5 Tips Lindungi Anak dari Incaran Jambret

Estimasi Baca :

Screnshoot penjambretan kalung anak bocah terekam CCTV - Kriminologi.id
Screnshoot penjambretan kalung anak bocah terekam CCTV

Kriminologi.id - Peristiwa penjambretan terhadap seorang bocah perempuan berusia 6 tahun berinisial S menjadi viral di media sosial usai diunggah oleh akun Facebook Eris Riswandi pada 24 Februari 2018.

Aksi kejahatan itu berhasil terungkap dari rekaman kamera pengawas atau CCTV. Berkat rekaman CCTV itu, pelaku penjambretan yang bernama Rendra (35) berhasil diringkus di kediamannya di daerah Pondok Cabe.

Ibu korban, Fitriani, mengungkapkan bahwa anaknya tersebut memang selalu mengenakan kalung emas sejak beberapa tahun lalu. Kalung emas yang menurut pengakuan Fitriani beratnya tidak mencapai 8 gram itu adalah pemberian dari neneknya.

Baca: Video Bocah Perempuan Dijambret Viral, Pelaku Ditangkap di Pondok Cabe

Peristiwa penjambretan yang menimpa S ini perlu menjadi perhatian bagi setiap orang tua. Orang tua adalah orang pertama yang bisa melakukan pencegahan agar anak tidak menjadi korban tindak kejahatan.

Infografik Cara Mencegah Anak Jadi Korban Jambret. Infografik: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Agar peristiwa seperti yang menimpa S ini tidak terulang, simak 5 tips berikut yang dirangkum Kriminologi dari sebuah situs pengasuhan anak theAsianparent untuk menghindari anak Anda menjadi korban penjambretan:

1. Jangan memakaikan perhiasan berlebihan pada anak

Tips paling mendasar untuk menghindari anak Anda dari sasaran penjambret adalah dengan tidak memakaikan perhiasan yang berlebihan pada anak. Perhiasan yang berlebihan dan mencolok tentu akan mengundang pelaku kejahatan, sehingga anak Anda rentan untuk menjadi korban.

Baca: Penjambretan Bocah Viral, Ibu Korban Akui Anaknya Selalu Pakai Kalung

2. Jangan biarkan anak pergi sendirian

Jangan biarkan anak Anda pergi sendirian, terutama ke jalan atau tempat yang sepi. Usahakan selalu ada yang menemani setiap anak Anda hendak pergi. Jika Anda berhalangan, minta bantuan ke kerabat Anda untuk menemani anak Anda. Hal ini dikarenakan anak dinilai masih belum mampu menjaga dirinya sendiri dari tindak kejahatan. Selain rentan menjadi korban penjambretan, risiko penculikan juga bisa terjadi jika anak Anda pergi ke luar rumah sendirian. 

3. Lepaskan perhiasan anak saat hendak bepergian

Saat anak Anda pergi ke sekolah atau pergi bermain, disarankan untuk melepaskan perhiasan yang anak Anda pakai. Kalau pun memang perlu menggunakan perhiasan, gunakan yang secukupnya saja. Hal ini selain menghindari anak Anda dari tindak penjambretan, juga bisa mengurangi risiko kehilangan.

Baca: Penjambret Bocah Viral, Pelaku Tunggu Korban Pulang Jajan dari Warung

4. Simpan perhiasan anak di rumah

Perhiasan milik anak disarankan untuk disimpan di rumah dan hanya dipakai di waktu tertentu saja. Misalnya, pada saat acara-acara special seperti hari raya atau hari ulang tahun anak. Selain itu, jadikan perhiasan sebagai investasi jangka panjang. Dengan menyimpan perhiasan anak Anda, risiko hilang atau dijambret akan berkurang, sehingga bisa dijual suatu waktu saat dibutuhkan.

5. Tahan diri Anda untuk pakaikan perhiasan berlebihan pada anak

Sebagai orang tua, kita harus lebih bijak dalam memakaikan perhiasan pada anak. Tahan hasrat Anda untuk memakaikan perhiasan yang berlebihan pada anak Anda. Karena jika Anda tidak bijak, Anda justru akan turut andil meningkatkan risiko anak Anda menjadi target tindak kejahatan. Selain itu, memakaikan perhiasan yang berlebihan pada anak juga tidak terlalu berguna karena anak belum mengerti nilai dari perhiasan. RZ

Baca Selengkapnya

Home Lapor & Waspada Tips & Trik 5 Tips Lindungi Anak dari Incaran Jambret

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu