Ilustrasi Keluarga, Foto: Pixabay.com

Simak, Cara Bijak Hindarkan Anak dari Predator Seksual

Estimasi Baca:
Kamis, 19 Okt 2017 13:02:21 WIB

Kriminologi.id - Anak-anak korban kekerasan seksual terus bertambah, kali ini tujuh anak jadi korban sodomi di Tambun, Bekasi, Jawa Barat.Sebelumnya Kriminologi mencatat hampir 60 anak menjadi korban kekerasan seksual selama tiga bulan terakhir.

Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menunjukkan sejak Januari hingga September 2017 tercatat 116 kasus kekerasan seksual terhadap anak. Angka yang dicatat adalah jumlah kasusnya bukan jumlah korbannya.

Setiap peristiwa kekerasan seksual bisa saja korbannya lebih dari satu orang, seperti yang terjadi di Tambun, Bekasi. Oleh karena itu, jumlah anak yang menjadi korban kekerasan diyakin lebih dari angka kasus yang ditunjukkan.

Baca: 7 Anak Jadi Korban, Polisi Sulit Interogasi Pelaku Cabul Tambun

Ancaman kekerasan seksual ini memunculkan kekhawatiran bagi orang tua yang takut anaknya menjadi korban. Sebenarnya orang tua dapat berperan mencegah terjadinya kekerasan seksual pada anak.

Seperti yang dilansir oleh childmind.org, berikut tips menghindari predator anak-anak ini:

Bicarakan Tentang Tubuh

Bicarakan tentang tubuh sejak dini. Gunakan penamaan yang baik, atau paling tidak menggunakan bahasa yang umum sehingga dapat dimengerti ketika anak sedang membahas bagian tubuh yang dimaksud. 

Bagian Tubuh Privat

Ajarkan anak bagian tubuh yang sifatnya privat. Jelaskan maksud privat adalah tidak semua orang boleh melihatnya. Misalkan ibu dan ayah bisa melihat mereka telanjang ketika mandi, namun orang selain ibu dan ayah tidak boleh. Jelaskan juga dokter bisa melihat bagian privat ini ketika anak didampingi ayah atau ibunya. 

Baca: Selama Dua Bulan, 52 Anak Dicabuli Termasuk Kasus Duren Sawit

Tidak Boleh Disentuh dan Difoto

Ajarkan pada anak tidak boleh ada seorang pun yang menyentuh bagian badan privatnya dan tidak seharusnya orang meminta anak menyentuh bagian tubuh privatnya.

Seringkali pelaku kekerasan seksual akan meminta anak menyentuh bagian badan privatnya lebih dulu. Ajarkan anak agar menolak ketika ada orang yang memfoto bagian tubuh privatnya. Foto telanjang anak dapat disebarkan dan diperjualbelikan secara online. 

Tidak Ada Rahasia

Pelaku kekerasan seksual selalu mengatakan apa yang anak Anda dan pelaku lakukan adalah rahasia milik mereka. Sehingga anak tidak boleh memberitahu orang lain. Ajarkan anak untuk tidak merahasiakan apapun dan beri pemahaman bahwa tidak akan terjadi hal buruk jika dia memberitahu Anda apa yang dilakukan.

Ajarkan Cara Kabur

Jika anak merasa tidak nyaman dan ketakutan dalam keadaan tertentu ajarkan cara menolak dan mengatakan tidak. Selanjutnya ajarkan anak segera pergi dari tempat itu atau memberitahukan orang dewasa lainnya. Salah satu caranya dengan berbohong ingin buang air kecil pada pelaku sehingga anak dapat pergi meninggalkan lokasi saat itu. 

Baca: Anak Korban Kekerasan Seksual, Kenali Tanda-Tandanya

Buat Kata Sandi Bersama

Kata sandi dapat digunakan untuk memberitahukan orang tua bahwa anak sedang merasa tidak aman atau ketakutan. Ini dilakukan untuk mendeteksi jika ada orang dekat dan dikenal oleh anak ternyata pernah berusaha melakukan kekerasan seksual.

Aturan Berlaku Bagi Semua

Aturan tentang tidak boleh siapa pun menyentuh dan memfoto bagian badan privat anak berlaku bagi semua orang termasuk keluarga besar. Ceritakan pada anak, ibu dan ayah mungkin menyentuh bagian privat anak ketika sedang membersihkan atau mengoleskan krim ruam namun selain orang tua tidak ada yang boleh menyentuhnya. Termasuk paman, kerabat, teman, dan guru. BC

KOMENTAR
500/500