Pengakuan korban kekerasan KKB di Papua. Foto: Ist/Kriminologi.id

Video: Ini Pengakuan Korban Kekerasan KKB di Papua

Estimasi Baca:
Senin, 20 Nov 2017 16:00:14 WIB

Kriminologi.id - Korban kekerasan kelompok kriminal bersenjata memberikan pengakuan atas apa yang dia alami di Papua. Dalam video yang beredar, HI seorang pedagang warga Desa Banti mengaku rumahnya didatangi dan dirusak oleh kelompok kriminal bersenjata Papua.

"Semua rumah digerebek, didatangi semua. Memang banyak mereka. Sampai rumah dirusak pintunya untuk bisa masuk" ujar HI dalam video. 

Selain HI, SA seorang pendulang emas warga Desa Utikini juga memberikan kesaksian atas ancaman yang diterima dari pihak KKB. 

Baca: Sebelumnya Menolak, 1000 Warga Asli Tembagapura Kini Minta Dievakuasi

Sebelumnya, 1.300 orang warga dua desa disandera oleh kelompok bersenjata dan tidak diperbolehkan meninggalkan desa.

Pada Jumat pagi, 17 November 2017, Polisi dan TNI berhasil merebut wilayah Kampung Banti dan Kimbeli, Distrik Tembagapura, Papua yang sebelumnya dikuasai oleh Kelompok Kriminal Bersenjata. Setelah wilayah berhasil dikuasai, satgas melakukan proses pembebasan sandera secara bertahap.

Multimedia: S. Dwiangga Perwira
KOMENTAR
500/500