Ilustrasi perampokan minimarket. Foto: Ist/Kriminologi.id

Terjebak Perampokan Minimarket, Ini Tips Agar Selamat

Estimasi Baca:
Sabtu, 18 Nov 2017 21:35:54 WIB

Kriminologi.id - Perampokan minimarket semakin mencemaskan belakangan ini. Menurut data yang dikumpulkan Kriminologi, setidaknya satu kejadian perampokan setiap bulan. Peristiwa terkini, sebuah minimarket di Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten jadi sasaran perampokan pada 15 November 2017.

Perampokan minimarket dilakukan secara berkelompok, seperti yang terjadi di Pondok Cabe yang dilakukan oleh 4 orang pelaku. Para pelaku ini akhirnya dapat diringkus oleh kepolisian.

Sejak tahun 2008 sebenarnya minimarket telah menjadi sasaran kejahatan. Namun, berdasarkan penelusuran, terjadi peningkatan kejahatan yang terjadi di minimarket.

Sebelumnya, kejahatan yang terjadi di minimarket hanyalah pencurian, pengutilan, ataupun pengrusakan barang. Sejak 2010, kejahatan yang terjadi di minimarket lebih serius seperti perampokan dengan senjata tajam ataupun senjata api dan penembakan di dalam minimarket tersebut.

Baca: Perampokan Minimarket Pondok Cabe, 1 Pelaku Tewas dan 1 Pelaku Kritis

Infografik Tips Selamat dari Perampokan Minimarket. Infografik: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Bekerja sebagai pegawai minimarket ataupun sering berbelanja di minimarket menyebabkan Anda bisa saja terjebak di dalam kondisi perampokan tersebut. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Kriminologi dari berbagai sumber, berikut ini adalah hal-hal yang harus Anda lakukan saat terjebak dalam situasi perampokan tersebut;

1. Tetap Tenang

Hal yang paling penting untuk dilakukan adalah tetap tenang. Menenangkan diri saat verada di situasi genting memang tidak mudah, tapi Anda bisa memulainya dengan mengatur napas.

Ketenangan membuat Anda bisa berpikir lebih jernih sehingga tidak melakukan hal-hal yan justru membahayakan bagi Anda. Walaupun pelaku kejahatan menodongkan senjata tajam ataupun senjata api pada Anda, usahakan tetap tenang. Mereka tidak akan menggunakannya jika tidak perlu.

2. Ikuti Perintah Pelaku

Ikuti perintah pelaku, berikan saja apa yang mereka inginkan. Jika mereka menginginkan kunci brankas dan seluruh uang di dalamnya maka berikan saja. Perusahaan tidak akan menyalahkan Anda atas kehilangan sejumlah uang tersebut karena memang nyawa Anda berada dalam ancaman.

Selain itu, jangan sekali-kali menentang atau berusaha bernegosiasi dengan pelaku. Tidak semua pelaku perampokan memiliki karakter yang sama, ada kelompok yang tidak segan-segan menggunakan senjata tajam ataupun senjata api.

Baca: Perampokan Minimarket Pondok Cabe, Pelaku Incar Lokasi Sepi

3. Jadilah Observer

Selama berada di dalam situasi tersebut, Anda memang tidak memiliki pilihan selain menuruti pelaku. Namun, sebenarnya Anda juga bisa berperan dalam membantu pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku.

Jadilah observer dan perhatikan secara mendetail segala sesuatu yang berkaitan dengan pelaku. Misalnya tinggi badan, perkiraan umur, apa yag dilakukannya selama di dalam minimarket, jenis senjata, jumlah pelaku, jika tidak menggunakan penutup muka maka ingatlah bentuk mukanya, apakah ada tahi lalat atau bekas luka, apakah ada gambar tatto yang menjadi penanda.

Selain itu, Anda juga bisa memperhatikan dengan kendaraan apa mereka melarikan diri, apa jenis dan warna kendaraannya, dan ke arah mana pelaku pergi. Ini akan membantu polisi ketika melakukan pengejaran.

4. Ingat Semua Detail

Setelah menjadi observer, hal yang harus dilakukan sebelum polisi datang adalah mengingat-ingat semua detail. Ingatlah semua hasil observasi yang Anda lakukan dan jika memungkinkan ingatlah plat nomor kendaraan para pelaku perampokan tersebut.

Kurangi interaksi dengan orang lain, terlalu banyak interaksi justru bisa mengaburkan ingatan Anda. Usahakan polisi adalah pihak pertama yang Anda hubungi dan Anda ceritakan kejadian perampokan di minimarket tersebut.

Baca: Perampok Kuras 4 Minimarket dalam Tiga Bulan

5. Panic Button

Saat ini banyak sekali kepolisian resor yang mengembangkan aplikasi panic button untuk ponsel pintar misalnya Polres Depok dan Polres Jakarta Timur. Jika memungkinkan, Anda bisa menekan panic button ini ketika pelaku perampokan sedang lengah. Sehingga polisi dapat bergerak ke tempat Anda berada sesegera mungkin.

Aplikasi panic button ini sebenarnya adalah peringatan untuk kepolisian yang bertugas di wilayah hukum tersebut. Jika ada yang menekan tombol panic button ini maka peringatan tersebut akan menyala dan anggota polisi terdekat dengan lokasi kejadian akan segera datang. 

KOMENTAR
500/500