Ilustrasi ibu hamil mudik. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Tips Mudik Aman Saat dalam Kondisi Hamil

Estimasi Baca:
Sabtu, 9 Jun 2018 04:00:30 WIB

Kriminologi.id - Libur Lebaran bagi sebagian masyarakat yang merantau di luar kota merindukan pulang ke kampung halaman dan berkumpul dengan keluarga besar sudah ada dalam rencana tahunan. 

Bagi para Ibu yang sedang mengandung dan ingin ikut pulang kampung atau mudik baik itu lewat jalur darat, laut, maupun udara, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Berikut tips aman mudik khusus bagi ibu hamil yang dihimpun Kriminologi.id dari berbagai sumber.

Jalur darat 

Saat menggunakan mobil pribadi, tetap gunakan sabuk pengaman meski membuat terkadang tak nyaman. Kenakan sabuk pengaman di bagian bawah sehingga pas di paha dan pinggul, serta di bawah perut Anda, bukan di atasnya. Jika salah posisi, dikhawatirkan bisa berpengaruh pada kehamilan. 

Kemudian, pada bagian bahu diagonal, posisikan sabuk di atas tulang selangka dan di antara payudara Anda. Tulang selangka adalah tulang yang membentuk bahu dan menghubungkan lengan atas pada batang tubuh. Agar lebih nyaman lagi, gunakan bantal dan selimut.

Istirahatlah dan keluar dari mobil maksimal 6 jam sekali. Inilah saatnya Anda merenggangkan kaki dan berjalan sedikit.

Bila menggunakan transportasi bus, meski sudah tersedia fasilitas kamar kecil berukuran terbatas, sebaiknya Anda tetap duduk saat bis berjalan. Gunakan toilet ketika bis melakukan perhentian.

Jika memilih kereta sebagai moda transportasi, ketika hendak menggunakan kamar kecil, pastikan Anda berpegangan 

Jalur Laut

Perhatikan kebersihan toilet. Lengkapi diri Anda dengan perlengkapan kebersihan misalnya tisu dan lainnya. Biasanya, jalur laut membutuhkan waktu tempuh yang lama. Pastikan Anda membawa buku bacaan atau mengisi lagu-lagu di telepon genggam untuk mengusir kebosanan. 

Bawalah kantung kosong untuk mengantisipasi sewaktu-waktu Anda muntah karena mual. Bawalah camilan untuk mengurangi tingkat mual Anda. 

Karena ukuran kapal laut yang besar, pastikan Anda mengetahui letak klinik di dalam kapal, untuk berjaga-jaga jika Anda merasa adanya keluhan pada kondisi kesehatan Anda.

Jalur udara

Maskapai penerbangan biasanya mengizinkan Ibu hamil untuk bepergian pada usia maksimal kehamilan mencapai 8 bulan. Bawalah surat rekomendasi dari dokter yang mengizinkan Anda untuk terbang.

Untuk memudahkan perjalanan, hindari membawa koper berukuran kabin, lebih baik masukkan koper ke bagasi agar Anda tidak perlu membawa beban.

Sempatkan jalan-jalan singkat setiap 15-30 menit sekali di lorong untuk menghindari kram atau kejang pada daerah kaki akibat terlalu lama duduk.

Selain beberapa poin di atas, saat berada dalam moda tranportasi, beberapa hal harus diperhatikan, di antaranya pakaian dan sepatu yang digunakan haruslah nyaman. Selain itu, pastikan membawa susu, camilan sehat, obat-obatan serta vitamin kehamilan.

Pastikan pula nomor telepon dokter Anda sudah ada di buku telepon, tujuannya untuk konsultasi jika terjadi gangguan kehamilan di selama berlibur.

Untuk mencegah dehidrasi, pastikan Anda mengonsumsi air mineral yang cukup dan selalu hindari konsumsi minuman berkafein dan beralkohol. Selain itu penting pula untuk menghindari makan dan minum di rumah makan yang tak terjamin kebersihannya.

Reporter: Yenny Hardiyanti
Penulis: Yenny Hardiyanti
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500