pernah dua kali masuk penjara karena terbukti telah melakukan penistaan agama. Pertama pada tahun 2006, ia divonis 2 tahun pidana penjara saat itu. Tiga tahun kemudian pada 2009, ia kembali harus berusuran dengan hukum setelah polisi menyita ratusan brosur yang dinilai menodai agama.

Lia merupakan pemimpin sekte Tahta Suci Kerajaan Tuhan. Sebelumnya, Lia mengaku sebagai imam Mahdi dan mendapat wahyu dari malaikat Jibril. Selain itu, ia juga mengaku pernah bertemu dengan Bunda Maria.

6. Arswendo Atmowiloto

Penulis dan wartawan Arswendo Atmowiloto dijebloskan ke penjara karena survei yang dilakukannya untuk tabloid Monitor pada tahun 1990. Kasus ini terjadi saat Arswendo menjaba sebagai pemimpim redaksi tabloid tersebut.

Dalam survei tentang tokoh pilihan pembaca itu, tertulis bahwa Presiden Soeharto kala itu berada di tempat pertama tokoh pembaca, Arswendo menempati urutan ke 10, semetara Nabi Muhammad berada di urutan ke-11. Survei itu pun menimbulkan kegeraman umat Islam. Atas hasil survei yang dinilai menistakan agama tersebut, Arswendo dipenjara selama 4 tahun 6 bulan. RZ DP

Baca Selengkapnya

Home Lapor & Waspada Peta Kejahatan Sukmawati Tersandung Penistaan Agama, Senasib dengan Ahok dan Joshua

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu