Ilustrasi Anjungan Tunai Mandiri, Foto: Pixabay

5 Cara Cegah Penipuan ATM Bermodus ''Skimming''

Estimasi Baca:
Selasa, 19 Sep 2017 06:10:39 WIB

Kriminologi.id - Kasus penipuan melalui mesin anjungan tunai mandiri (ATM)  dengan modus skimming kembali marak. Kepolisian Daerah Bali misalnya membekuk dua warga asing yang diduga penipu ini. Sedangkan Polda Nusa Tenggara Barat menangkap tiga warga negara Bulgaria yang diduga melakukan skimming di daerah Gili Trawangan.

Modus penipuan dengan menggunakan skimming ini sebenarnya memiliki rangkaian proses. Skimming adalah proses pertama. Proses ini bertujuan mencuri data elektronik yang ada di dalam kartu debit korban.

Baca: 5 Cara Aman Belanja dengan 'Menggesek'

Selanjutnya proses cloning atau penggandaan kartu. Setelah data dari hasil skimming didapatkan selanjutnya pelaku akan meng-cloning kartu. Sehingga di kartu baru tersebut berisikan data-data elektronik yang sama dengan kartu debit milik korban. Pelaku dapat menggunakan kartu hasil cloning ini untuk bertransaksi.

Ketika bertransaksi, pelaku juga membutuhkan Personal Identification Number (PIN) kartu milik korban. Oleh karena itu, pelaku seringkali juga memasang kamera tersembunyi untuk mendapatkan nomor PIN tersebut.

Baca: Biar Tak Menyesal Belanja Online, Cek Dulu 6 Panduan Ini

Seperti yang disadur dari video milik New York Police Department, ini adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk menghindari kejahatan penipuan di ATM dengan modus skimming.

 

1. Cek Mesin ATM

Pada kejahatan skimming, pelaku pasti memasang alat pada mesin ATM. Lakukan pengecekan mesin ATM sebelum memasukkan kartu ke dalam mesin.

Pertama periksa bagian slot kartu atau tempat kartu dimasukkan. Ada alat skimming yang bentuknya sangat mirip dengan slot kartu di ATM pada umumnya. Pelaku menempelkan alat tersebut pada slot yang asli, sehingga tidak tampak dari luar. Anda bisa memeriksanya dengan menggoyang-goyangkan slot tersebut.

Baca: 5 Kiat Cegah Copet Gerayangi Dompet Anda

Kedua periksa tanda-tanda kekerasan di mesin ATM. Misalnya bekas dicongkel atau baret-baret benda tajam di sekitar slot kartu. Selain itu periksa juga bekas-bekas selotip di sekitar mesin ATM. Pelaku bisa juga memasang alat skimming dengan mencongkel alat pembaca kartu yang lama kemudian diganti dengan alat skimmer.

 

2. Amankan PIN

Halangi dan tutup tangan Anda ketika sedang mengisikan PIN di mesin ATM. Ketika kartu Anda masuk dalam perangkap skimming, maka pelaku membutuhkan PIN bertransaksi atau menarik uang. Oleh karena itu pelaku juga memasang kamera tersembunyi untuk mendapatkan PIN Anda.

 

3. Segera Blokir

Setelah bertransaksi di ATM ternyata kartu Anda seperti tersangkut dan tidak bisa keluar. Jangan berusaha mengeluarkannya sendiri dengan benda atau cara apapun dan jangan meninggalkan mesin ATM untuk mencari bantuan.

JIka Anda mengalami kejadian ini segera telpon nomor call center bank terkait dan mintalah pemblokiran terhadap kartu. Jangan terburu-buru menghubungi nomor yang tercantum di mesin ATM, periksa lagi nomor itu melalui Internet.

 

4. Hubungi Polisi

Ketika Anda meyakini bahwa ada yang tidak beres pada ATM, maka segeralah menghubungi kepolisian. Pelaporan ini dapat mencegah orang lain agar tidak menjadi korban skimming ATM. BC

KOMENTAR
500/500