Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat (21/07/2018). Foto: Arief Pratama/Kriminologi.id

Tak Hanya di Sukamiskin, Lima Lapas Ini Juga Miliki Sel Mewah

Estimasi Baca:
Selasa, 24 Jul 2018 18:05:03 WIB

Kriminologi.id - Keberadaan fasilitas mewah di dalam Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas kembali terungkap setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan terhadap Kalapas Sukamiskin, Bandung, Wahid Husen pada Minggu, 22 Juli 2018.

Bukan hanya di Lapas Sukamiskin, Bandung saja, lima lapas lainnya  juga ditemukan memiliki sel yang tak kalah mewah dari Sukamiskin. 

Hasil OTT Kalapas Sukamiskin itu, KPK membongkar dugaan suap jual-beli fasilitas dan izin luar biasa kepada narapidana kasus korupsi di Lapas Sukamiskin. KPK menetapkan Fahmi Darmawansyah, Wahid Husen, staf Lapas Sukamiskin Hendry Andri Rahmat, sebagai tersangka suap.

Fahmi diduga memberikan sejumlah uang dan dua unit mobil kepada Wahid lewat Hendry dan Andri. Pemberian tersebut dilakukan Fahmi agar mendapat sejumlah fasilitas di dalam sel dan kemudahan keluar masuk Lapas Sukamiskin.

Beberapa fasilitas mewah yang ditemukan berupa barang elektronik seperti rice cooker, televisi, handphone, kipas angin, hingga dispenser. Selain itu, KPK juga turut menyita uang sejumlah Rp 279 juta dan US$1.410, serta dua unit mobil yakni Mitsubishi Triton Exceed dan Mitsubishi Pajero Sport Dakkar.

Pengungkapan adanya fasilitas mewah di dalam sel narapidana sebenarnya sudah beberapa kali terjadi dan dianggap bukan hal baru, dan tidak hanya terjadi di dalam Lapas, namun juga di rumah tahanan (Rutan). Bahkan, Komisioner Ombudsman RI Adrianus Meliala mengaku tak terkejut dengan temuan praktik jual-beli fasilitas di dalam Lapas seperti yang terjadi di Lapas Sukamiskin, Bandung. 

Berdasarkan penelusuran Kriminologi.id, berikut lima pengungkapan keberadaan fasilitas sel mewah di dalam Lapas dan Rutan lainnya:

1. Lapas Kelas IA Cipinang, Jakarta Timur

Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap keberadaan sel mewah yang ditempati salah satu narapidana di Lapas Kelas IA Cipinang, Jakarta Timur, bernama Haryanto Chandra alias Gombak, pada Rabu, 31 Mei 2017.

Hal itu terungkap saat tim penyidik Tindak Pidana Pencucian Uang BNN melakukan penggeledahan di ruang sel Lapas Cipinang yang dihuni Gombak. Dalam sel itu, BNN menemukan adanya fasilitas AC serta CCTV untuk memonitor setiap orang yang datang. Selain itu, ditemukan juga beberapa barang elektronik seperti satu unit laptop, satu unit Ipad, empat unit handphone dan satu unit token.

2. Lapas Kelas I Surabaya, Porong-Sidoarjo

Razia yang dilakukan petugas BNN dan Polda Jawa Timur di Lapas Kelas I Surabaya, Porong-Sidoarjo pada Senin, 18 April 2016, malam juga mengungkap adanya sel narapidana yang layaknya hotel melati.

Fasilitas yang ditemukan antara lain televisi, DVD player, kipas angin, serta tempat tidur spring bed. Selain itu, dinding sel juga dihiasi dengan wallpaper sehingga membuat sel terkesan seperti kamar penginapan. 

Fasilitas mewah tersebut ditemukan di sel bekas yang dihuni mantan Bupati Mojokerto Achmadi dan mantan Bupati Sidoarjo Win Hendarso. Selain itu, sejumlah narapidana kasus narkoba yang menjalani masa tahanan lebih dari lima tahun juga menempati sel ini. Para narapidana di sel ini juga boleh memelihara binatang peliharaan, seperti kucing anggora.

3. Lapas Kelas II B Lubuk Pakam, Deli Serdang

Keberadaan fasilitas mewah di dalam sel tahanan Lapas Kelas II B Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara, ini terungkap dari pengakuan salah seorang narapidana kasus narkoba Tony. Pengakuan itu diungkapkan Tony saat diinterogasi oleh pihak BNN pada Senin, 11 April 2016.

Kepada petugas BNN, Tony mengaku memiliki sel dengan fasilitas AC dan tempat karaoke di dalam Lapas. Selain itu, ditemukan pula ruangan khusus yang dilengkapi kamera CCTV dan kamar mandi khusus. Bahkan, Tony juga tetap bisa menjalankan bisnis barang haramnya dari dalam Lapas, dan menjalankan perannya sebagai pengendali peredaran narkoba di Sumatera Utara.

4. Lapas Sukamiskin, Bandung

Pengungkapan keberadaan fasilitas mewah di salah satu sel tahanan di Lapas Sukamiskin, Bandung, ternyata juga pernah terjadi pada 2013 silam. Saat itu, Satgas Pemberantasan Mafia Hukum melakukan penggeledahan ke sel yang dihuni mantan Gubernur Bengkulu Agusrin Najamuddin.

Di dalam sel bernomor 38 itu, petugas menemukan sebuah tempat tidur empuk, radio tape, meja kerja dan rak buku. Tidak hanya itu, di dalam sel juga terdapat alat masak sendiri.

5. Rutan Wanita Pondok Bambu, Jakarta Timur

Inspeksi mendadak yang dilakukan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum ke dalam sel tahanan Artalyta Suryani alias Ayin, Senin malam, 10 Januari 2010, mengungkap fasilitas mewah di dalam sel tersebut. Ayin sendiri merupakan terpidana kasus suap terhadap jaksa Urip Tri Gunawan, yang saat itu sedang menjalani hukuman lima tahun penjara.

Dari inspeksi tersebut ditemukan adanya fasilitas berupa AC, kasur empuk, dan sebuah ruangan khusus yang dijadikan Ayin sebagai kantor. Dari ruangan tersebut Ayin dapat mengendalikan jaringan bisnisnya dengan leluasa. Selain itu, Ayin juga menghuni sel itu seorang diri sehingga tidak perlu berdesak-desakan dengan penghuni Rutan lainnya.

Tidak hanya di sel milik Ayin, fasilitas mewah juga ditemukan di dalam sel milik narapidana narkoba Liem Marita alias Aling. Di sana ditemukan berbagai fasilitas seperti tempat tidur, kulkas, runag tamu, sofa, radio tape, serta meja kerja. Bahkan, petugas juga menemukan ruang karaoke yang dilengkapi televisi.

Penulis: Aditia Tjandra
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500