4 Tips Memilih Babysitter untuk Orang Tua Sibuk

Estimasi Baca :

Ilustrasi babysitter. Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Ilustrasi babysitter. Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Kriminologi.id - Kasus penganiayaan yang dilakukan pengasuh kembali terjadi. Balita berusia 2,5 tahun berinisial KYW menjadi korban penganiayaan babysitter yang mengasuhnya pada 29 Januari 2018 lalu. Babysitter berinisial FY mengaku tega menganiaya anak majikannya itu lantaran merasa kesal karena terus menangis saat hendak ditidurkan.

Penganiayaan itu dilakukan FY dengan menampar pipi KYW. Karena KYW malah menangis makin kencang, FY pun menggigit rahang kanannya hingga membekas.

Baca: Babysitter Aniaya Anak Majikan karena Susah Tidur

Mencari pengasuh bagi orang tua yang sibuk bekerja bukan perkara mudah. Apalagi mempercayakan buah hati kepada orang lain untuk mengasuh dan menjaga anak merupakan keputusan sulit.

Orang tua dituntut harus mampu menemukan pengasuh yang tepat untuk dipercaya menjaga serta mengasuh bukan hanya menjaga fisik sang anak, namun juga mengasuh psikis sang anak.

Infografik Memilih Pengasuh Untuk Anak. Infografik: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Berdasarkan penelusuran Kriminologi sejumlah cara patut dilakukan bagaimana untuk memilih dan menemukan pengasuh anak yang tepat.

1. Menelusuri Reputasi Calon Pengasuh

Mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang calon pengasuh adalah keharusan. Reputasi calon pengasuh bisa didapat dengan menggali identitas dan data sebanyak-banyaknya dari calon pengasuh serta pengalaman bekerja sebelumnya.

Mengidentifikasi calon pengasuh anak juga bisa dilakukan dengan bertanya langsung ke orang yang mereferensikan pengasuh tersebut dari sisi kinerja selama bekerja dahulu. 

Baca: Babysitter Gigit Anak Majikan, KPAI: Polisi Jangan Cuma Hukum Pelaku

2. Pelatihan Pengasuh

Calon pengasuh yang pernah mengambil kursus pelatihan mengasuh anak akan memiliki nilai lebih. Pengasuh yang sudah terlatih akan membuat Anda merasa lebih percaya padanya untuk menangani anak Anda.

Besar kemungkinan pengasuh yang terlatih akan lebih mengetahui bagaimana membangun kedekatan dengan anak Anda, juga melakukan pola pengasuhan yang baik dan kreatif.

3. Menghadapi Keadaan Darurat

Untuk mengetahui karakter pengasuh terutama dalam keadaan darurat bisa dicari diketahui dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan pengandaian situasi darurat, seperti “Apa yang akan kamu lakukan jika anak saya tersedak makanan?” atau “Apa yang akan kamu lakukan jika anak saya jatuh dari tangga?”

Selain itu, pertanyaan serupa lainnya juga bisa diajukan saat melakukan wawancara kepada calon pengasuh. Seorang pengasuh yang baik akan tahu bagaimana merespon situasi-situasi seperti ini. 

Baca: Babysitter Penganiaya Anak, KPAI: Pelaku Tak Dipulihkan dengan Benar

Untuk keamanan anak, disarankan untuk memilih pengasuh yang memiliki sertifikasi, atau setidaknya mengetahui, tentang pertolongan pertama pada anak. Misalnya dalam memberikan pertolongan resusitasi jantung paru (CPR).

4. Mengetahui Respon Terhadap Anak

Memperkenalkan calon pengasuh kepada anak sebelum memutuskan akan mempekerjakannya adalah hal yang cukup penting. Hal itu dilakukan untuk melihat bagaimana calon pengasuh merespon sang anak.

Perhatikan apakah anak Anda bisa menerima calon pengasuh tersebut dengan baik atau tidak. Perhatikan juga bagaimana upaya calon pengasuh untuk membangun koneksi dengan anak Anda, apakah sesuai dengan yang Anda harapkan atau tidak.

Baca Selengkapnya

Home Lapor & Waspada Tips & Trik 4 Tips Memilih Babysitter untuk Orang Tua Sibuk

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu