Ilustrasi Konten Pornografi, Foto: betanews.com

5 Cara Bijak Agar Tak Jadi Korban Revenge Porn

Estimasi Baca:
Kamis, 26 Okt 2017 18:10:23 WIB

Kriminologi.id - Beredarnya video bermuatan pornografi yang viral mendorong berbagai pihak untuk berspekulasi. Salah satu spekulasi bahwa motif penyberana video porno tersebut sebagai bentuk tindakan aksi balas dendam porno atau revenge porn.

Pengertian revenge porn terkait gambar dan rekaman bermuatan pornografi yang sifatnya pribadi. Gambar itu disebarkan tanpa seizin atau sepengetahuan pemilik dan orang-orang yang terlibat dalam gambar atau rekaman tersebut dengan tujuan menyebabkan penderitaan atau kesengsaraan bagi korban.

Definisi revenge porn ini disebutkan oleh Parlemen Australia di dalam situsnya aph.gov.au. Mendukung pernyataan parlemen Australia, Amanda Levendowski dalam tulisannya berjudul Using Copyright to Combat Revenge Porn menyebutkan revenge porn terkait segala sesuatu yang bermuatan pornogarafi dipublikasikan tanpa izin. Termasuk di dalamnya gambar atau rekaman yang diambil tanpa sepengetahuan korban.

Seperti hasil riset Kriminologi menunjukkan begitu bahayanya revenge porn dapat menyebabkan korbannya depresi dan kemudian memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Cyber Civil Rights Initiative diketahui 90 persen korban revenge porn adalah perempuan.

Oleh karena itu, perempuan harus menjaga diri agar tak menjadi korban revenge porn. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan agar tidak menjadi korban kejahatan sepertu disadur dari situs pandasecurity.com

Baca: Rekam Video Porno, Pelaku Peras Korban Rp 400 Juta

1. Jangan Bugil Depan Kamera

Pencegahan yang paling utama adalah jangan pernah Anda bugil atau telanjang di depan kamera. Baik saat mengambil foto ataupun rekaman video. Siapa pun yang meminta Anda melakukannya, beranilah untuk mengatakan tidak. Anda harus memahami, ketika foto atau video tersebut dibuat maka resiko Anda menjadi korban akan menjadi lebih besar.

Media penyimpanan foto maupun video adalah lokasi yang rentan dan dapat diretas oleh oknum-oknum yang berniat jahat. Oleh karena itu, hal paling penting yang harus Anda lakukan agar tidak menjadi korban revenge porn adalah tidak bertelanjang di depan kamera.

2. Jangan Bagikan Foto dan Rekaman

Langkah selanjutnya adalah tidak menyebarkan gambar, foto, dan rekaman Anda saat tidak mengenakan pakaian apa pun. Menyebarkan ini artinya menunjukkan atau mengirimkannya kepada orang lain, sekalipun dia keluarga atau memiliki jenis kelamin yang sama dengan Anda.

Jika menunjukkan gambar atau rekaman tersebut pada orang lain, Anda bisa saja memicu keinginan orang tersebut untuk memiliki gambar atau rekaman tersebut. Walaupun Anda mempercayai orang tersebut, tetap saja Anda tidak boleh mengirimkan foto atau video tersebut. Bisa saja suatu saat foto dan video yang Anda kirim itu bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak lain yang berniat jahat terhadao Anda. Hingga akhirnya ini menjadi bumerang dan merugikan Anda.

Baca: Klarifikasi Korban Video Porno Mahasiswi UI yang Viral

3. Minta Untuk Dihapus

Jangan takut untuk meminta seseorang menghapus gambar atau video Anda dari ponsel atau komputer mereka. Walaupun yang memiliki gambar dan video intim tersebut adalah pasangan Anda sendiri, tidak ada yang menjamin bahwa orang tersebut tidak menyebarkan foto dan video ttersebut.

Anda harus pastikan bahwa foto atau video tersebut benar-benar dihapus dan tidak dapat diperbaiki oleh orang tersebut. Jika memang terpaksa, Anda berhak melaporkannya pada pihak berwajib.

4. Amankan Ponsel dan Komputer Anda

Tidak ada produk teknologi yang benar-benar menjamin keamanan dan kerahasiaan atas konten yang Anda miliki di dalam perangkat tersebut. Para peretas atau hacker dengan mudahnya meretas perangkat Anda dengan memanfaatkan virus komputer dan malware.

Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan memasang perangkat lunak yang dapat melindungi ponsel dan komputer Anda. Menggunakan aplikasi keamanan dan perlindungan untuk mempersulit perangkat Anda diretas oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Baca: Peredaran Video Porno dan Objektifikasi Tubuh Perempuan

5. Berpikir Sebelum Bertindak

Masalah-masalah keamanan yang terjadi di dunia maya dapat dihindari jika Anda bertindak dengan hati-hati. Berpikirlah terlebih dahulu sebelum bertindak. Misalnya dengan tidak mengunggah identitas diri Anda secara detail.

Pikirkanlah resiko dan akibat yang akan Anda tanggung jika tetap melakukan tindakan tersebut. Jika tidak merasa nyaman melakukan kegiatan intim atau mempertunjukkan bagian tubuh privat, maka anda bisa menolak untuk melakukannya. BC

Infografik Cara Terbaik Tak Jadi Korban Revenge Porn. Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

KOMENTAR
500/500