Ilustrasi dugaan penipuan Foto: Consumeaffair.com

Warganya Mudah Tergiur, Wilayah Garut Darurat Kasus Penipuan

Estimasi Baca:
Senin, 1 Jan 2018 05:05:33 WIB

Kriminologi.id - Wilayah Garut, Jawa Barat, dinilai menjadi lokasi paling rawan terjadinya kasus tindak pidana penipuan berbagai modus. Pasalnya, di antara kasus-kasus kejahatan, kasus penipuan merupakan yang terbanyak sepanjang 2017. Jumlah kasus tersebut mencapai 116 kasus. 

"Kasus penipuan di Garut jumlahnya tertinggi daripada kasus kejahatan konvensional lainnya seperti pencurian, pembunuhan maupun jenis kejahatan lainnya. selama 2017," kata Kepala Kepolisian Resor Garut Ajun Komisaaris Besar Budi Satria Wiguna di Mapolres Garut, Jawa Barat, pada Minggu, 31 Desember 2017.

Baca: Raup Puluhan Miliar, Dua Pengelola Hannien Tour Diringkus di Bekasi

Budi mengatakan, kasus penipuan sebanyak itu di Garut telah dilaporkan langsung ke Polres Garut. Polisi mendapati penipuan di sana dilakukan dengan berbagai macam modus. Misalnya, penipuan berupa ajakan bisnis, maupun investasi, ada juga penipuan hadiah, jual beli daring, bahkan penipuan kasus penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Jumlah kasus penipuan itu dilaporkan langsung ke Polres Garut. Dari total 116 laporan kasus penipuan, sebanyak 43 kasus sudah diselesaikan," kata Budi yang didampingi Kepala Satuan Reskrim Polres Garut, AKP Hairulah.

Baca: Penipuan Berkedok Bank Garansi, Uang Rp 141 Juta Raib

Menurut Budi, para korban penipuan biasanya dari kalangan masyarakat yang mudah tergiur untung besar. Tanpa pikir panjang, para korbannya rela menyerahkan uang dai kantong miliknya karena tertarik dengan rayuan pelaku penipuan.

"Secara umum yang jadi korbannya adalah masyarakat biasa, yang tidak hati-hati akhirnya tertipu," katanya.
 

Penulis: Tito Dirhantoro
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500