Waspadai Penculik, Simak 7 Cara Mengantisipasinya

Estimasi Baca :

Pixabay.com - Kriminologi.id
Ilustrasi penculikan anak. Foto: Pixabay.com

Kriminologi.id - Beredar video seorang anak yang mengaku diculik oleh sekelompok orang. Dalam video tersebut si anak mengaku dia berhasil kabur dari para penculiknya. Walaupun akhirnya Kepolisian menyatakan video yang sempat viral di Facebook tersebut adalah bohong atau hoax.

Namun terlepas atau tidaknya kabar penculikan terhadap anak-anak tersebut, ancaman penculikan terhadap anak-anak adalah nyata.

Baca: Jika Rampok Satroni Rumah Anda, Ini yang Harus Dilakukan

Merujuk data badan penyelidik dalam negeri Amerika Serikat atau Federal Bureau of Investigation (FBI) diketahui selama 2016 terdapat 465.676 kasus anak hilang. Sedangkan di Indonesia sendiri berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia dari pemberitaan media, terdapat 18 anak yang menjadi korban penculikan selama 2016.

Tidak ada salahnya mempersiapkan anak agar dapat menjaga diri dari penculik. Anda dapat melakukan tips sederhan berikut agar anak Anda siap menghadapi situasi berbahaya, khususnya ancaman penculikan.

 

1. Ingat Identitas

Ajarkan anak untuk mengingat namanya dan nama orang tua. Tidak kalah penting untuk mengingat alamat rumah dan juga nomor kontak Anda atau nomor telepon rumah. Ini untuk mengantisipasi agar anak dapat menghubungi Anda jika terjadi sesuatu.

 

2. Jangan Memasang Nama

Jangan memasang nama anak Anda di barang-barangnya. Sering kali orang tua memasang nama anaknya di setiap barang anak tersebut. Tujuannya agar barang tidak tertukar dengan anak lainnya di sekolah. Tidak melabeli nama Anak di tas juga dapat dimanfaatkan penjahat berpura-pura mengenal anak Anda dan mengenal Anda. Pelaku membuat anak Anda mempercayai mereka dan tanpa curiga mengikuti penculik.

 

3. Penjahat Terlihat Seperti Tetangga

Acap kali orang tua mengajarkan anaknya berhati-hati pada orang asing. Di benak bocah, orang asing adalah sosok menakutkan bagi mereka. Padahal penculik sering kali terlihat biasa saja, selayaknya orang-orang yang ada di sekitar, tetangga misalnya. Sebab itulah, anak harus diberikan pemahaman untuk tetap waspada pada siapa saja yang tidak dikenalnya.

 

4. Sepakati Kata Sandi

Penculik biasanya berlagak mengenal orang tua si anak dan diminta menggantikan mereka menjemput dari sekolah. Untuk menghindari akal bulus penculik, ciptakan kata sandi yang disepakati oleh anak dan Anda. Sehingga jika ada orang lain yang menjemputnya di sekolah, dia bisa menanyakan kata sandi tersebut.

Baca: Tips Aman Bagi Perempuan Saat Bepergian

Kata sandi itu, misalnya, bintang kejora. Anak Anda dan Ande sendiri menghapal kata kunci ini. Jika penjuemput itu menjawab 'bintang kejora', maka orang tersebut benar kerabat Anda, jika kata sandinyasalah maka ajarkan anak Anda segera menjauh. Anda bisa ajarkan anak berpura-pura mengambil barang tertinggal di dalam kelas dan kemudian dapat melapor pada guru.

 

5. Tidak Asal Menjerit

Ajarkan anak untuk tidak asal menjerit. Sering kali orang dewasa tidak bisa membedakan apakah jeritan anak tersebut adalah ekspresi keceriaan ataukah ekspresi ketakutan.

Tanamkan pada anak, lebih baik berteriak “Tolong, orang ini bukan papa saya” atau “Tolong dia mau menculik saya” daripada hanya menjerit saja. Kalimat-kalimat itu akan menyadarkan orang sekitar bahwa anak dalam bahaya.

 

6. Hubungi Polisi di Call Center Polri 110

Coba ajarkan anak untuk menghubungi polisi ketika berada dalam bahaya. Kepolisian Indonesia memiliki call center dengan nomor 110 untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Ajarkan juga bagaimana tata cara untuk menghubungi. Mulai dari mengenalkan diri dan identitas juga masalah apa yang dihadapi. Ini penting agar panggilan anak Anda tidak dianggap main-main oleh operator.

 

7. Bermain Peran

Ini cara terbaik membekali anak Anda menghadapi situasi bahaya. Setelah mengajarkan anak-anak apa yang harus dia lakukan, mencoba melakukannya dalam suatu permainan akan membangun insting dan kecepatan berpikir si anak.

Tempatkan anak sebagai calon korban penculikan dan libatkan seluruh anggota keluarga untuk bermain. Ini juga untuk melihat seberapa siap anak menghadapi situasi bahaya khususnya ancaman penculikan. BC

Baca Selengkapnya

Home Lapor & Waspada Tips & Trik Waspadai Penculik, Simak 7 Cara Mengantisipasinya

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu