Suasana Mudik di Kampung Rambutan. Foto: Antarafoto

Perhatikan 7 Tips Ini Jika Ingin Mudik dengan Kendaraan Umum

Estimasi Baca:
Sabtu, 9 Jun 2018 18:05:02 WIB

Kriminologi.id - Lebaran akan tiba sebentar lagi. Mudik ke kampung halaman sudah tentu menjadi kegiatan yang khas saat liburan Lebaran tiba. Anda mungkin termasuk di antara banyak masyarakat Indonesia yang biasa mudik agar bisa merayakan Idul Fitri bersama orang tua atau kerabat. 

Meskipun kini mulai banyak pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi, untuk beberapa alasan, tidak dipungkiri mudik dengan kendaraan umum masih menjadi pilihan. Mudik dengan kendaraan umum Anda tidak perlu berlelah-lelah mengendarai kendaraan sendiri, hanya perlu duduk dan menunggu tiba di kampung halaman tercinta.

Namun, mudik dengan kendaraan umum berarti Anda diharuskan lebih waspada dalam menjaga diri dan barang bawaan, mengingat Anda akan pergi bersama dengan orang lain yang tidak dikenal. Suasana terminal, stasiun, atau bandara yang penuh dengan pemudik kerap dijadikan kesempatan oleh pelaku kejahatan untuk menjalankan aksinya.

Infografik tips mudik aman saat menggunakan transportasi umum. Infografik: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Oleh karena itu, berikut Kriminologi.id berikan 7 tips aman mudik dengan kendaraan umum yang bisa Anda dan keluarga terapkan.

1. Perencanaan dan Persiapan Matang

Hal yang wajib dilakukan pertama kali adalah melakukan perencanaan perjalanan dengan matang. Perencanaan yang baik akan berpengaruh pada persiapan apa saja yang perlu Anda lakukan, guna menghindari barang bawaan yang berlebihan dan tak perlu.

Lakukan pemesanan dan pembelian tiket sejak jauh hari untuk menghindari ketergesa-gesaan dalam melakukan persiapan. Berikan label nama ke setiap koper, tas, atau kardus bawaan Anda agar tidak tertinggal atau tertukar dengan penumpang lain.

2. Membawa Uang Tunai Secukupnya

Tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah banyak. Lakukan perhitungan dan pertimbangan jumlah uang tunai yang akan Anda bawa. Pertimbangkan apa saja yang kemungkinan akan Anda butuhkan dan beli selama perjalanan, paling tidak untuk membeli makanan dan minuman serta kebutuhan uang kecil untuk ke toilet.

Jika ada keperluan mendadak yang membutuhkan uang lebih, cukup lalukan tarik tunai di mesin ATM terdekat. Pengeluaran Anda selama perjalanan mudik pun akan lebih teratur dan tak berlebihan.

3. Simpan Uang di Tempat Terpisah

Salah satu kejahatan yang paling rawan saat mudik adalah pencopetan. Ketika membawa uang tunai, salah satu strategi menghadapi aksi kejahatan seperti pencopetan adalah dengan tidak menyimpan uang di dalam satu tempat. Simpan uang secara tersebar, seperti di kantong-kantong celana dan tas.

Dengan demikian, ketika Anda secara tidak sadar telah menjadi korban pencopetan, Anda masih memiliki persediaan uang tunai yang tersimpan di tempat lain.

4. Jangan Berpenampilan Mencolok

Menggunakan perhiasan yang berlebihan saat melakukan perjalanan mudik akan mengundang aksi kejahatan. Sebaiknya simpan perhiasan berharga Anda dan keluarga di tempat yang aman. Gunakan perhiasan yang diperlukan seminimal mungkin, seperti anting-anting. Pada anak, sebaiknya jangan pakaikan perhiasan karena anak sangat rawan menjadi target penjambretan.

Tidak berpenampilan mencolok selain lebih aman, juga akan membuat perjalanan Anda dan sekeluarga lebih nyaman.

5. Jangan Taruh Barang Berharga di Koper Bagasi

Barang bawaan yang cukup banyak membuat Anda mau tidak mau menaruh tas atau koper Anda di bagasi. Sebaiknya, jangan taruh barang berharga, seperti misalnya perhiasan, di dalam koper bagasi. Hal ini untuk menghindari kerugian yang besar jika bagasi Anda hilang atau tertukar. Dalam beberapa kasus, modus kejahatan dengan merusak atau menukar koper bagasi kerap terjadi.

6. Hindari Menerima Makanan dan atau Minuman dari Orang Lain

Selama menunggu di terminal, stasiun, atau bandara, usahakan untuk tidak menerima makanan/minuman yang ditawarkan oleh orang tidak dikenal. Hal ini dikarenakan aksi kejahatan dengan modus membius korban banyak dilakukan ketika masa mudik Lebaran, sehingga Anda harus lebih waspada terhadapnya.

Pelaku biasanya menawarkan makanan/minuman yang sudah dicampurkan obat bius sebelumnya kepada korban. Ketika korban tak sadarkan diri karena efek obat bius, pelaku akan mengambil dan membawa kabur barang berharga korban. Oleh karena itu, membawa perbekalan sendiri menjadi pilihan yang tepat.

7. Waspada dengan Keadaan Sekitar

Waspada dengan keadaan sekitar dan tetap menjaga diri adalah keharusan selama Anda dalam perjalanan mudik. Mudik menggunakan kendaraan umum membuat Anda akan bertemu dengan banyak orang yang tak dikenal sehingga kewaspadaan pun perlu ditingkatkan guna meminimalisir risiko menjadi korban kejahatan.

Selain itu, persiapan fisik sebelum melakukan perjalanan juga harus dilakukan. Kejahatan dengan modus hipnotis sering kali terjadi saat mudik. Para korban biasanya adalah mereka yang kesehatan fisiknya lemah hingga mengurangi konsentrasi selama perjalanan mudik. RZ

Penulis: Aditia Tjandra
Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500