Kenali Gejala dan Pertolongan Pertama Pada Keracunan Miras

Estimasi Baca :

Ilustrasi keracunan miras oplosan. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Ilustrasi keracunan miras. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Kriminologi.id - Kasus minuman keras (miras oplosan) menjadi berita yang sangat menggegerkan masyarakat dalam dua pekan terakhir. Setidaknya 82 nyawa terenggut akibat keracunan miras di berbagai tempat, baik di wilayah hukum Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat. Sejumlah gejala akan muncul akibat minuman keras oplosan. pertolongan secepatnya harus diberikan agar tidak menimbulkan korban jiwa.

Keracunan miras merupakan kondisi yang sangat serius sehingga memerlukan penanganan yang cepat. Oleh karenanya, sebagai upaya penanganan dini, masyarakat perlu mengetahui apa saja gejala seseorang yang mengalami keracunan miras dan pertolongan pertama apa yang bisa dilakukan selagi menunggu bantuan medis datang.

Minuman dengan kandungan alkohol saja sudah berdampak buruk bagi tubuh ketika dikonsumsi dengan tidak bijak, apalagi jika minuman tersebut dioplos dengan bahan-bahan berbahaya lainnya.

Pada pengungkapan kasus miras di berbagai daerah ini ditemukan kandungan-kandungan berbahaya seperti tiner, aseton hingga methanol yang pada dasarnya tidak boleh dikonsumsi tubuh.

Selain itu, didapati pula kandungan alkohol dengan kadar yang sangat jauh melebihi batas maksimal. Pada pengungkapan kasus miras oplosan di Cicalengka ditemukan kandungan alkohol dengan kadar 90 persen. Padahal, ambang batas maksimal kadar alkohol dalam minuman keras yang boleh dikonsumsi adalah 45 persen.

Berdasarkan peraturan tentang minuman keras yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI, minuman beralkohol terbagi dalam tiga golongan berdasarkan kandungan etanol di dalamnya. Miras golongan A adalah jenis minuman dengan kadar alkohol paling rendah, yakni mulai dari 1 sampai 5 persen. Minuman yang termasuk jenis ini adalah aneka bir yang mudah ditemukan di mini market terdekat.

Miras golongan B memiliki kadar alkohol mulai dari 5 sampai 20 persen. Kadar alkohol tersebut sudah termasuk cukup tinggi dan bisa membuat Anda mabuk. Jenis minuman yang termasuk golongan ini adalah aneka jenis anggur atau wine.

Kemudian miras golongan C yang adalah minuman dengan kadar alkohol paling tinggi yang boleh dikonsumsi oleh manusia. Kadar alkohol dalam golongan ini adalah 20 sampai 45 persen. Jenis minuman yang termasuk dalam golongan ini antara lain Whisky, Vodka, Johny Walker, dan lainnya.

	Infografik data golongan minuman keras. Infografik: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Gejala Tubuh Mengalami Keracunan Alkohol

Kadar alkohol yang melebihi ambang batas maksimal akan memicu terjadinya keracunan alkohol pada seseorang. Gejala keracunan alkohol bisa terjadi ketika kadar alkohol dalam darah sangatlah tinggi. Seluruh organ penting, seperti jantung, paru-paru, hati, ginjal, perut dan otak akan terdampak karenanya.

Lembaga rehabilitasi ketergantungan obat dan alkohol bernama Northpoint Recovery melalui situsnya mengungkapkan semakin banyak kita minum minuman beralkohol, semakin signifikan pula dampak alkohol terhadap tubuh.

Infografik data kadar alkohol dalam darah serta dampaknya bagi tubuh. Infografik: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Gejala keracunan alkohol bisa sangat mematikan. Oleh karena itu, penting untuk mengidentifikasi ketika teman atau kerabat Anda sedang berjuang menghadapi efek keracunan alkohol. Merujuk pada Northpoint Recovery, berikut adalah gejala-gejala yang perlu diperhatikan:

1. Kebingungan Mental

Umumnya ini adalah gejala pertama saat orang mengalami keracunan alkohol. Seseorang akan mengalami kebingungan tentang apa yang terjadi dalam percakapan, dengan siapa dan di mana mereka berada. Hal ini terjadi karena alkohol memiliki efek merusak pada otak. Di tahap ini seseorang juga bisa mengalami pingsan.

2. Kelengar

Gejala lainnya adalah keadaan kelengar, yakni ketika seseorang sadar tetapi tidak responsif. Mereka mungin bernapas dan bergerak tetapi tidak menanggapi rangsangan eksternal. Kondisi ini ditandai degan kepekaan terhadap sekitar yang menumpul. Ini adalah kondisi mental di mana seseorang benar-benar berkurang kemampuannya dalam melakukan gerak spontan.

