Ilustrasi anak mudik bersama keluarga. Ilustrasi: Freepik

Mudik Bersama Anak, KPAI: Sebaiknya Tidak Diberi Gadget Berlebihan

Estimasi Baca:
Selasa, 12 Jun 2018 06:05:10 WIB

Kriminologi.id - Saat melakukan perjalanan mudik Lebaran, pastikan setiap anggota keluarga Anda mendapatkan kenyamanan selama berkendara, terlebih bagi anak. Kenyamanan anak harus menjadi prioritas utama. Namun sebaiknya anak tidak bermain gadget atau gawai secara berlebihan agar menghindari dampak negatif.

"Pastikan anak disiapkan mainan secukupnya agar mereka nyaman selama dalam perjalanan," kata Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Susanto, Senin, 11 Juni 2018.

Tak hanya menyediakan mainan saja. Susanto menjelaskan, kreativitas orang tua juga sangat dibutuhkan oleh anak agar tidak jemu selama perjalanan. Berkomunikasi secara intens dengan memberikan informasi-informasi edukatif tentang hal sekitar menjadi hal yang sangat penting saat itu.

"Orang tua dapat menceritakan keunggulan atau sejarah dari daerah-daerah yang dilewati saat mudik, sehingga anak mendapatkan khasanah edukasi," kata Susanto.

Ketika melewati pemandangan nan indah, Susanto menambahkan, anak juga dapat diajak untuk mengungkapkan perasaannya terhadap keindahan alam yang ia lihat.  

Selain itu, Susanto mengingatkan, sebaiknya sejak awal atau sebelum perjalanan, anak tidak bermain gawai secara berlebihan. Tujuannya untuk menghindari dampak negatif jika anak dipisahkan dari gawainya, seperti melawan atau gelisah dalam perjalanan.

Ketahanan tubuh anak juga perlu diperhatikan selama perjalanan. Berikan makanan dan minuman yang sehat, pastikan anak beristirahat secara cukup agar tidak kelelahan, dan manfaatkan area istirahat di perjalanan agar Anak mendapat suasana baru.

"Jika anak mulai terlihat tidak nyaman, alihkan fokus ke hal-hal positif dan menghibur, dan jika anak menangis, hindari memarahi apalagi mengadili anak. Buatlah kondisi senyaman mungkin untuk anak selama perjalanan," kata Susanto. AS

Reporter: Yenny Hardiyanti
Penulis: Yenny Hardiyanti
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500