Kepala Sekolah minta maaf terkait kasus pawai TK di Probolinggo. Foto: Ist/Kriminologi.id

Video Kepala Sekolah Minta Maaf Terkait Kasus Pawai TK di Probolinggo

Estimasi Baca:
Senin, 20 Ags 2018 18:45:36 WIB

Kriminologi.id - Pawai bocah sebuah Taman Kanak-kanak di Probolinggo, Jawa Timur, membuat publik heboh lantaran terekam kamera kemudian tersebar di media sosial dan viral pada Sabtu, 18 Agustus 2018. Terkait hebohnya rekaman video tersebut, Kepala Sekolah dari Taman Kanak-kanak tersebut memberikan penjelasan lewat sebuah video.

Dalam video yang dilihat Kriminologi.id pada akun Facebbok Judith M Samantha dan diunggah pada Minggu, 19 Agustus 2018 tampak Hartatik, Kepala Sekolah Taman Kanak-kanak memberikan penjelasan permintaan maaf. Ia juga membantah bahwa penggunaan kostum ke anak didiknya bertujuan untuk mendukung kelompok radikal tertentu.

"Saya mohon maaf meminta maaf yang sedalam-dalam kepada masyarakat seluruh Indonesia dan pada khususnya masyarakat yang ada di kota Probolinggo" kata Hartatik dalam video.

Terkait adanya atribut dan replika senjata pada pawai kemerdekaan tersebut,  dirinya menjelaskan bahwa properti yang dipakai adalah dari pemberdayaan properti yang ada di sekolah seperti miniatur Kabah, pedang, kereta raja, dan onta-ontaan.

Tema yang diangkat adalah perjuangan Rasulullah yang untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan pada Allah SAW. Pihaknya tidak tahu jika akan membawa dampak yang  meresahkan masyarakat.

"Mengenai kronologis apa yang ditampilkan oleh anak-anak TK antara lain pembawa nomor dan logo TK Kartika, Pembawa Banner, Pembawa Barisan Merah Putih, Miniatur Kabah, pengawal raja, kereta raja dan ratu, kuda-kudaan, onta-ontaan, pejuang laki-laki, pejuang wanita." ucap kepala sekolah TK Kartika.

Diakhir video Hartatik kembali meminta maaf dan menegaskan bahwa terkait pawai, pihaknya tidak ada tujuan untu menyebarkan paham radikalisme.

Multimedia: S. Dwiangga Perwira
KOMENTAR
500/500