Ilutrasi: Minuman keras atau beralkohol Foto: Pixabay

Soal Whiskey Berlabel Halal, MUI: Itu Hoax!

Estimasi Baca:
Selasa, 24 Okt 2017 16:20:40 WIB

Kriminologi.id - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Zainut Tauhid Saadi mengklarifikasi soal beredarnya gambar botol minuman keras jenis whiskey dan anggur merah dengan label halal yang viral di media sosial.

"MUI memastikan bahwa berita tersebut adalah hoax dan bentuk fitnah kepada Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia," kata Zainut di Jakarta, Selasa, 24 Oktober 2017.

Ia mengatakan MUI adalah pihak yang berwenang menetapkan fatwa kehalalan sebuah produk makanan, minuman, obat-obatan dan kosmetika. Sementara Kementerian Agama lewat Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal atau BPJPH adalah pihak yang mengatur administrasi sertifikasi halal.

MUI lewat LPPOM-MUI sendiri sampai saat ini masih memiliki kewenangan untuk menangani proses sertifikasi halal sebelum berfungsinya BPJPH.

Menurut dia, perusahaan minuman yang terdapat dalam gambar viral tersebut tidak pernah mendaftarkan proses sertifikasinya ke LPPOM MUI untuk diperiksa dan diaudit kehalalan produknya.

Umumnya, menurut Zainut, jika produk sudah lulus uji maka produk itu berhak mendapatkan sertifikat halal dan berhak mencantumkan label halal pada produknya.

"Kami memastikan bahwa tidak pernah mengeluarkan sertifikat halal kepada produk minuman tersebut dan tidak pernah mengeluarkan label 'halal' sebagaimana yang dicantumkan pada produk minuman tersebut," kata dia.

Atas kasus tersebut, Zainut mengatakan MUI meminta aparat kepolisian mengusut tuntas pemalsuan label halal pada produk minuman tersebut dan menindak tegas kepada pelaku dengan memberikan hukuman yang berat.

Hukuman berat harus dijatuhkan jika pelaku terbukti bersalah karena telah menipu umat Islam dengan memalsukan label halal tanpa melalui sebuah proses dan prosedur sertifikasi yang sesuai dengan ketentuan undang-undang.

Redaktur: Bobby Chandra
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500