Tangkapan layar video pria nyabu di depan kasir minimarket. Foto: Ist/Kriminologi.id

Video Aksi Santai Pria Nyabu di Depan Kasir Minimarket Bulukumba

Estimasi Baca:
Jumat, 20 Jul 2018 12:50:50 WIB

Kriminologi.id - Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pria tengah asyik menghisap sabu ramai diperbicangkan di media sosial. Pasalnya pria tersebut nyabu di depan sebuah kasir minimarket pada siang hari. Video tersebut viral usai diunggah oleh akun Facebook Yuni Rusmini pada Jumat, 20 Juli 2018.

Dalam unggahan video tersebut, nampak seorang pria plontos berjaket hitam merah tengah duduk santai di depan sebuah kasir minimarket. Di hadapan pria itu terlihat ada 1 buah bong sabu yang terbuat dari botol air mineral, 1 unit korek gas, beberapa sedotan, dan bungkusan yang diduga sabu.

Pria tersebut terlihat menggunakan sabu dengan santai sambil meracau atau berbicara tidak jelas. Dalam video tersebut, pria penghisap sabu itu berkata bahwa ia mengonsumsi narkoba karena coba-coba.

"Saya awalnya (pakai narkoba) coba-coba," ujar pria penghisap sabu tersebut.

Saat pihak kepolisian datang hendak menciduk pria tersebut, lantas ia pun berkata bahwa pernah keluar dari penjara karena kasus penyalahgunaan narkotika.

"Saya pertama keluar dari lapas narkotika langsung menghadap ke kepolisian. Saya langsung bawa sabu-sabu ke polisi bilang ini saya pak masih ketergantungan narkoba," tambah pria tersebut.

Di akhir video, pria tersebut beserta barang bukti berupa alat hisap sabu langsung diamankan oleh pihak kepolisian. Saat dibawa keluar dari minimarket, pria tersebut pun dengan lantang berteriak dirinya telah ditangkap polisi.

"Hey, saya ditangkap!" teriak pria tersebut.

Diketahui kejadian tersebut terjadi di sebuah minimarket Dusun Timbula, Desa Bontotanga, Bulukumba, Sulawesi Selatan pada Kamis, 19 Juli 2018.

Hingga berita ini dibuat, unggahan video Yuni Rusmini tersebut telah dilihat sebanyak 800 kali dan telah dibagikan lebih dari 20 warganet.

Reporter: Amin H. Al Bakki
Multimedia: Amin H. Al Bakki
Multimedia: S. Dwiangga Perwira
KOMENTAR
500/500