Polisi Terluka Menyelamatkan Diri saat Teror di Mapolda Riau. foto: Ist/Kriminologi.id

Video Detik-detik Polisi Cari Pertolongan saat Teror di Mapolda Riau

Estimasi Baca:
Rabu, 16 Mei 2018 12:41:07 WIB

Kriminologi.id - Seorang polisi yang terluka tampak mencari pertolongan untuk menyelamatkan diri saat penyerangan teroris di Markas Polda Riau, Rabu,16 Mei 2018. Kejadian tersebut terekam kamera kemudian menyebar dikalangan awak media. 

Berdasarkan rekaman video yang diterima Kriminologi.id, polisi korban penusukan di bagian belakang kepala itu adalah anggota perwira menengah berpangkat kompol. Kabid Humas Polda Riau, AKBP Sunarto mengatakan perwira menengah yang mengalami luka bacok itu bernama Kompol Faridh Abdullah.

Perwira menengah berpangkat satu kembang melati emas itu bersembunyi di belakang mobil yang terparkir di depan ruang Sabhara, atau persisnya tidak jauh dari pintu masuk lokasi kejadian penabrakan. 

Saat bersamaan, seorang anggota polisi mengenakan kemeja lengan pendek warna biru celana cokelat berdiri di dekat polisi yang terluka mengacungkan tangan kiri ke atas sambil berteriak-teriak, Ada bom.. Ada bom..!

Usai berteriak, anggota tersebut langsung memerintahkan perwira menengah yang megalami luka itu masuk ke dalam. Korban luka tusuk itu pun bangkit dan kemudian masuk ke dalam ruangan yang diduga ruangan Sabhara. 

Saat anggota bersembunyi di belakang mobil yang parkir, sempat tertangkap dalam kamera seorang mengunakan kaos panjang dan bersepatu tergeletak di jalan.

Di bagian pintu gerbang terdapat mobil mini bus berwarna putih yang diduga kendaraan dari pelaku teror tersebut. 

Dengan sedikit merunduk, korban luka tusuk itu masuk ke dalam. Tampak darah segar membasahi kemeja seragam cokelatnya. Korban luka tusuk terus menelusuri ruangan dengan teriakan keras dari anggota lainnya. "Medis..medis," teriakan anggota tersebut. 

Berdasarkan data yang dihimpun sementara empat pelaku teroris tewas setelah dilakukan penindakan tegas dan terukur dengan penembakan.  

Sementara itu seorang polisi tewas dan dua lainnya terluka setelah terduga teroris menyerang Markas Kepolisian Daerah Riau, Rabu, 16 Mei 2018. Polisi tewas akibat ditabrak pelaku yang mengendarai mobil.

KOMENTAR
500/500