3. Koma

Kondisi ini merupakan peringatan bahwa gejala keracunan alkohol memerlukan penanganan yang sesegera mungkin. Koma bisa terjadi karena keracunan yang akut. Seseorang akan kehilangan kesadaran dan sangat tidak mungkin membangunkan seseorang yang mengalami koma.

4. Muntah

Ketika seseorang mulai muntah-muntah itu adalah tanda bahwa tubuh berusaha mati-matian untuk melawan keracunan alkohol. Hal ini terjadi karena seseorang telah kehilangan sebagian kendali atas fungsi motorik. Kondisi ini didahului dengan perasaan mual-mual, otot-otot di perut berkontraksi.

5. Kejang

Kejang terjadi karena aktivitas otak yang normal sedang terganggu. Ketika seseorang mengalami kejang, mereka mengalami kejang otot tak sadar. Para ahli mempercayai bahwa dehidrasi secara drastis bisa menyebabkan kejang.

6. Sistem pernapasan terganggu

Gejala lainnya adalah terganggunya sistem pernapasan, seperti napas melambat secara signifikan dan tidak teratur. Minum terlalu banyak pada satu waktu memiliki efek yang mendalam pada kerja paru-paru.

7. Hipotermia

Hipotermia mengacu pada penurunan suhu tubuh secara keseluruhan. Tanda-tanda hipotermia termasuk kulit pucat atau biru-biru yang disebabkan oleh tingkat suhu tubuh yang rendah. Hipotermia dapat terjadi selama keracunan alkohol karena jalur pembuluh darah melebar.

8. Ruam

Wajah, lengan, tangan atau kaki mungkin mengalami merah-merah yang terlihat seperti ruam. Hal ini terjadi karena pembuluh darah di dalam tubuh menjadi lebih besar dari biasanya. Otak telah dipengaruhi oleh minum yang berlebihan sehingga tidak mampu mengatur ukuran pembuluh darah. Ini menjadi salah satu gejala keracunan alkohol yang paling mudah diamati.

Infografik gejala keracunan minuman beralkohol. Infografik: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Pertolongan Pertama pada Keracunan Alkohol

Keracunan alkohol adalah kondisi yang sangat serius sehingga memanggil tenaga medis sesegera mungkin menjadi sebuah keharusan. Oleh karena itu, carilah bantuan medis untuk memastikan teman atau kerabat Anda mendapatkan penanganan yang baik.

Namun demikian, masih ada beberapa tindakan pertolongan pertama yang bisa dilakukan oleh Anda selagi masih menunggu pertolongan medis. Kriminologi.id merangkum dari berbagai sumber terkait apa saja yang bisa dilakukan sebagai bentuk pertolongan pertama, antara lain:

  • Upayakan mereka tetap terjaga.
  • Cobalah untuk menjaga mereka tetap dalam posisi duduk, bukan berbaring. Jika mereka berbaring, putar kepala ke samping.
  • Berikan mereka air jika mereka bisa meminumnya.
  • Jika mereka tak sadarkan diri, letakkan mereka dalam posisi pemulihan untuk menjaga jalan napas mereka tetap terbuka dan terus-menerus memeriksa pernapasan mereka.
  • Buat mereka tetap hangat dengan memberikan pakaian atau selimut ekstra.

Beberapa hal yang tidak boleh dilakukan, antara lain:

  • Memberikan mereka kopi; kafein akan memperburuk dehidrasi.
  • Menidurkan mereka dengan posisi terlentang. Hal ini bisa membuat mereka tersedak atau tercekik oleh muntahannya sendiri selama tidur.
  • Membiarkan mereka berjalan.
  • Memberikan mereka minuman beralkohol lagi.

Dengan mengetahui hal-hal di atas, dampak fatal dari keracunan alkohol bisa terkurangi. Namun demikian, perlu dipahami bahwa yang benar-benar tahu bagaimana menangani orang yang keracunan alkohol adalah para ahli medis. Karenanya, jangan sampai terlambat memanggil tenaga medis.

Selain itu, untuk mencegah terjadinya kasus kematian akibat keracunan alkohol, hal mutlak yang harus dilakukan adalah mengurangi kebiasaan kita dalam mengonsumsi alkohol. Jika tetap harus meminum minuman beralkohol, jadilah peminum yang bijak. Jangan membahayakan diri sendiri dengan mengoplos minuman beralkohol tersebut dengan bahan-bahan berbahaya lainnya.

Infografik Pertolongan Pertama Saat Keracunan Miras. Infografik: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Baca Selengkapnya

Home Lapor & Waspada Tips & Trik Kenali Gejala dan Pertolongan Pertama Pada Keracunan Miras

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan tulis komentar kamu